It Was The Most Beautiful Sunrise in My Life, Ever!!!

Sejenak kembali ke masa lalu, waktu itu saya baru saja duduk di kelas 3 SMU, klub pecinta alam “Vachera” di sekolah saya menyelenggarakan pendakian masal ke gunung lawu yang terletak di perbatasan jawa tengah dan jawa timur. Saya dan teman saya woro, ingin sekali mendaftar dan mengikuti kegiatan tersebut. Berbekal ijin orang tua yang secara terpaksa mengijinkan saya dan bantuan “energi” dari guru BP, pak pracoyo, berangkatlah kami ke gunung lawu menggunakan bis yang disewa oleh vachera.

Gunung Lawu, merupakan gunung pertama yang saya daki dalam hidup saya. I was fucking excited that time!! Dalam benak saya waktu itu rasanya kosong tidak terbayangkan apa itu pendakian. Saya teringat bekal saya waktu itu sangat minim, jaket biasa, tas ransel sekolah, selimut, makanan instant, air mineral satu setengah liter dan kamera saku. Saya kira pendakian itu seperti piknik, jalan-jalan sedikit lalu sampai ke tempat tujuan. Ternyata perkiraan saya salah besar!

Saya pikir pendakian itu akan berlangsung keesokan harinya, ternyata pendakian dimulai jam 10 malam. Kami dibagi menjadi beberapa kelompok-kelompok kecil. Setelah menunggu sekitar setengah jam kelompok saya akhirnya diberangkatkan. Oya waktu itu kami mengambil jalur pendakian cemoro kandang, dan turun melalui cemoro sewu. Setelah beberapa lama mendaki rasanya nafas saya kok terengah-engah padahal perjalanan belum seberapa. Tapi ketika saya lihat teman-teman sekelompok juga merasakan hal yang sama, aaaaaah saya merasa lega. Saya bukan makhluk yang paling lemah dan lemot waktu itu.

Tiga jam pendakian terasa amat melelahkan karena medan mananjak cukup berat bagi saya, dan pemandangan sekeliling gelap dan hitam. Hanya senter ronda bapak saya yang setia menjadi pelita..jiaaah!! Empat jam pendakian, saya melihat pemandangan lampu-lampu berkerlip di jauuuh di bawah sana. Rasa lelah selama beberapa jam tadi agaknya jadi berkurang. Waktu itu langit juga sangat cerah banyak bintang-bintang bertaburan dan saya juga melihat beberapa bintang jatuh. Woooow rasanya menakjubkan, karena itu kali pertama saya melihat bintang jatuh.

Ternyata mendaki itu capeeeeek sekali, membutuhkan banyak energi dan keinginan kuat untuk sampai di puncak. Terkadang ingin rasanya menyerah saat itu juga, tapi saya sudah terlanjur berjalan sejauh ini, sayang juga kalau saya menyerah. Tak terasa jam tak bermerk saya sudah menunjukkan pukul 3.30 pagi. Beberapa teman pendaki lain mengatakan bahwa kami hampir sampai puncak untuk melihat sunrise. Saya jadi semangat lagi, bagaimana sih sunrise di puncak dengan ketinggian 3.200 meter itu.

Finally!! saya dan woro teman saya sampai di puncak. Masih gelap, kami menunggu datangnya matahari terbit. Selama penantian itu rasanya dingiiiiiiin sekali, jaket saya cuma tipis. Rasanya seperti di taruh di freezer lemari es. Teman-teman yang sudah berpengalaman mendaki membawa sleeping bag untuk menghangatkan diri. Saya baru sekali itu melihat ada barang seperti itu.

Pukul 4 lewat, terlihat semburat-semburat cahaya jingga di langit sebelah timur, tanda sang surya akan menampakkan diri. Kami semua bersiap-siap untuk menyaksikan peristiwa alam tersebut. Saya mempersiapkan kamera saku saya untuk membidiknya. Beberapa saat kemudian terlihatlah bulatan berwarna oranye cerah seperti kuning telur muncul di permukaan cakrawala sedikit demi sedikit. Langit subuh waktu itu sangat cerah, tidak ada awan yang menghalangi pandangan kami. Subhanalloh….alangkah cantiknyaaa matahari terbit itu. Kamera saya pencet beberapa kali, dan berharap mendapatkan gambar yang bagus. Dan hasilnya jepretan kamera saya menjadi kover majalah sekolah😀😀🙂 lumayan lah…hehehe

sunrise in Lawu with my analog camera

sunrise di lawu yang saya ambil dengan kamera analog, lumayan bisa jadi kover majalah sekolah

Tinggalkan komentar

Filed under Berkelana di Gunung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s