Trip to Telaga Ngebel dan Sumber Air Panas Ngebel

Telaga Ngebel, telaga luas dengan latar belakang perbukitan

Telaga Ngebel, telaga luas dengan latar belakang perbukitan

Sudah dua minggu ini saya ditugaskan di kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dan sudah dua minggu ini saya dan teman-teman saya bekerja keras tanpa libur. Kami memang sengaja belum mengambil jatah libur karena bingung mau ke mana. Kami tidak ingin jatah libur kami sia-sia hanya untuk ke supermarket dan toko baju setempat🙂 . Boros euy! Akhirnya kami memutuskan untuk berlibur ke tempat wisata alam paling populer di kabupaten Ponorogo yaitu telaga Ngebel. Dari Sampung, basecamp penelitian kami jarak ke telaga Ngebel adalah sekitar 45 km. Dari kota Ponorogo jaraknya sekitar 30 km. Kami menggunakan kendaraan roda dua bersama-sama. Karena belum ada satu orangpun dari kami bertujuh yang pernah ke sana, andalan kami tentu saja petunjuk arah GPS dari smartphone.

Enchanting green view of Telaga Ngebel

Enchanting green view of Telaga Ngebel

Setelah kurang lebih dua jam di perjalanan, karena kami agak selow, sampailah kami di Telaga Ngebel yang berada di kaki gunung Wilis ini. Kami membayar karcis Rp 4000 per orang dan Rp 2000 untuk parkir motor. Telaga ini berada di ketinggian 734 meter di atas permukaan laut. Oleh karena itu udara di sini sangat terasa sejuk, apalagi karena banyaknya pepohonan hijau yang masih sangat terjaga. Saya sangat suka dengan suasana hijau di sini🙂. Pohon-pohon besar yang usianya ratusan tahun juga dapat dijumpai di beberapa sudut pinggiran telaga. Sepertinya kalau malam hari bakalan dingin nih di sini. Kalau ada spot kempingnya sepertinya bakalan seru. Telaga Ngebel terletak di kecamatan Ngebel. Luas telaga ini ternyata lumayan yaitu 150 hektar dengan kedalaman sampai 30 meter. Dalem banget! mungkin karena itu air telaganya terlihat hijau gelap. Konon terbentuknya telaga ini tidak lepas dari sebuah legenda ular naga bernama baru klinthing yang merupakan samaran dari seorang patih. Ular tersebut ditangkap penduduk dan kemudian menjelma menjadi anak kecil yang bisa mencabut lidi sakti. Ketika mencabut lidi sakti, air menyembur dari dalam tanah dan membentuk telaga ini. Oleh karena itu tempat ini dinamakan Ngebel yang berarti menyembur. Tempat-tempat indah di Indonesia memang selalu kaya akan latar belakang legenda. Mungkin inilah yang membuat tempat-tempat indah ini menjadi semakin hidup dengan pariwisatanya.

A nice place for dating? *wink

A nice place for dating? *wink

Ada banyak permainan air yang ditawarkan untuk para wisatawan. Ada aktifitas berberahu motor mengelilingi telaga dan ada pula sepeda air berbentuk bebek dan becak. Saya dan seorang teman kemudian mencoba sepeda air berbentuk bebek untuk mengenang masa kecil kami yang sebenernya sudah bahagia😛. Sewanya cukup murah yaitu Rp 10.000 per setengah jam. Untuk bermain bebek air pengunjung dibekali life vest jadi tidak perlu takut tenggelam kalau ada apa-apa. Perahu-perahu motornyapun sudah dilengkapi life vest. Arena bermain sepeda dan bebek air ini dibatasi dengan tali. Hanya boleh beberapa meter dari tepian telaga. Di sepinggir telaga banyak penjual yang menjajakan makanan kecil dengan harga terjangkau dan menyediakan bangku mengarah ke telaga. Hmm salah satu alternatif tempat ngedate yang murah😛. Di beberapa tempat di pinggir telaga ini juga banyak orang-orang yang memancing. Telaga ini merupakan habitat bagi ikan nila, wader dan mujair. Konon pemancing bisa mendapatkan ikan nila yang sangat besar di sini. Penduduk di sekitar telaga juga memanfaatkan beberapa bagianya untuk beternak ikan dalam karamba. Karena sudah jam makan siang kami kemudian menyambangi sebuah warung yang meneyediakan menu ikan nila bakar yang ikannya langsung diambil dari karamba telaga.

Main sepeda bebek air di Telaga Ngebel

Main sepeda bebek air di Telaga Ngebel

Supaya aman, kenakanlah life vest :) dan jangan lupa narsis :D

Supaya aman, kenakanlah life vest🙂 dan jangan lupa narsis😀

Perahu wisata yang menjelajahi Telaga Ngebel

Perahu wisata yang menjelajahi Telaga Ngebel

Menu makan siang ala Ngebel

Menu makan siang ala Ngebel

Sebagai bonus jalan-jalan hari itu kami juga menyambangi obyek wisata air tiga rasa dan sumber air panas yang terletak 3 km dari telaga ngebel. Kedua tempat ini berada di desa Wagir Lor, kecamatan Ngebel. Obyek wisata sumber air panas sungai padosan siang itu ramai didatangi oleh wisatawan, terutama mereka yang ingin mencari pengobatan alternatif. Konon katanya sumber air panas ini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Uniknya sungai padosan ini berada di antara terasiring sawah-sawah. Kami kemudian sekedar duduk di pinggiran batu-batu besar sambil mencelupkan kaki-kaki kami di hangatnya mata air, kami berharap pegal-pegal di kaki kami segera sembuh😀 .  Dari tempat terakhir ini kami mengambil jalan alternatif lain untuk pulang ke base camp melewati kota Ponorogo. Ternyata pemandangan alam di lereng gunung Wilis ini sangat indah dan masih alami. Puas sekali rasanya ngetrip kami hari itu.

Sumber air panas di Ngebel

Sumber air panas di Ngebel

Ritual merendam kaki bersama-sama

Ritual merendam kaki bersama-sama

Telaga Ngebel di google map :

4 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

4 responses to “Trip to Telaga Ngebel dan Sumber Air Panas Ngebel

  1. wah ponorogo emang keceh kakak….

  2. membaca,kisah pelesiran yg mbak lakukan…nampak hidup terasa begitu indah…sebuah cara sederhana untuk,bagaimana menikmati kehidupan dengan nyaman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s