Rembang-Lasem-Purwodadi Roadtrip #2 : Dari pantai Dampo Awang ke Museum Kartini

Mendung di pantai dampo awang

Mendung di pantai dampo awang

Mendung menyelimuti kota Rembang pagi itu ketika saya dan host saya selesai sarapan di sate srepeh nasi tahu. Meskipun demikian host saya, Maulin tetap semangat untuk mengajak saya jalan-jalan muter-muter kota Rembang. Sambil menunggu travelmate saya Emi bangun tidur, Maulin membawa saya ke sebuah obyek wisata paling ngehits di kota Rembang. Tempat ini ngehits karena menjadi taman hiburan keluarga masyarakat kota Rembang. Namanya pantai Dampo Awang. Dahulu nama pantai ini adalah pantai Kartini Rembang, tetapi untuk membedakan dengan pantai Kartini yang ada di Jepara, pemerintah setempat mengubah namanya. Pantai yang berada tidak jauh dari alun-alun kota ini menawarkan banyak atraksi permainan dari mulai berperahu muter-muter pesisir pantai sampai aneka wahana permainan seperti kemidi putar dan mobil-mobilan. Tetapi yang menjadi tujuan utama kami ke pantai ini adalah sebuah jangkar raksasa yang konon merupakan peninggalan dari sebuah kapal armada Cheng Ho. Nah jangkar inilah yang bernama dampo awang. Panjang jangkar ini sampai 4,5 meter lebih. Kebayang ga dahulu jaman segitu kapalnya segedhe apa? Diperlukan orang-orang yang benar-benar kuat untuk mengangkat jangkar ini. Jangkar dampo awang ini baru ditemukan oleh nelayan setempat baru pada tahun 2011 tidak jauh dari pantai.  Konon katanya Cheng Ho pernah mendarat di kawasan ini. Ada dua cerita yang beredar yaitu Ia menantang sunan Bonang untuk mengadu ilmu atau ia datang untuk misi persahabatan. Hayo mau percaya yang mana? Kalau saya sih dengan adanya komunitas Tiong Hoa yang bertempat tinggal di Rembang apalagi di Lasem, saya percaya ia dahulu membawa misi persahabatan. By the way anyway busway, pagi di pantai dampo awang juga asyik dihabiskan di gazebo-gazebo untuk memandang lautan dan perahu-perahu nelayan yang hilir mudik mencari ikan.

jangkar raksasa dampo awang

jangkar raksasa dampo awang

jeti dan gazebo-gazebo di pantai dampo awang

jeti dan gazebo-gazebo di pantai dampo awang

Hanya sekilo dari pantai ini, Maulin mengajak saya ke sebuah museum yang dahulu merupakan tempat tinggal pahlawan nasional kita tercinta Raden Ajeng Kartini.Oya tidak jauh dari museum ini juga terdapat dinas kebudayaan dan pariwisata Rembang. Karena pas weekday, saya mampir sebentar untuk mendapatkan brosur-brosur wisata kabupaten Rembang. RA Kartini, Siapa tak kenal beliau? Dari banyak pahlawan yang lain di Indonesia, hanya beliau yang mempunyai satu hari dalam setahun yang dirayakan oleh seluruh penduduk Indonesia. Sebuah hari yang diidentikan sebagai kebangkitan kaum perempuan di Indonesia. Museum bergaya bangunan jawa kuno ini berada di komplek rumah dinas Bupati Rembang. Sejarah perjuangan ibu kita Kartini telah dibukukan oleh banyak sejarawan di Indonesia bahkan di Belanda karena pada zaman itu ia melakukan korespondensi dengan teman-temanya di Belanda melaui surat. Surat-surat inilah yang kemudian menjadi satu judul yang bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Ibu Kartini memang seseorang yang sudah berpengetahuan luas dan open minded di jaman itu. Di komplek rumah dinas bupati ini juga ia dahulu mengajarkan banyak ilmu dari menulis, membaca dan how to behave untuk para wanita. Koleksi museum ini tidak hanya benda-benda atau barang-barang yang dulu Ia gunakan sehari-hari tetapi juga foto-foto beliau dengan saudara, keluarga dan teman-temanya. Di sebuah ruangan juga terdapat koleksi-koleksi kutipan-kutipan tulisan beliau yang menginspirasi. Sebuah museum yang sebaiknya dikunjungi para wanita Indonesia🙂 , setidaknya ini membuat kita bersyukur. Saya merasa sangat bersyukur karena saya lahir di zaman ini, ketika para wanita bebas menentukan pilihan hidupnya untuk bersekolah dan bekerja. Coba saya lahir di jaman itu? Apa saya akan seberani beliau untuk memperoleh pendidikan yang layak?

Foto utama Ibu Kita Kartini

Foto utama Ibu Kita Kartini

Ibu Kartini dan saudara-saudara perempuannya

Ibu Kartini dan saudara-saudara perempuannya

Foto keluarga RA Kartini

Foto keluarga RA Kartini

Salah satu ruangan di dalam museum dengan perabot yang dulu Ia gunakan

Salah satu ruangan di dalam museum dengan perabot yang dulu Ia gunakan

Salah satu quote Ibu Kartini

Salah satu quote Ibu Kartini

Koleksi museum berupa tulisan tangan RA Kartini

Koleksi museum berupa tulisan tangan RA Kartini

Tinggalkan komentar

Filed under Keliling Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s