Sate Lilit Ikan, Kuliner Khas Kota Tanjung Lombok Utara

Seporsi sate lilit ikan nan lezat khas Tanjung, Lombok Utara

Seporsi sate lilit ikan nan lezat khas Tanjung, Lombok Utara

Ada apa di kota Tanjung, ibukota kabupaten Lombok Utara di malam hari? Jawabannya adalah ada banyak pedagang sate lilit ikan di sepanjang jalan utama kota itu. Kota Tanjung terletak 43 km arah utara kota Mataram. Kota ini terletak di pinggir laut, jadi makanan berbahan ikan dan sea food mudah didapatkan di sini. Setiap kali melihat kuliner tradisional daerah tertentu , tentu saja saya ingin mencobanya. Mumpung saya sedang tinggal di kota Tanjung, saya tidak mungkin melewatkan kesempatan mencicipi sate lilit ikan ini. Sebenernya sih, sate lilit ini bisa ditemukan di beberapa tempat di pulau Lombok dan Bali. Tetapi di Tanjung yang jualan sampai berjejer-jejer dan rasanya agak berbeda dengan sate lilit di daerah lain. Sate lilit ikan khas tanjung terbuat dari ikan tongkol atau cakalang. Ikan ini diambil dagingnya saja dan diolah dengan bumbu tertentu yang rasanya agak pedas. Sate ini dililitkan di tusuk bambu kemudian dibakar di atas arang. Sate lilit ikan ini disajikan dengan ketupat atau lontong dan juga disajikan dengan plecing kangkung yang dibubuhi parutan kelapa.

Sate lilit ikan yang nantinya disajikan dengan ketupat dan plecing kangkung pedas

Sate lilit ikan yang nantinya disajikan dengan ketupat dan plecing kangkung pedas

Sate lilit dibakar di atas tungku arang

Sate lilit dibakar di atas tungku arang

Saya menyambangi salah satu pedagang sate lilit ikan yang terlihat banyak pembelinya. Biasanya sih kalau makin antri satenya terbukti enak. Satu tusuk satenya Rp 1000 saja.Satu porsi dengan ketupat dan plecing harganya Rp 10.000 sampai Rp 15.000, tergantung berapa jumlah satenya. Melihat sate ini dibakar di atas arang saja saya sudah ngiler abis! Saya memesan satu porsi kecil Rp 10.000 dan dibungkus dengan daun pisang serta dibawa pulang. Sampai basecamp saya memakanya dengan lahap. Ternyata enak banget! Daging ikannya begitu lembut dan begitu berbumbu. Rasanya memang agak-agak pedas karena dagingnya sudah dibumbui cabai sebelumnya. Plecing kangkung yang menjadi side dishnya juga enak banget dan pedas! Makanan lombok memang sih kebanyakan selalu pedas, sesuai dengan nama pulau ini😀 . Selain malam hari di sepanjang jalan utama kota Tanjung, ternyata sate ini juga dijual di pasar-pasar tradisional sekitar kota Tanjung di pagi hari. Biasanya harganya menjadi Rp 500 per tusuk karena kebanyakan merupakan sisa pedagang yang berjualan malam hari. Meskipun begitu satenya tetep enak-enak saja😀 . Kuliner di pulau Lombok tak hanya plecing kangkung saja, sate lilit ikan seperti ini juga patut dicoba🙂 .

Mau beli sate lilit berapa tusuk?

Mau beli sate lilit berapa tusuk?

3 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

3 responses to “Sate Lilit Ikan, Kuliner Khas Kota Tanjung Lombok Utara

  1. Masita

    Aduh pengennya ksana..

  2. Masita

    Aduh pengenny ksana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s