Jurnal Filipina #9 : Mata Air hopping di Casiguran dan Irosin dengan tricycle

Petualangan kami di kota Sorsogon pun berlanjut. Hari ke dua, Vena dan Peter telah menyusun itenerary dengan menyewa sebuah tricycle untuk kami berempat. Iya berempat! dan berlima dengan pengemudinya. Awalnya saya agak-agak pesimis bakalan ga muat. Ternyata pas dimuat-muatin, muat juga😀. Dua orang duduk di samping dan dua orang lagi duduk dibelakang sopir. Kendaraan utama yang digunakan oleh tricycle ini adalah motor laki-laki tahun 2000an. Jadi joknya lumayan panjang. Tricycle ini kami sewa seharian dengan tarif 1000 peso atau Rp 300.000 sudah dengan bensin. Pas berangkat saya dan pacar saya mendapat giliran duduk di samping duluan, sedangkan Vena dan Peter duduk cenglu dengan pak sopir. Seperti halnya tricycle yang kami pakai kemarin untuk ke pasar, tricycle ini juga menyematkan simbol religi berupa kalung salib yang digantung di atas dasbor. Kata supirnya ini untuk keselamatan selama di jalan dan untuk mendatangkan rejeki.

Saya, Vena, pak sopir dan tricycle sewaan kami

Saya, Vena, pak sopir dan tricycle sewaan kami

Vena dan Peter akan mengajak kami ke mata air tujuan wisata masyarakat setempat yang letaknya di luar kota. Kami berangkat pagi jam 9. Sepanjang jalan kami disuguhi pemandangan sawah, kebun dan pegunungan yang indah membuat mata saya seakan dimanja. Pemandangan lain yang membuat saya amazed adalah banyaknya tricycle yang lalu lalang di jalan membawa orang lebih dari empat!! Ada penumpang yang sampai berdiri di belakang motor, bahkan beberapa orang terutama anak-anak duduk di atas atap tricycle. Haduh, gimana itu kalau tricylcenya oleng dan jatuh? Saya tidak berani membayangkan deh. Tricycle di sini juga jalannya lumayan ngebut. Kata Vena, hal tersebut sudah biasa di Filipina. Tujuan pertama kami jalannya masuk-masuk pedesaan. Ketika melintasi jalan desa tersebut tricycle kami sempat oleng. Ternyata Vena baru sadar kalau si supirnya mabuk! Deg! Saya cuma bisa berdoa supaya kami selamat sampai tujuan kembali ke Sorsogon.
Tricycle yang lalu lalang di jalan dan kelebihan penumpang serta muatan

Tricycle yang lalu lalang di jalan dan kelebihan penumpang serta muatan

40 menit kemudian tibalah kami ke tujuan wisata pertama. Tempat ini namanya serem. Orok cold spring yang terletak di kota Casiguran yang berjarak kurang lebih 25 km dari kota Sorsogon. Orok cold spring adalah sebuah mata air dingin pegunungan yang dibendung seperti kolam renang, tetapi dasarnya adalah bebatuan alami. Karena saat itu sedang liburan sekolah, pengunjungnya banyak banget! Meskipun demikian tidak menyurutkan niat kami untuk cibang-cibung, berenang bareng sampai foto-foto underwater bareng. Walaupun ada banyak orang nyebur ke dalam cold spring, mata airnya tidak terus menjadi keruh. Tetap bening, biru menggiurkan untuk diceburi. Menurut saya sih mata air ini airnya dingin banget seperti air es, tetapi kalau sudah berendam lama rasanya tidak terlalu dingin lagi.
orok cold spring di casiguran

orok cold spring di casiguran

Foto dulu di atas beningnya air

Foto dulu di atas beningnya air

Seperti halnya tempat wisata pegunungan yang ada di Indonesia, di tempat ini juga banyak warung makan lokal murah meriah. Yang menarik adalah di dalam warung-warung lokal dari bambu ini , mereka menyediakan mesin karaoke yang bisa kita sewa seperti mesin ding dong dengan memasukkan uang receh. Kami berempat bolak-balik nyebur ke air lalu karaoke lalu nyebur lagi. Saking beningnya air di sini kami sampai berkali-kali mengambil foto dan selfie underwater😀.

sungai alami di orok cold spring

sungai alami di orok cold spring

Karaoke sebentar di warung

Karaoke sebentar di warung

My underwater shot at orok cold spring

My underwater shot at orok cold spring

Tujuan kami selanjutnya adalah kebalikan dari Orok cold spring. Jaraknya 30 menit bertricycle ria dari Orok cold spring. Vena dan Peter selain ingin menunjukkan mata air yang fresh , mereka ingin menunjukkan tempat yang mata airnya panas. Tempat ini berada di daerah Irosin, 43 km dari kota Sorsogon. Walaupun lumayan jauh, pak sopir tricycle kami sangat bersemangat untuk mengantarkan kami ke sana. Mungkin karena ia sudah minum segelas brandy *eh. Papan nama hot spring ini bertuliskan mateo hot spring. Sama halnya dengan Orok cold spring, tempat ini juga ramai pengunjung. Kami kemudian menceburkan diri ke kolam air hangat setelah makan siang di warung setempat. Rasanya nyaman dan relaxing sekali. Air hangat suam suam kuku ini dipercaya oleh masyarakat setempat, berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit terutama penyakit kulit. Di Mateo hot spring ini terdapat dua kolam yang berdampingan. Suhunya sama, tetapi kedalaman kolamnya berbeda. Kolam utamanya diperuntukkan untuk orang dewasa karena dalamnya sampai 1,3 meter dan kolam yang satunya berkedalaman 1 meter untuk anak-anak. Berendam di kolam ini rasanya benar-benar menghilangkan pegel-pegel yang saya derita beberapa hari ini😀. Rasanya saya tidak mau keluar kolam karena saya merasa terlalu nyaman di sini. Seingat saya, ini pertama kalinya saya bisa berendam di air panas di kolam yang luas. Ada tempat seperti ini tidak ya di sekitaran Jawa?

Mateo hot spring di Irosin

Mateo hot spring di Irosin

Menjelang sore hari kami kembali pulang ke kota Sorsogon. Ternyata berboncengan tiga dengan pak pengemudi tricycle lumayan bikin capek juga. Kenapa? karena saya tidak dapat sandaran kaki. Sandaran kakinya cuma satu dan kaki saya harus bertahan selama satu jam lebih😦. Walaupun begitu saya puas sekali dengan perjalanan hari itu. Kami sangat berterimakasih kepada host kami Vena dan Peter yang telah menunjukkan tempat-tempat piknik lokal banget ala penduduk asli. Kalau tidak bareng mereka its almost impossible to find a place that very local like these🙂

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s