Tamasya ke kebun buah mangunan

Pemandangan di puncak mangunan

Pemandangan di puncak mangunan

Judul di atas bagaikan karangan cerita liburan anak SD😀 . Saya beri judul demikian karena saya banyak bertemu dengan anak-anak SD di kebun buah mangunan kemarin minggu tanggal 17 juli 2011 (aa..nevermind..! :)). Awalnya teman satu sekolah saya dulu (bukan teman SD), meng-sms saya, dia ingin sekali pergi ke kebun buah mangunan sekedar refreshing untuk menghabiskan hari minggu. Saya kemudian mengajak satu teman lagi (teman sekolah juga) untuk bergabung bersama kami. Kami berangkat bertiga jam 10 pagi dari kota yogyakarta. Saya tahu maksud kedua teman saya ingin pergi ke kebun buah supaya bisa memetik buah gratisaan (saya juga sih *eh..) . Dari rumah saya punya harapan besar untuk dapat memakan buah durian gratis di kebun buah ini😀.

Rumah kaca dari plastik

Rumah kaca berlapis plastik tempat persemaian cabe, terong dan strawberry

Strawberry

Strawberry? Strowberi?

kebun jambu air

kebun jambu air

kolam bermain sepeda air

kolam bermain sepeda air a.k.a bebek-bebek-an

Untuk menuju ke kebun buah ini dari kota Yogyakarta sangatlah mudah, pacu saja kendaraan anda ke selatan melewati jalan imogiri timur lalu belok ke kiri di pertigaan imogiri. Sebelum makam raja-raja imogiri, anda dapat mengikuti papan petunjuk lokasi kebun buah mangunan ke kanan, lalu naik ke atas perbukitan. Ikuti saja jalan berkelok-kelok di atas bukit tersebut sampai bertemu papan petunjuk arah berikutnya. Kebun buah yang terletak di desa mangunan kecamatan dlingo ini terletak di atas perbukitan, sehingga pemandangan khas perbukitan bisa dinimati di sini. Untuk masuk ke areal yang dikelola pemkab bantul ini, anda diharuskan membeli tiket masuk seharga Rp 5000 per orang. Sewaktu membeli tiket saya langsung bertanya ke pak satpam yang sedang jaga, “pak bisa metik buah gratis tidak?” , pak satpam langsung menjawab “ga ada buahnya mbak..”. Langsung pupuslah harapan kami untuk makan buah gratisan😦 , apalagi durian??? :((

Karena kami datang di hari minggu, tempat wisata ini menjadi ramai oleh pengunjung yang kebanyakan adalah keluarga dan anak-anak SD yang sedang bertamasya bersama guru-gurunya. Untuk anak-anak kecil yang tinggal di kota dan jarang lihat pohon buah, tempat ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan mereka, paling tidak mereka bisa tahu seperti apa bentuk pohon rambutan atau pohon durian. Sebenarnya pohon-pohon buah yang ada di kebun ini lumayan banyak ada matoa, belimbing, sirsak, jambu air, salak, durian, jeruk, strawberry sampai buah talok😀 (abaikan..), tetapi sayang banyak yang belum berbuah. Kalaupun ada yang berbuah, buahnya masih muda, dan sepertinya masih mudapun banyak yang sudah dipetik oleh pengunjung (seperti saya :D). Saya sempat memetik dan memakan satu buah jambu air, yang saya yakin kalau benar-benar matang rasanya maknyoos.

Sebagai tempat wisata keluarga, tempat ini menyediakan fasilitas bermain berupa ayunan, sepeda air berbentuk angsa, kolam renang anak-anak, tempat outbond, camping ground sampai flying fox. Salah satu hot spot di tempat ini adalah tempat yang bernama “puncak”. Puncak adalah sebuah view point untuk melihat pemandangan perbukitan dengan sungai oya yang berkelok-kelok yang membelah perbukitan tersebut. Cukup indah memang tempat ini, pandangan anda bisa bebas lepas untuk menikmatinya. Jika anda berutung, anda bisa melihat burung elang jawa yang cukup besar terbang mengitari kawasan ini. Setelah puas memandangi pemandangan di puncak, kami bertiga mencoba melewati jalan setapak naik turun mengitari areal kebun buah ini , maksudnya sih untuk olahraga dan untuk mencari buah gratis (tetep). Siapa tahu saja ada pohon buah yang berbuah banyak dan buahnya belum dipetik😀 , tapi setelah kami mau pulangpun, tidak ada satupun pohon buah yang berbuah lebat (yaaaah….).

Sungai oya yang memebelah perbukitan

sungai oya yang membelah perbukitan

1 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

One response to “Tamasya ke kebun buah mangunan

  1. mbah wahyu

    pengin ke sana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s