Rembang-Lasem-Purwodadi Roadtrip #1 : Menjajal Sate Srepeh Nasi Tahu, Menu Sarapan Khas Rembang

Pagi-pagi di Kota Rembang, saya terbangun dengan badan yang pegel-pegel semua. Ini hari ke dua perjalanan road trip saya yang tujuan utamanya adalah ke pecinan Lasem. Hari pertama waktu saya habis di jalan untuk naik bis dari Yogyakarta ke Kudus, lalu dari sore hingga malam naik Motor dari Kudus ke Rembang bersama partner in crime saya Emi. Kami menginap di rumah seorang teman yang kebetulan bekerja di kota Rembang. Teman saya ini membangunkan saya pagi-pagi sekali demi seporsi menu sarapan yang katanya hanya ada sampai jam 10 pagi. Nah seperti apakah menu sarapan ini? Kok cuma ada sampai jam 10 pagi? Karena Emi masih tidur nyenyak, saya hanya berdua saja bersama host saya, Maulin menuju ke tempat kuliner tradisional spesial khas kota Rembang ini.

Bu Slamet sedang menghidangkan nasi tahu

Bu Slamet sedang menghidangkan nasi tahu

Nama menu sarapan pagi saya ini adalah sate srepeh nasi tahu. Wow sate untuk sarapan? Sebagai penyuka sate saya excited banget untuk mencicipinya sepiring penuh. Letak warung yang bernama sate srepeh nasi tahu Bu Slamet ini ada di jalan dr Wahidin no 9 Rembang, di kawasan pecinan Rembang. Bu Slamet yang saat itu mengenakan busana kebaya sambil meracik sajiannya telah berjualan selama 60 tahun lebih. Sebelumnya yaitu 20 tahun yang lalu Ia berjualan keliling. Setiap hari ia hanya menjual sekitar 500 tusuk sate. Limited edition bo! Jadi kalau habis ya harus kembali lagi esok hari. Untung saja ya pagi itu saya bisa bangun pagi supaya masih kebagian satenya. Meskipun warung sate ini kecil, pengunjungnya ramai datang silih berganti.

Di dalam warung sate srepeh nasi tahu Bu Slamet

Di dalam warung sate srepeh nasi tahu Bu Slamet

Sate srepeh adalah sate ayam kampung yang dibakar dan dibumbui santan gurih dan pedas nan kental. Baru kali ini saya makan menu sate dengan perbaduan santan kental seperti kuah kare. Lezat sekali! Saking gurih kuah santanya rasanya seperti ada kejunya🙂 . Sate srepeh ini disajikan dengan nasi tahu yang dihidangkan di atas daun jati. Nasi putih dibubuhi tahu dengan bumbu kacang, kecambah dan sayur labu serta peyek kacang. Sajian yang campurannya unik memang. Rasanya yang khas sajian tradisional dan kuno ini membuat banyak orang ketagihan. Kalau orang Jawa bilang rasanya sedep karena bahan rempah-rempah tradisionalnya.  Rasanya saya pagi itu pengen nambah seporsi lagi. Tapi ternyata baru jam 9 pagi satenya sudah habis🙂.

Sajian sarapan kuliner khas kota Rembang, Sate srepeh nasi tahu Bu Slamet.

Sajian sarapan kuliner khas kota Rembang, Sate srepeh nasi tahu Bu Slamet.

Tinggalkan komentar

Filed under Keliling Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s