Menyusuri sungai musi ke pulau kemaro

Pada zaman dahulu kala dikisahkan ada seorang putri raja bernama Siti Fatimah yang akan dipersunting oleh saudagar cina bernama Tan Bun An. Singkat cerita, sekembalinya mereka dari daratan tiongkok, kapal mereka tenggelam di tengah sungai musi karena pecahan guci yang mereka bawa dari Cina. Tan Bun An, Seorang pengawal setianya, dan Siti Fatimah menceburkan diri ke sungai dan tidak muncul kembali. Lama-kelamaan di tempat mereka tenggelam munculah gundukan tanah yang kemudian dinamakan pulau kemarau atau pulau kemaro. Meskipun di saat musim pasang air sungai musi, gundukan tanah ini tetap tidak tenggelam seperti pada saat musim kemarau. Legenda dan cerita lengkap mengenai pulau ini dituliskan pada sebuah batu di dekat kuil cina yang ada di Pulau Kemaro.

Prasasti Batu Legenda Pulau Kemaro

Prasasti Batu Legenda Pulau Kemaro

Waktu itu saya mengunjungi pulau ini bersama dengan rekan-rekan penelitian saya, meskipun kami harus jauh-jauh melaju dari kota Indralaya. Kebetulan hari itu hari minggu, jadi kawasan jembatan ampera sangat padat oleh pengunjung. Salah satu teman saya pernah beberapa kali ke pulau ini jadi saya hanya tinggal menunggu dia mendapatkan harga yang bagus untuk menyewa boat ke pulau kemaro. Untuk menyewa boat ke pulau kemaro, anda hanya tinggal mengunjungi dermaga yang ada di bawah jembatan ampera. Di sana akan ada banyak pemilik boat yang menawarkan jasanya ke pulau kemaro. Kami mendapatkan harga Rp 80.000 untuk 10 orang. Perahunya lumayan besar bisa memuat sampai 12 orang. Jika anda ingin berhemat, anda bisa berbagi dengan wisatawan lain yang ingin ke pulau kemaro. Jarak dermaga ampera ke pulau kemaro adalah 6 km. Jarak yang cukup menyenangkan untuk berlayar menyusuri sungai musi sambil melihat hal-hal unik di sepanjang sungai. Unik, karena di tempat tinggal saya di Jogja tidak ada sungai besar dengan perahu-perahu bermacam-macam bahkan kapal-kapal besar. Saya merasa takjub karena saya baru tahu kalau di sungai musi bisa dilewati kapal-kapal besar seperti kapal milik pupuk sri wijaya yang sedang bersandar di pelabuhan perusahaan. Hal lain yang menurut saya unik di sepanjang sungai musi adalah jejeran rumah panggung yang terbuat dari kayu yang masih kokoh berdiri di tepian sungai. Rumah-rumah panggung sumatera selatan yang memiliki ciri khas tersendiri. Di beberapa sudut sungai musi juga terdapat kios-kios apung yang pembelinya merupakan pengendara boat, perahu atau sampan. Kios ini  menjual sembako, bensin dan alat-alat perahu . Kios apung ini terpisah jauh dari daratan, jadi pastilah pemiliknya harus menaiki sampan untuk bolak-balik ke daratan. Selain itu juga terdapat pom bensin pertamina apung yang melayani perahu dan kapal-kapal. Saya jadi bertanya-tanya mereka ngantrinya kayak apa ya?🙂

Dermaga Di Bawah Jembatan Ampera

Dermaga Di Bawah Jembatan Ampera

Boat Sewaan Kami

Boat Sewaan Kami

kapal besar milik pupuk sriwijaya

kapal besar milik pupuk sriwijaya

pom bensin apung milik pertamina

pom bensin apung milik pertamina

Jajaran rumah panggung sungai musi

Jajaran rumah panggung sungai musi

kios apung sungai musi

kios apung sungai musi

Setelah kurang lebih 15 menit menyusuri sungai sampailah kami di pulau kemaro. Sebenarnya pulau ini terletak tidak jauh dari tepi sungai, tetapi memang tidak ada jembatan yang menghubungkan pulau ini. Jadi untuk menuju ke sini tetap harus menggunakan perahu. Gapura selamat datang berwarna merah menyala menyambut kami dengan tulisan selamat datang makmur sejahtera. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk kawasan oriental ini, tetapi bisa menyumbang uang kebersihan atau amal di kotak amal klenteng. Ada dua bangunan utama di area ini yaitu klenteng Soei Goeat Kiong dan pagoda 9 lantai. Di dalam klenteng terdapat makam yang menyimbolkan tempat bersemayamnya Tan Bun An dan Siti Fatimah yang sering diziarahi oleh kaum Tiong Hoa. Pagoda tingkat 9 ini baru dibangun pada tahun 2006, tetapi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung pulau ini. Sebagai pengunjung yang baru pertama kali melihat klenteng bertingkat 9 saya cukup excited🙂 . Tepat di bawah klenteng ada patung besar dewa uang yang dicat warna emas. Di sisi pinggir pulau terdapat sederetan patung dewi Kuan Im dan Tokoh-tokoh dalam cerita kera sakti.

pulau kemaro dari kejauhan

pulau kemaro dari kejauhan

narsis dulu di depan gapura selamat datang

narsis dulu di depan gapura selamat datang

pagoda tingkat 9 pulau kemaro dan patung dewa uang

pagoda tingkat 9 pulau kemaro dan patung dewa uang

deretan patung kera sakti dan kawan-kawannya

deretan patung kera sakti dan kawan-kawannya

Daya tarik lain pulau ini adalah pohon cinta yang berada di belakang bangunan pagoda. Pohon dengan bentuk yang cukup unik ini konon merupakan simbol cinta Tan Bun An dan Siti fatimah. Konon katanya pula jika menuliskan nama kita dan nama kekasih kita di sana, hubungan kita akan langgeng sampai ke pernikahan. Waktu saya ke sana, pohon tersebut sudah dipagari supaya tidak ada lagi orang yang menulis nama di pohon ini. Oleh karena legenda cinta berbeda etnis dan budaya ini tersohor sampai ke mana-mana pulau kemaro ini juga disebut sebagai pulau jodoh. Jadi kalau mau mencari jodoh silahkan saja ke pulau ini🙂 .

1 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

One response to “Menyusuri sungai musi ke pulau kemaro

  1. Ping-balik: What To Do in The City of Palembang ala Kelanakecil | Kelanakecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s