Jurnal Filipina #10 : Piknik ke Juac Island dan Calintaan Island

One fine day di negeri tetangga Filipina. Hari ke tiga di kota Sorsogon. Saya dan pacar saya diajak piknik oleh Peter dan saudara-saudaranya. Kami akan piknik ramai-ramai ke Pantai. Sebenarnya kota Sorsogon sendiri letaknya di pinggir laut, tetapi pantainya kotor dan tidak terlalu bagus. Untuk mereka sendiri ini bukan pantai. Mereka akan menunjukkan kepada kami pantai yang sesungguhnya di Filipina.  Secantik apakah pantai mereka? Saya penasaran banget! Pagi-pagi jam 7 kami sudah berkumpul di terminal jeepney kota Sorsogon. Salah seorang bibinya Peter melakukan tawar-menawar dengan beberapa supir jeepney jurusan kota Matnog. Setelah harga disepakati kami berangkat. Bibi-bibi dan sepupu-sepupunya Peter membawa banyak barang bawaan. Ternyata mereka telah menyiapkan berbagai macam makanan untuk makan siang di pantai.

Kota Matnog adalah sebuah kota kecil yang letaknya 62 km dari kota Sorsogon. Kami menempuh waktu perjalanan sekitar 1,5 jam sampai di Matnog. Saya pikir pantainya ada di kota ini. Ternyata kami masih melanjutkan perjalanan lagi dengan perahu. Bibinya Peter kemudian menyewa satu perahu nelayan untuk kami muter-muter di lautan. Kami akan menuju ke dua pulau yang ada di lepas pantai Matnog.
Lepas pantai Matnog, rumah penduduk terlihat berjejeran di bawah bukit hijau

Lepas pantai Matnog, rumah penduduk terlihat berjejeran di bawah bukit hijau

Saya, Vena, peter dan saudara-saudara Peter di dalam perahu sewaan kami

Saya, Vena, Peter dan saudara-saudara Peter di dalam perahu sewaan kami

Pemandangan dalam perjalanan ke Juac Island

Pemandangan dalam perjalanan ke Juac Island

Pulau pertama destinasi kami adalah Juac island. Hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit untuk menuju ke pulau ini dari kampung nelayan di Matnog. Di pulau ini terdapat sebuah laguna luas yang di tengahnya terdapat tempat penangkaran ikan. Untuk masuk ke penangkaran ikan ini pengunjung dikenakan tarif 30 peso atau Rp 9000. Dari perahu kami turun di sebuah rumah terapung. Air laut di sini sangat biru dan bening! Ikan-ikan besar-dan kecil berenang-renang silih berganti. Jika ingin memberi makan ikan-ikan ini, pengunjung bisa membelinya di sini. Ikan-ikan akan berkerumun dan berloncatan ketika pengunjung melempar makanan ke air. Untuk menuju ke bagian tengah rumah terapung ini disediakan rakit yang terbuat dari bambu dan drum plastik. Penangkaran ikan ini mempunyai beberapa koleksi ikan dari ikan hias kecil-kecil sampai yang besar. Saya paling suka melihat bintang laut berwarna ungu dan ikan buntal di tempat ini. Di sisi lain pulau ini sambil berperahu kami dapat menikmati keindahan bawah laut Juac island. Airnya yang jernih membuat kami bisa melihat aneka karang-karang laut di dalamnya. Amazing deh!! Sepertinya Filipina bakal jadi saingan berat Indonesia dalah hal ini. Silahkan menikmati jepretan amatir saya di Juac Island, di bawah ini :
Ikan-ikan berenang di dalam laguna penangkaran JuacIsland

Ikan-ikan berenang di dalam laguna penangkaran Juac Island

Rakit yang digunakan untuk menyeberang ke rumah apung di Juac Island

Rakit yang digunakan untuk menyeberang ke rumah apung di Juac Island

Saya siap memberi makan ikan-ikan!!

Saya siap memberi makan ikan-ikan!!

Terumbu karang dan ikan-ikan di Juac Island

Terumbu karang, rumput laut dan ikan-ikan di Juac Island

Bintang laut ungu!

Bintang laut ungu!

Pemandangan yang sangat indah di Juac Island

Pemandangan yang sangat indah di Juac Island

Inviting for snorkeling at Juac Island

Inviting for snorkeling at Juac Island

Masih di laguna Juac Island yang cantiik banget

Masih di laguna Juac Island yang cantiik banget

Dari Juac island kami berperahu lagi selama 20 menit ke pulau sebelahnya yaitu Calintaan island. Kami mendarat di Subic beach untuk mantai!! Begitu mendarat saya merasa sangat terpesona! Pantai ini cantik sekali! Salah satu pantai tercantik yang pernah saya sambangi selain pantai-pantai di pulau Lombok dan Papua. Pasir pantainya semi pink karena renik-renik laut yang berwarna merah membaur di pasir putih. Air laut di pantai ini juga berwarna biru berkilau nan cantik. Saat kami tiba, tidak banyak wisatawan di sini. Jadi berasa semi private beach. Kami kemudian menyewa satu gazebo di pantai yang harganya sekitar 300 peso atau Rp 90.000 untuk seharian. Gazebo tradisional semacam ini memang disewakan di kebanyakan tempat wisata di Filipina. Dan wisatawan lokal selalu menyewanya bersama keluarga untuk meletakkan makanan-makanan dan kebutuhan piknik mereka. Setelah makan siang dengan chicken adobo buatan bibinya Peter, kami semua turun ke pantai berenang sampai puas. Kami juga menyusuri pantai dari utara sampai ke selatan. Ternyata di bagian selatan pantai ini penuh dengan terumbu karang cantik berwarna-warni. Kami kemudian menyewa snorkle di salah satu kios pengelola pantai. Saya kebetulan juga membawa kacamata renang minus saya. Saya dan pacar saya kemudian mengeksplor tempat tersebut. Hanya kami saja yang berada di sana. Benar-benar berasa tempat snorkeling pribadi. Bagaimana pendapat anda tentang Subic Beach dari foto-foto amatir saya berikut ini?
Welcome to Calintaan Island

Welcome to Calintaan Island

Mendarat di Subic Beach

Mendarat di Subic Beach

Gazebo pantai yang kami sewa di Subic Beach

Gazebo pantai yang kami sewa di Subic Beach

Berenang dan bermain air bersama sampai puas

Berenang dan bermain air bersama sampai puas

Penduduk lokal di Calintaan Island

Penduduk lokal di Calintaan Island

Pasir semi pink di Subic Beach

Pasir semi pink di Subic Beach

One of the best beach that I've visited

One of the best beach that I’ve visited

Selanjutnya sebelum meninggalkan subic beach kami berperahu mengelilingi separuh Calintaan Island. Tepian Calintaan island memiliki kontur yang unik, yaitu bebatuan karst yang membentuk gua-gua kecil di sepinggir laut. Pemandu perahu kami kemudian merapatkan perahu di dekat sebuah gua pinggir laut. Untuk menuju ke gua tersebut harus berenang dahulu. Karena satu perahu yang mahir berenang hanya pacar saya dan si pemandu, maka hanya mereka berdua yang turun. Air laut di tepian gua-gua ini terlihat biru berkilauan. Pemandangan yang kontras dengan abu-abu bebatuan karst, namun menurut saya sangat menarik. Seperti hari-hari sebelumnya di Sorsogon, hari itu saya senang sekali sudah diajak ke pulau dan pantai yang lokal banget dan jarang pengunjungnya.Terimakasih Peter, Vena dan keluarga di Sorsogon. Semoga saja saya satu-satunya orang Indonesia yang pernah mengijakkan kaki di ke dua pulau ini😛. Eh gak dink!😛
Gua-gua pinggir laut Calintaan Island

Gua-gua pinggir laut Calintaan Island

Birunya air laut berpadu dengan bebatuan karst di Calintaan Island

Birunya air laut berpadu dengan bebatuan karst di Calintaan Island

Pacar saya sehabis menelusuri gua di pinggir laut

Pacar saya sehabis menelusuri gua di pinggir laut

Gua-gua lain di pinggir laut Calintaan Island

Gua-gua lain di pinggir laut Calintaan Island

Juac Island dan Calintaan Island di Google Map :

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s