Review : Greenhost hotel Yogyakarta, hotel unik dengan konsep art+city farming

Lobby greenhost hotel

Lobby greenhost hotel

Ok! ini pertama kalinya saya mereview hotel. Sebelumnya saya bolak-balik tinggal di hotel tapi ga pernah saya review karena kebanyakan tinggal di hotel karena kerjaan😀 . Kalaupun karena backpacking biasanya saya tinggal di hostel yang murah meriah dan nothing special di sana. Kali ini saya berniat jika saya tinggal di hotel atau hostel unik saya akan menulis review di blog ini. Berhubung suami saya dapat potongan diskon dari hotelquickly.com , dia mencoba memanfaatkannya di Jogja. Setelah browsing akhirnya pilihan kami jatuh ke greenhost hotel di Jl prawirotaman 2 Yogyakarta. Kami cuma menginap semalam di sana, karena diskonnya cuma semalam😀 *jujur banget*.

Lemari kreatif di dalam kamar hotel kami

Lemari kreatif di dalam kamar hotel kami

Hotel ini menurut saya unik, nyeni, bergaya muda dan dengan konsep yang sangat menarik. Dari luar memang terlihat seperti hotel-hotel biasa, begitu masuk kami disambut dengan seni instalasi kreatif yang tergantung di tengah-tengah, di antara lobby dan kolam renang. Di cafe & restonya juga terdapat beberapa karya seni instalasi dan audio visual yang dipamerkan. Kamarnya terlihat simple dengan dinding dan lantai semen halus dan desain interior yang berbeda dan kreatif. Kolam renangnya berada di tengah-tengah gedung di dekat resto. Saya dan suami saya sempat berenang selama satu jam di sana. Air kolam renang terasa agak asin, karena sistem penyaringan airnya dibuat ramah lingkungan tidak menggunakan klorin. Sayangnya, menurut saya hotel ini kurang aman untuk anak-anak karena ada beberapa bagian yang terbuka. Memang sih konsepnya bukan family hotel. Konsep hotel ini lebih cocok untuk anak muda , pasangan muda , pecinta city farming, pekerja kreatif dan pekerja seni.

City farming di atas hotel greenhost

City farming di atas hotel greenhost

Ladang selada indoor

Ladang selada indoor

Nah, yang membuat saya senang berada di sini adalah deretan tanaman selada yang ditanam di pipa peralon di depan kamar-kamar. Rasanya seger banget liatnya! Saya sendiri berasa ingin metik dan ngunyah sayurannya langsung *Eh*. Tentu saja dapur hotel ini ga perlu susah payah belanja selada di pasar karena sudah bisa memetik sendiri. Di lantai teratas hotel ini juga terdapat ladang pembibitan sayur mayur dan ladang indoor yang cukup luas. Kreatif memang, ternyata bangunan seperti hotelpun bisa dimanfaatkan juga untuk bertanam sayur mayur. Kalau menurut saya, konsep city farming yang diusung hotel ini menginspirasi pengunjungnya untuk bertanam memanfaatkan space yang terbatas. Termasuk saya tentunya. Jadi pengen bertanam di future house saya nanti *Amin*.

2 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

2 responses to “Review : Greenhost hotel Yogyakarta, hotel unik dengan konsep art+city farming

  1. wah baru tahu ada hotel unik seperti ini di yogya,
    jadi ingin merasakan menginap dihotel seperti ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s