Lembah Harau, magical valley dengan tebing berpuluh air terjun

sawah-sawah yang diapit tebing ratusan meter di lembah harau

sawah-sawah yang diapit tebing ratusan meter di lembah harau

Ranah Minang memang menawarkan keindahan alam yang tiada habisnya. Salah satu tempat yang membuat saya feeling magical dan epic adalah lembah harau yang berada di kabupaten Lima Puluh Kota, tak jauh dari kota Payakumbuh. Ini kali ke dua saya mengunjungi lembah harau. Kunjungan pertama saya di awal tahun ini juga. Tetapi waktu itu sudah kesorean untuk mengeksplor seluruh sudut lembah ini. Saya dan teman-teman saya mengunjungi lembah ini dengan menaiki motor dari kecamatan baso tempat kami menginap. Mengapa saya merasa tempat ini magical dan epic? Keindahan lembah dan tebing batu granit yang menjulang tinggi seperti membentuk tembok raksasa yang kontras dengan pemandangan di bawahnya berupa sawah-sawah hijau dan rumah penduduk. Pemandangan seperti ini belum pernah saya jumpai di tempat lain. Yang membuat tempat ini lebih epic lagi adalah air-air terjun yang keluar dia antara tebing-tebingnya, apalagi ketika musim hujan, akan lebih banyak lagi air terjun yang muncul di celah-celahnya. Kebetulan kunjungan ke dua kami ini adalah pas musim hujan, jadi saya bisa melihat perbedaan lembah ini sewaktu musim kemarau dan musim hujan. Officially jumlah air terjun yang ada di lembah harau ada 5, 1 di akar berayun dan 4 di sarasah bunta, tetapi karena waktu itu musim hujan, ketika kami baru masuk kawasan ini, kami sudah disambut dengan air terjun setinggi 300 meter di dekat loket masuk. Wow! serasa di negeri para elf dalam film Lord of The Ring.

Begitu masuk kawasan ini, kami sudah disambut air terjun

Begitu masuk kawasan ini, kami sudah disambut air terjun

Ketinggian tebing granit di lembah Harau ini bermacam-macam dari ketinggian 80 meter sampai 300 meter. Kawasan seluas 270 hektar ini sekarang sudah menjadi cagar alam dan suaka marga satwa yang dilindungi. Banyak tumbuhan unik yang tumbuh di kawasan ini seperti kantung semar dan tanaman anggrek kantung semar yang bisa memangsa serangga. Di kawasan ini juga terdapat banyak kera ekor panjang serta aneka jenis burung yang dilindungi. Di beberapa titik kawasan ini menjadi favorit para pemanjat tebing untuk menunjukkan aksi mereka. Kompetisi-kompetisi panjat tebing tingkat nasional sering diadakan di sini. Jika ingin menginap di lembah harau ini terdapat beberapa green resort yang sengaja didesain ramah lingkungan. Pengen juga sih nginap di sini, tetapi karena kami masih dalam rangka traveling ngirit, hari itu kami hanya melakukan waterfall hopping dan berteriak-teriak di titik echo nol. Air terjun yang kami kunjungi hari itu ada 4 tempat. Pertama-tama kami singgah di air terjun akar berayun yang terlihat seperti tirai raksasa dengan kolam besar di bawahnya. Airnya sangat jernih dan dingin. Kolam besar ini biasanya digunakan untuk bermain air para wisatawan. Di sekitar akar berayun ini banyak warung-warung yang menjual makanan tradisional seperti lempeng raksasa yang diberi bihun di atasnya. Dari akar berayun kami melanjutkan perjalanan kami ke tebing echo nol. Di tebing ini berteriak sekencang apapun tidak akan terdengar gemanya. Berbeda jika berteriak di bagian lain lembah harau, suara gema teriakan kita akan terdengar jelas. Aneh kan? mengapa bisa demikian? sepertinya harus mencari penjelasan secara fisika nih😀. Dari echo nol kami melanjutkan waterfall hopping kami ke kawasan sarasah bunta yang terdiri dari 4 air terjun. Kami hanya mengunjungi 3 air terjun saja yaitu sarasah bunta, sarasah aie luluih dan sarasah murai sampai sore hari. Jika ingin benar-benar mengeksplor lembah harau dan bener-bener waterfall hopping di saat musim hujan, tentu saja seharian tak cukup dan perlu pemandu khusus karena banyak sudut-sudut lembah yang masih perawan. Nah daripada saya kebanyakan cerita, mendingan saya upload foto🙂 . Yang jelas buat para pecinta air terjun dan tebing-tebing epic silahkan kunjungi lembah harau, mungkin lembah ini benar-benar kediaman para elf.

Saya dan teman-teman saya di air terjun akar berayun yang tampat seperti tirai

Saya dan teman-teman saya di air terjun akar berayun yang tampat seperti tirai

Jalan utama yang membelah kawasan lembah harau

Jalan utama yang membelah kawasan lembah harau

Echo nol, suara terakan kami tidak bergema di sini

Echo nol, suara terakan kami tidak bergema di sini

Sawah-sawah hijau dengan latar belakang tebing dengan air terjun tinggi

Sawah-sawah hijau dengan latar belakang tebing dengan air terjun tinggi

lembah harau paling mudah disusuri dengan bersepeda atau bersepeda motor

lembah harau paling mudah disusuri dengan bersepeda atau bersepeda motor

On the way ke kawasan sarasah bunta, air terjunnya sudah kelihatan dari jalan

On the way ke kawasan sarasah bunta, air terjunnya sudah kelihatan dari jalan

air terjun sarasah bunta yang deras mengalir

air terjun sarasah bunta yang deras mengalir

tanaman khas lembah harau, anggrek kantung semar

tanaman khas lembah harau, anggrek kantung semar

Tanaman-tanaman kantung semar yang dibudidayakan dan dijual di kawasan lembah harau

Tanaman-tanaman kantung semar yang dibudidayakan dan dijual di kawasan lembah harau

Air terjun sarasah aie luluih

Air terjun sarasah aie luluih

air terjun sarasah murai

air terjun sarasah murai

Tinggalkan komentar

Filed under Keliling Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s