Jurnal Filipina #11 : Sehari di Legazpi

Legazpi city adalah sebuah kota di pulau Luzon yang letaknya 475 km dari kota Manila. Dari Sorsogon kota ini letaknya hanya sekitar 60 km. Karena dekat, Vena dan Peter, host saya selama di Filipina mengajak kami untuk menginap semalam di kota ini sebelum balik ke Manila.Kami berangkat pagi jam 9 dari kota Sorsogon. Begitu sampai di perbatasan kota Legazpi , kami turun dari minibus dan berganti ke jeepney. Mereka ingin menunjukkan kepada kami salah satu gunung teraktif di Filipina yaitu Mayon Volcano. Saking aktifnya gunung ini, bentuknya terlihat seperti kerucut sempurna dari berbagai sisi.

Cagsawa ruins dengan menara gereja tua yang masih tersisa

Cagsawa ruins dengan menara gereja tua yang masih tersisa

Another view of Cagsawa ruin

Another view of Cagsawa ruin

Salah satu view point untuk memandangi Mayon Volcano adalah Cagsawa Ruin yang ada di luar kota Legazpi. Di komplek Cagsawa Ruin yang dulunya adalah sebuah kota kecil ini terdapat sebuah gereja tua yang dibangun pada tahun 1724. Gereja dan kota kecil Cagsawa hancur karena erupsi gunung Mayon pada tahun 1814. Ribuan orang meninggal dunia pada masa itu. Para penduduk di sekitar gunung Mayon saat ini bermukim agak jauh dari gunung tersebut.  Untuk mengenang kejadian tersebut pemerintah Filipina membuat taman di reruntuhan gereja dan menjadikannya sebagai tempat wisata sampai sekarang. Tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri dan mancanegara. Selain taman, di tempat ini juga ada pasar seni dan kerajinan khas Bicol. Bicol adalah nama propinsi tempat kota Legazpi dan kota Sorsogon berada. Bicol terkenal dengan cabe dan masakannya yang pedas. Bahkan di pasar kerajinan ini ada sebuah stand minuman yang menjual milk shake rasa cabe. Kami kemudian mencobanya. Rasanya memang tidak benar-benar pedas sih, hanya seperti ada sensasi rasa cabe saja. Selama kami muter-muter area Cagsawa ruin, gunung Mayon selalu tertutup awan. Jadi kami belum diberi kesempatan melihat kerucutnya yang sempurna siang itu.

Menunggu awan beralih dari puncak Mayon volcano

Menunggu awan beralih dari puncak Mayon volcano

Sebuah altar di Cagsawa ruin untuk mendoakan para korban gunung meletus

Sebuah altar di Cagsawa ruin untuk mendoakan para korban gunung meletus

Pasar seni dan kerajinan di komplek Cagsawa ruin

Pasar seni dan kerajinan di komplek Cagsawa ruin

Milkshake rasa cabe ala Bicol

Milkshake rasa cabe ala Bicol

Tidak jauh dari Cagsawa ruin , terdapat arena ATV Bicol adventure. Sore itu pacar saya ngebet pengen banget mencoba ATV ride di area off road yang bernama Cagsawa trail. Dan ini pertama kalinya saya dan pacar saya naik ATV. Harga paket tur dan sewa ATV di tempat ini bermacam-macam. Tergantung besar kecilnya kendaraan. Kami menyewa 2 ATV yang masing-masing muat untuk dua orang. Harga sewanya 1400 peso per kendaraan atau Rp 420.000 sekaligus dengan tour guidenya. Lumayan mahal sih segitu, tetapi worth it lah dengan treknya yang benar-benar off road alami di sebuah sungai yang penuh dengan bekas lahar dingin gunung Mayon. Durasi tour ATV ini adalah 1 sampai 1,5 jam. Awalnya saya sempat takut karena treknya penuh batu-batu besar dan kecil dan trek naik turun sungai yang agak curam. Takut jatuh dan takut nggelundung😀. Tetapi karena sepanjang trek ini, kami juga bisa melihat pemandangan gunung Mayon dan air terjun kecil-kecil di sepanjang sungai, rasa takut saya bisa sedikit teratasi.

Off road dengan ATV di Cagsawa trail

Off road dengan ATV di Cagsawa trail

Foto dengan background Mayon Volcano yang masih tertutup awan

Foto dengan background Mayon Volcano yang masih tertutup awan

Tetap narsis saat off road :D

Tetap narsis saat off road😀

Malam harinya kami menginap di sebuah hotel murah meriah. Hanya 200 peso atau Rp 60.000 di pusat kota Legazpi. Hotel ini terletak tidak jauh dari terminal bis, sehingga kami tinggal jalan kaki untuk menuju ke sana esok hari. Malam itu kami mengakhiri trip ini dengan makan malam kuliner kota Legazpi yang berada di Embarcadero de Legazpi. Sebuah pusat jajan dan mall yang terletak di pinggir laut. Masakan aneka sea food menjadi andalan kedai-kedai ini. Saya mencoba menu cumi bakar yang sangat lezat ditemani radler dari san miguel. Maknyuss pemirsa!! Pagi harinya gunung Mayon tidak malu-malu dan mau menampakkan dirinya kepada alam semesta. Dari atap hotel tempat kami menginap pemandangan gunung kerucut ini begitu mempesona. Paalam Legazpi! Palaam Bicol!

Cumi bakar lezat ala Legazpi

Cumi bakar lezat ala Legazpi

Malam terakhir trip Sorsogon-Legazpi kami

Malam terakhir trip Sorsogon-Legazpi kami

Gunung Mayon yang berbentuk kerucut sempurna dari atap hotel kami di kota Legazpi

Gunung Mayon yang berbentuk kerucut sempurna dari atap hotel kami di kota Legazpi

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s