Bonus jalan-jalan ceria dari pak spv ke pantai pasir putih situbondo

perahu layar yang berjajar di pantai pasir putih situbondo

perahu layar yang berjajar di pantai pasir putih situbondo

Hari itu adalah hari minggu ketika kami tim penelitian bondoprobo harus pindah wilayah cacahan dari kabupaten bondowoso ke kabupaten probolinggo. Tiba-tiba saja ketua tim kami yang sering kami panggil dengan sebutan pak spv mengajak kami jalan-jalan sebelum pindah wilcah. Pak spv juga mengajak serta host kami (pemilik base camp) dan seluruh anggota keluarganya. Mobil sudah dipersiapkan dan kami tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk urunan karena semuanya sudah ditanggung oleh pak spv.

Walaupun mobil seukuran elf yang kami tumpangi penuh sesak karena kebanyakan penumpang, kami tetap merasa senang dan riang seperti anak-anak TK yang diajak piknik bersama teman sebaya. Sebagai pekerja lapangan yang sehari-harinya mengumpulkan data sampai malam hari, dan terkadang harus lembur sampai dini hari, waktu luang untuk jalan-jalan seperti ini adalah anugrah.

anak-anak bermain di pantai

anak-anak kecil yang bermain di pantai

berperahu

siap-siap berlayar dengan perahu kelana

Pantai yang kami sambangi ini adalah pantai yang terletak di pesisir utara kabupaten situbondo, persis di pinggir jalan lintas utara jawa. Salah satu tempat piknik favorit keluarga di jawa timur karena fasilitasnya yang lengkap, seperti beraneka macam fasilitas bermain anak dan fasilitas permainan air. Pengunjung bisa menyewa perahu layar untuk mengelilingi perairan selat madura dengan membayar Rp 150.000 untuk 10 orang. Waktu itu hanya pak spv yang justru membayari perahu kami yang tinggal di pantai dan membiarkan kesepuluh anak-anaknya bermain di atas perahu (masih bergaya seperti anak TK yang pergi piknik :D). Perahu layar bercadik yang kami tumpangi ini benar-benar menggunakan tenaga angin dan dayung. Berhubung pagi itu angin hanya bertiup malas, bapak pemilik perahu seorang diri harus mendayung perahu ke arah tengah. Karena tim kami yang sebagian besar laki-laki tidak tega membiarkannya sendirian mendayung, maka mereka bergantian membantu si bapak mendayung perahu. Salah satu fasilitas yang bisa dinikmati saat berperahu adalah kotak kayu yang dasarnya terbuat dari kaca untuk melihat ikan-ikan dan terumbu karang di dalam laut. Caranya adalah dengan menempatkan kotak tersebut di permukaan air di samping perahu. Karena perahu yang kami tumpangi hanya memiliki dua kotak, maka kami bergantian untuk menggunakannya. Sering kali kami memang dapat melihat ikan-ikan laut warna-warni berenang di bawah kotak kaca, tetapi sangat jarang terlihat terumbu karang terlihat di sana. Apakah karena sudah diambili atau karena pantai ini bukan merupakan pantai karang?

pemandangan bukit dari laut

pemandangan perbukitan yang berkabut dari laut situbondo

Dari perahu ini pula, bukit-bukit yang ada di daratan terlihat lebih indah dengan kabut-kabut pagi yang masih menyelimutinya. Meski banyak perahu layar berjajar di pantai, pagi tidak banyak perahu yang berlayar, mungkin karena terlalu pagi untuk berperahu🙂.

dorong

dorong…dorong…dorong…

Setelah satu jam berlayar, bapak perahu dibantu teman-teman menepikan perahu ke pantai. Kegiatan selanjutnya yang ingin kami lakukan di pantai ini adalah bermain ombak. Salah satu teman saya waktu itu menyeletuk “Kok pantainya aneh ya, kayak ada yang kurang”. Benar saja pantai ini tak berombak, kalaupun ada ombak pagi itu amat kecil sekali, sehingga kami hanya bermain air tanpa ombak. Jika saja kami membawa baju ganti pastilah kami bermain air dengan menyewa ban yang banyak terdapat di sepinggir pantai. Berenang di pantai ini akan terasa seperti di kolam renang, tanpa takut terseret ombak. Oya walaupun nama obyek wisata ini adalah pasir putih, pasirnya tidak benar-benar putih🙂. Pasir putihnya terlihat sudah tercampur pasir dari endapan sungai. Apakah diberi nama pasir putih karena dahulu pasirnya benar-benar putih?

sandal dan pantai

sandal saya di pantai *sungguh foto tidak penting😀

Ketika pengunjung mulai berdatangan ke lokasi ini, saatnya kami untuk beranjak pulang. Tidak sia-sia kami harus bangun subuh-subuh untuk pergi ke pantai, karena kami bisa menikmati udara yang lebih sejuk dan suasana pantai yang sepi pengunjung.

2 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

2 responses to “Bonus jalan-jalan ceria dari pak spv ke pantai pasir putih situbondo

  1. wah udah pernah mampir di Pasir Putih Situbondo ya? asli mana? saya Asli Situbondo …🙂 salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s