Transit sambil mantai di bandara rendani manokwari

Di manakah saya pertama kali menginjakkan kaki di tanah papua? Jawabanya adalah di bandara rendani manokwari *penting😀. Saya sampai di manokwari setelah penerbangan serba transit dari yogyakarta dengan pesawat sriwijaya air selama kurang lebih 12 jam. Benar-benar sebuah perjalanan yang melelahkan sekaligus mengenyangkan. Kenapa? Karena setiap terbang dengan pesawat sri wijaya air dari kota satu ke kota yang lain, maskapai ini selalu memberikan makanan gratis berupa snack dan sarapan pagi😀. Tujuan saya ke papua adalah ke kabupaten teluk bintuni, sebuah kabupaten yang hanya bisa ditempuh dengan pesawat cessna atau mobil double gardan dari ibu kota manokwari. Waktu itu saya dan teman-teman satu tim diberangkatkan dengan pesawat cessna milik maskapai susi air.

rendai manokwari

akhirnya sampai deh di manokwari setalah 12 jam

Saya sampai di bandara rendani manokwari kira-kira jam 9 pagi. Waktu keberangkatan saya dan tim ke teluk bintuni masih jam 3 WIT, jadi kami harus menunggu kurang lebih 6 jam di bandara manokwari. So? Mau Ngapain? Saya adalah manusia pembosan yang tentu saja merasa bosan jika harus menunggu dengan cara duduk manis di bandara.

Sebelum saya mendarat di bandara rendani, saya melihat dari ketinggian bahwa bandara ini dekat sekali dengan laut. Kalau dekat dengan laut berarti ada pantai dunk. Karena sudah merasa bosan akut, saya mengajak teman-teman satu tim saya untuk melihat pantai di luar bandara. Sayang hanya satu teman saya yang berminat ke pantai dengan saya. Teman-teman yang lain terlihat malas keluar karena cuaca di luar sangat panas (emang iya sik..).

Saya dan kak rama kemudian berjalan kaki menyusuri trotoar di depan bandara rendani ke arah utara, sambil bertanya kepada petugas security bandara di mana letak pantai terdekat yang bisa ditempuh dengan kaki. Pak petugas kemudian menjawab bahwa letak pantai sangat jauh dan harus menggunakan angkot. Kami terlihat kecewa mendengar jawabannya, tetapi kemudian dia berkata kalau ingin laut di kampung tinggal jalan kaki saja, ada pertigaan di depan belok ke kanan, dekat saja. Namanya lucu deh laut di kampung, maksudnya sih kampung yang di dekat laut. Kami kemudian berjalan kaki menuju tempat ini, dan ternyata sangat dekat dari pos security tadi. Kami hanya tinggal berjalan kaki menembus sebuah perkampungan yang berujung pada birunya air laut.

pantai rendani

pantai di kampung🙂 di dekat bandara rendani, cantik kan?

pantai rendani 3

masa yang seperti ini bukan disebut pantai sik?

Hwaaaaa, yang begini ini ternyata di manokwari bukan di sebut pantai pemirsa!!!! ini cuma laut di kampung!! Padahal untuk saya orang jogja, tempat ini saja sudah termasuk kereeenn banget!! Pasirnya putih, dan terdapat banyak karang-karang putih di pinggirnya. Air lautnyapun biru muda cantik. Sayangnya sih ada beberapa sampah juga di pinggirnya, tapi tidak banyak, masih bisa dibersihkan melalui kerja bakti kampung. Saya kemudian duduk-duduk ria sambil melihat akamsi alias anak kampung situ berenang-renang dengan ceria. Saya jadi iri, coba dari tadi saya ke sini, kan bisa ikut berenang juga. Untung saja sih saya ke tempat ini, daripada bosan menunggu di bandara, mendingan menyegarkan mata dengan birunya air laut di sini.

pantai rendani 7

Pantai di seberang bandara rendani manokwari

pantai rendani 6

dari pada nunggu di bandara rendani, mending nunggu di bawah pohon rindang tepi pantai🙂

pantai rendani 5

anak kampung situ sedang berenang-renang ria😀, ikutan dunk…

 

2 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

2 responses to “Transit sambil mantai di bandara rendani manokwari

  1. indah pantai yg biru bgt…..juga pantai bersih biru indah di banggai

  2. wah….asik banget. tahun kemaren aku harusnya syuting di papua (Raja Ampat) buat produksi ftv. seminggu sebelum berangkat tau2 kena demam berdarah. batal ke sana. tp penasaran, pengen banget ke daerah papua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s