Rembang-Lasem-Purwodadi Roadtrip #6 : I’m the frog eater, makan swieke langsung di kota Purwodadi

swieke purwodadi sejak tahun 1901

swieke purwodadi sejak tahun 1901

Setelah 1,5 jam naik motor dari bledhug kuwu, mampirlah saya dan Emi ke kota purwodadi. Kota yang tersohor karena kuliner swieke yang terbuat dari daging kodok hijau. Karena kebetulan pas makan siang kami memutuskan mampir ke restoran swieke yang paling enak dan terkenal di sana. Ada banyak restoran swieke dan kami belum tahu mana yang paling enak. Kami lalu bertanya kepada penduduk setempat. Mereka mengarahkan kami ke restoran Ping di jalan kol Sugiono. Yang saya baca dari wikipedia swieke diambil dari bahasa Hokkian dari kata sui yang berarti air dan kee yang artinya ayam. Jadi mereka menyebut kodok seperti ayam dari air. Ketika kami sampai di restoran Ping, pengunjung restoran ini banyak sekali. Bahkan ada banyak kendaraan berplat luar purwodadi mampir ke sini. Ternyata banyak juga ya yang doyan makan kodok. Menu di restoran yang berdiri sejak 1901 ini tidak hanya swikee tetapi ada juga pepes kodok, pepes telur kodok, kodok goreng tepung, dan rambak kulit kodok.

semangkok swieke purwodadi restoran Ping

semangkok swieke purwodadi restoran Ping

Kami kemudian memesan satu porsi swieke kuah dan satu porsi kodok goreng tepung. Swieke kuah adalah perpaduan bumbu bawang putih, tauco, garam, jahe dan lada. Dengan sedikit rasa arak beras. Ketika dihidangkan kuahnya ditaburi banyak bawang putih goreng dan selederi. Karena saya penggemar berat tauco dan bawang putih. Saya menghabiskan satu mangkok swikee tanpa tersisa kuahnya. Menurut saya makanan otentik ini sungguh terasa “sedep” dengan bumbu tradisionalnya. Kaki kodok yang disajikan tanpa kulit di kuah swieke rasanya seperti antara ayam dan ikan. Seperti ayam tetapi lebih juicy. Cara memakan swikee kuah ini seperti soto, disajikan dengan nasi dan tambahan kecap dan sambal. Kodok goreng tepung di restoran ini rasanya juga enak disajikan dengan saos sambal. Seperti ayam KF* tetapi lebih juicy juga. Waktu itu harga satu porsi swieke adalah Rp 15.000 dan kodok goreng tepung Rp 20.000. Selain berbahan daging kodok ada beberapa restoran dan warung makan kuah swikee di purwodadi berbahan ayam. Jadi kalau takut makan kodok bisa memilih makan swieke ayam.

Tinggalkan komentar

Filed under Keliling Indonesia, Travel Food and Fruit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s