Hampir dideportasi dari Singapura karena one way ticket

Pernah ga ngerasain dalam sehari paspor baru jadi, beli tiket go show dan langsung terbang? Saya pernah dan rasanya bikin jantungan. Gara-garanya waktu itu paspor saya expired dan saya tiba-tiba dapat ajakan dari pacar tercinta untuk traveling bareng ke Filipina. Akhirnya saya terpaksa menggunakan jasa salah satu agen perjalanan terpercaya untuk membantu pembuatan paspor baru selama 3 hari. Begitu jadi ,sore harinya saya langsung mengambil paspor tersebut dengan backpack gedhe, dan membeli tiket go show last minute di bandara adisucipto. Beberapa hari sebelumnya saya sudah riset tentang rute Yogyakarta – Singapura – Manila dari maskapai tiger air. Untung saja seatnya masih tersedia. Tiketnya mahal banget, sekitar Rp 2,5 juta one way😦 . Begitu dapat tiket saya langsung cek in. Bener-bener rushing deh.

Sampai di Singapura ternyata low cost airline seperti tiger air sudah menyediakan fasilitas transfer bagasi secara otomatis. Saya hanya tinggal datang ke konter transfer tiger air tidak perlu ambil bagasi dan melewati imigrasi. Ternyata petugas di konter transfer ini tidak cuma mentransfer bagasi saya tetapi juga menanyakan tiket balik saya dari Filipina ke Indonesia. Buset!! saya kan ga punya, tiket pergi aja saya baru beli sebelum terbang. Saya berargumen bahwa tidak perlu tiket balik dari Filipina ke Indonesia karena teman saya di Filipina sudah menanyakan hal tersebut ke imigrasi di sana. Yang penting keluar dari Filipina sebelum 30 hari. Lagian masa iya sih saya keliatan kayak imigran gelap yang bakal tinggal di Filipina ga balik-balik?
Ibu-ibu di konter tiger air tersebut tetap kekeuh dan mengancam akan memulangkan saya ke Indonesia jika saya tidak punya tiket balik. Ih saya kan mau ke Filipina, bukan ke Singapura. Saya jadi teringat dengan teman saya yang hanya punya one way ticket ketika masuk ke Thailand dan baik-baik saja tidak ditanya macem-macem oleh petugas imigrasi di sana. Beda negara beda aturan memang. Singapura memang salah satu yang terketat soal beginian walaupun kita cuma transit di sana. Waktu transit saya 4 jam, jadi lumayan lama untuk bisa beli tiket balik. Waktu itu saya belum punya kartu kredit dan konter pembelian tiket sudah tutup di bandara Changi karena sudah larut malam. Saya cuma punya uang cash dan kartu debit saja di tangan. Untung jaringan internet di Changi lancar jaya, saya hanya tinggal mengirim pesan ke pacar saya dan meminta dia membuking tiket pulang. Saya kemudian menunjukkan e-ticket saya ke petugas transfer. Ia kemudian bilang kalau dari Singapura mau ke mana saja harus ada tiket baliknya. Ok deh, kalau ga karena tiket go show saya pasti udah beli tiket balik juga. So buat temen-temen traveler yang transit lewat Singapura, ke negara manapun kalian, siapkanlah tiket balik anda daripada diancam dideportasi😛

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s