Cave-tubing “keroyokan” di gua kalisuci

cavetubing santai di gua kalisuci

cavetubing santai di gua kalisuci

Kalisuci adalah sebuah sungai bawah tanah yang mengalir di balik lapisan karst dari daerah ponjong sampai ke pantai baron gunung kidul. Sungai ini mempunyai celah berupa ruang gua yang dapat dimasuki oleh manusia di daerah semanu. Tepatnya di dusun jetis, desa pacarejo, kecamatan semanu, gunung kidul. Hal ini dimanfaatkan oleh kelompok sadar wisata setempat untuk menjadikannya kawasan wisata minat khusus. Pengunjung dapat mengarungi gua ini menggunakan tube atau ban dalam truk yang dialirkan mengikuti aliran sungai kalisuci. Seperti rafting tetapi di dalam gua😀 .

Saya sudah sangat ingin cave-tubing di gua kalisuci sejak dahulu kala (lebay, tentu saja..), sayang setiap saya menelepon contact personnya, gua sedang ditutup karena musim hujan (tiap nelpon kok ya pas musim ujan -___-). Mereka takut air akan meluap memenuhi rongga gua dan membahayakan manusia di dalamnya. Setelah dua tahun menunggu saya diajak caving oleh seseorang yang tiba-tiba menyapa saya lewat email komunitas😀 . Teman saya itu sudah mempunyai banyak informasi tentang cave-tubing di kalisuci yang saat itu memang sudah aman untuk dijelajahi. Tinggal menentukan hari dan reservasi saja. Untuk reservasi dan menghemat biaya ternyata kami membutuhkan 5 orang. Bisa saja sih satu tim terdiri dari 2 atau 3 orang, tetapi tetap harus membayar untuk 5 orang. Karena kami sedang kere, rasanya tidak mungkin untuk mengkover biayanya. Saya lalu membuka sebuah undangan kepada teman-teman komunitas di forum, siapa tahu saja ada yag berminat. Tak disangka ternyata yang mau ikut banyak sekali.

Akhirnya terkumpulah 26 peserta cave-tubing. Kami sampai di base-camp kalisuci sekitar jam sepuluh pagi. Kelompok sadar wisata desa jetis sudah mempersiapkan segalanya untuk kami, lifejacket, helm, dekker, tube dan guide. Karena peserta cave-tubing pagi itu memecahkan rekor sebagai peserta terbanyak yang selama ini dikelola oleh mereka. Maka kami dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok kedua baru bisa masuk ke dalam gua setelah kelompok pertama keluar dari gua.

menuruni tangga menuju mulut gua kalisuci

menuruni tangga menuju mulut gua kalisuci

Mulut gua kalisuci

Mulut gua kalisuci , we started from here

siap turun gua

siap turun ke gua kalisuci dengan tube a.k.a ban dalam truk😀

Untuk menuju gua kalisuci dari basecamp kami harus menuruni puluhan anak tangga menuju mulut gua. Mulut gua dengan tinggi puluhan meter ini seperti gerbang ke dunia lain😀 , atau setidaknya seperti dalam scene lord of the ring saat masuk kandang baphomet (*abaikan). Waktu itu saya mengenakan celana legging dan kaos panjang yang siap untuk dibasahi. Alasan saya mengenakan legging karena jika saya memakai celana pendek, saya takut akan ada binatang yang dengan leluasa menggigit kulit betis saya nan tidak mulus😀.

Kloter pertama siap dialirkan mengikuti arus sungai kalisuci. Waktu itu ada 3 orang guide yang menjaga kami bertiga-belas. Bapak guide pertama-tama memberitahukan bahwa akan ada 3 buah gua dengan panjang yang berbeda-beda yang akan kami lewati. Total panjang aliran yang akan kami lewati adalah sekitar 400 meter. Pada gua pertama langit-langit gua begitu tinggi dengan kedalaman air maksimal 2 meter. Stalaktit yang terlihat berwarna coklat dan banyak terdapat kelelawar bersarang di langit-langitnya. Di ujung gua pertama ini terdapat beberapa jeram sehingga bersiaplah untuk terjungkal dan terbalik jika anda tidak seimbang😀 (saya terjungkal soalnya..). Selepas jeram-jeram ini terdapat sebuah sumber air hangat yang bermuara di aliran sungai ini juga. Sumber mata air hangat ini keluar melalui celah-celah karst, seperti keluar dari perut bumi yang di dalamnya menyimpan panas. Konon menurut salah seorang guide, sumber air hangat ini berkhasiat bisa membuat awet muda😀 . Keluar dari gua pertama, jika anda melihat ke atas rasanya seperti ada di dalam lubang sanctum (mulai berkhayal lagi) , karena lubang di antara gua terlihat bulat sempurna dengan kemiringan tebing 90 derajat🙂 .

di dalam kegelapan kalisuci

di dalam kegelapan kalisuci🙂

Foto di bawah air terjun yang terdapat di dalam gua kalisuci

Foto di bawah air terjun yang terdapat di dalam gua kalisuci

Sebelum mulut gua ke dua juga terdapat beberapa jeram yang akhirnya sukses membuat sandal jepit saya putus dan legging saya bolong pas di pantat :(( (cry out loud). Untung saja yang melihat pantat saya adalah teman perempuan saya dan untung juga kaos saya panjang sampai lutut sehingga bisa menutupi aib pantat saya nan sexy (plethaak). Gua ke dua lebih pendek dari pada gua pertama. Langit-langit guanya tidak setinggi gua yang pertama dan masih terdapat banyak stalaktit coklat menggantung pada langit-langit gua. Saya dan beberapa teman sempat melihat ular yang lumayan besar merambat pada dinding gua dan kemudian jatuh ke air (mungkin dia terpeleset?). Salah seorang guide langsung menenangkan jiwa kami dengan mengatakan bahwa ular itu tidak beracun dan tidak akan menggigit. Setelah beberapa menit kami mengarungi gua ke dua ini, perjalanan cavetubing kami berakhir. Gua ketiga memang sudah ada di depan mata kami tetapi tidak untuk cavetubing, hanya untuk foto-foto saja😀. Di pintu masuk gua ke tiga terdapat air terjun dalam gua yang mengalir diantara stalaktit karst berwarna putih berkilauan. Bapak guide menjelaskan bahwa terdapat banyak stalaktit dan stalakmit indah di dalam gua ini, tetapi untuk mengarungi gua yang panjangnya mencapai 2 kilometer ini dibutuhkan keahlian khusus dan tabung oksigen. Ia berjanji bahwa ketika gua ketiga nanti bisa dibuka untuk kegiatan caving, ia akan menghubungi kami🙂.

menuju ke atas

menuju ke atas

Untuk kembali lagi ke desa, ternyata kami harus menaiki tebing curam yang licin dengan bantuan seutas tali tambang. Tanahnya licin karena basah oleh tetesan air dari baju-baju kami. Harus benar-benar berhati-hati ketika melewatinya. Sampai di base camp kami disediakan teh hangat dan makan siang berupa mie instant rebus telur yang sangat nikmat dimakan setelah caving basah-basahan🙂.

Ingin cavetubing di sini? info lebih lengkap dan reservasi silahkan buka blog ini http://kalisucicavetubing.blogspot.com/

 Photos by Mirka Czerna

Direction :

2 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

2 responses to “Cave-tubing “keroyokan” di gua kalisuci

  1. keren bgt cerita-cerita dan blognya…🙂 tetep sehat, tetep semangat, makan banyak.. biar bisa terus alan2…😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s