On/Off waterfall —> curug sidoharjo

Bulan september 2011, gegara blog walking saya menemukan tempat blusukan yang baru, yaitu curug sidoharjo, sebuah air terjun dengan ketinggian kira-kira 75 meter di daerah istimewa yogyakarta. Jarang-jarang kan di jogja ada air terjun yang tinggi? Saya kemudian mengunjungi air terjun ini bersama 3 orang teman yang kebetulan juga punya jiwa blusukan yang sama. Setelah kira-kira satu jam berkendara dari jogja, sampailah kami di air terjun ini. Dan….jeng…..jeng, pertanyaan kami setelah melihat penampakan aslinya, kok ga kayak foto-foto yang ada di blog? Sampai di sana air terjun itu tidak ada airnya, hanya ada tetesan air yang merembes di dinding-dinding batu. Seorang kakek-kakek pencari rumput nan baik hati kemudian menghampiri kami sambil berkata dalam bahasa jawa yang intinya menyuruh kami kembali lagi di musim penghujan karena selama musim kemarau curug sidoharjo ini tidak ada airnya.

curug sidoharjo 1

curug sidoharjo pas ga ada airnya

Hari libur imlek kemarin, saya secara spontan mengajak bluwuk mengunjungi curug ini lagi, untuk memastikan apakah ada airnya atau tidak (niat banget…hedeh).

curug sidoharjo 2

ada airnya pemirsa!

curug sidoharjo 3

saking tingginya air terjun ini, saya terlihat sangat kecil di bawah

So? ternyata ada airnya pemirsa! Ternyata kakek itu benar, air terjun ini ada airnya alias on hanya ketika musim penghujan. Di saat musim kemarau mungkin air terjun ini mengambil cuti off untuk istirahat😀. Air yang mengalir dari atas ke bawah di curug ini tergolong sangat deras. Anda berdiri beberapa meter di sekitarnya saja sudah terkena percikan-percikan airnya. Saking derasnya, jika anda nekad mandi di bawahnya, mungkin kepala anda akan pecah (kata bluwuk sih..).

curug sidoharjo 4

deras!

curug sidoharjo 5

aliran sungai di bawah curug sidoharjo

curug sidoharjo 6

air terjun tertinggi se jogja

Mau ke sana? Lokasinya ada di belakang MTSN sidoharjo, pedukuhan gonolangu, desa sidoharjo, kecamatan samigaluh, kabupaten kulon progo. Dari perempatan lampu merah dekso, ambil arah ke barat kira-kira 5 kilometer sampai bertemu pertigaan dengan papan bertuliskan MTSN sidoharjo 4 km. Ikuti saja jalan dengan papan petunjuk ini. Sebenarnya ada jalan alternatif lain menuju ke curug ini, hanya saja menurut saya jalan ini yang paling aman karena tidak ada tanjakan ekstrim, meskipun agak jauh sedikit. Pengunjung dapat menitipkan kendaraanya di rumah penduduk yang ada di belakang MTSN sidoharjo. Dari sini tinggal jalan kaki saja mengikuti jalan setapak dengan pemandangan sawah bertingkat sepanjang kira-kira 300 meter.

 

2 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

2 responses to “On/Off waterfall —> curug sidoharjo

  1. maryono

    gorolangu, bukan gonolangu……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s