Pulau serangan #2 – Penangkaran Penyu

Pusat Konservasi Penyu Pulau Serangan

Pusat Konservasi Penyu Pulau Serangan

Akhir tahun di Bali menurut saya merupakan waktu yang tidak tepat untuk menjelajah pulau ini.  Maksud hati di hari sabtu yang cerah itu, saya ingin mengantar teman seperjalanan ke pantai kuta dan sekitarnya. Salah satu pantai paling terkenal di pulau Dewata. Sebagai orang yang pertama kalinya ke Bali, teman saya sangat penasaran dengan pantai ini. Namun baru saja kami keluar dari penginapan yang berada di jalan Teuku Umar, kami sudah terhadang oleh kemacetan yang lumayan panjang. Untuk menuju ke pantai kuta saja, saya harus berputar lewat renon menuju ke by pass ngurah rai supaya terhindar dari kemacetan. Sesampainya di by pass yang ternyata lumayan macet juga, saya memutuskan untuk mengganti tujuan wisata kami. Saya teringat setahun lewat saya pernah mengunjungi pantai di pulau serangan yang sugguh sepi dan tenang. Teman saya yang sudah capek melihat terlalu banyak kendaraan di jalan kemudian setuju dengan tawaran saya mengganti destinasi kami.

Pagi itu pulau serangan juga ramai pengunjung. Saya kira itu adalah wisatawan yang melarikan diri dari kemacetan seperti saya. Ternyata mereka adalah umat hindu yang sedang beribadah di Pura Sakenan. Sebenarnya dan sesungguhnya kami ingin melihat prosesi peribadatan mereka, tetapi karena areal di sekitar pura penuh sesak maka kami melipir ke arah utara pulau serangan.
Setahun yang lalu saya jadi teringat pernah ditawarkan paket wisata ke turtle island dari pantai tanjung benoa dengan menggunakan perahu. Pada saat itu paket wisata yang ditawarkan cukup mahal untuk kantong saya. Setelah saya saya menyelidiki di manakah turtle island tersebut berada, saya jadi bisa berhemat karena kawasan penangkaran penyu ini bisa ditempuh dengan motor sewaan kami, ya di pulau serangan ini. Saat kami tiba di sana, suasana pusat pendidikan dan konservasi penyu ini begitu sepi. Hanya kami saja pengunjung yang datang saat itu.
bayinya penyu

tukik kecil

Salah seorang petugas konservasi, namanya bli Made menyambut kami dengan ramah dan dengan senang hati menerangkan tentang keberadaan penyu-penyu yang ada di sana. Bli Made menyebutkan ada beberapa jenis penyu di pusat konservasi ini yaitu penyu sisik (Eretmochelys imbricate), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu pipih (Natator depressus). Penyu-penyu ini ditangkarkan di kolam-kolam khusus berdasarkan umur mereka. Bayi-bayi penyu atau yang biasa disebut tukik punya kolam sendiri. Balita-balita penyu, remaja penyu hingga penyu dewasa punya kolam masing-masing. Pengunjung bisa menolong petugas memberi makan penyu-penyu ini dan bisa menyentuh penyu-penyu ini. Kolam yang paling besar di penangkaran ini adalah kolam penyu-penyu dewasa. Kalau berani pengunjung bisa berenang dengan penyu-penyu ini. Saya sendiri sih tidak berani, hanya berani menggendong penyu-penyu ini di luar kolam. Penyu yang saya angkat beratnya 6 kg. Tampaknya penyu-penyu ini sudah tidak jablay lagi, karena sudah sering dipegang-pegang, hehehe. Bli Made juga menjelaskan kalau penyu yang mudah ditangkarkan adalah penyu lekang dan penyu yang paling sulit ditangkarkan adalah penyu sisik. Penyu sisik juga dikenal sebagai penyu yang galak di penangkaran ini.

penyu-penyu remaja lagi berenang

penyu-penyu remaja lagi berenang

elus-elus si penyu

elus-elus si penyu

penyu raksasa

penyu raksasa

Pengunjung di tempat ini bisa mengisi buku tamu, memberikan komentar atau saran dan memberikan sumbangan sukarela untuk keberlangsungan konservasi. Bisa juga sekedar membaca buku-buku tentang penyu yang ada di sana atau malah mau menjadi volunteer? bisa banget!

2 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

2 responses to “Pulau serangan #2 – Penangkaran Penyu

  1. ke pulau serangan sih udah beberapa kali waktu masih tinggal di bali dulu. faktor deket sama kantor juga sih, tapi belom pernah nyamperin penangkaran penyu ini deh😐

  2. waahh tempatnya sangat menarik dan menawan,thanks yaa infonya,semoga sukses selalu!!!! http://kizunabali.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s