Bruges , a one day random walk and photo story

P1070670

Sebuah peta tua kota Bruges

Seorang teman yang sering traveling keliling dunia pernah bercerita kepada saya. Ia bilang selama keliling Eropa, kota yang menurutnya paling cantik adalah kota Bruges atau Brugge di Belgia. Sebuah kota yang juga terkenal sebagai Venice of the north. Sebelum ke Eropa pun, suami saya banyak cerita tentang kota ini karena ia lahir dan kuliah di sana. Walaupun ceritanya lebih soal tempat dia bolos kuliah *ups. Mendengar cerita mereka, saya penasaran sangat. Karena saya akan mengunjungi kota ini berulang kali, kunjungan pertama saya manfaatkan untuk random walk dulu di dalamnya. Kota ini jarakanya hanya sekitar 28 km dari rumah mertua saya di Maldegem. Jadi kami tinggal naik bis atau kendaraan pribadi saja dari rumah. Untuk menuju ke kota ini, traveler bisa naik kereta api dari kota Ghent, Brussel, Antwerp, Amsterdam dan Paris. Kereta api dari kota-kota tersebut akan transit dan melewati Ghent. Dari stasiun Sint Pieters di Ghent kereta ini berangkat kurang lebih setiap 20 menit sekali dengan waktu tempuh hanya sekitar 30 menit. Harga tiketnya sekitar 7 euro – 13 euro. Semua jadwal kereta ke Bruges bisa di cek di website ini. Selain kereta juga ada bus umum yang menuju ke Bruges dengan harga yang lebih murah tetapi waktu tempuh lebih lama. Menurut saya kereta lebih praktis dan cepat. Seperti halnya kota wisata lain, ada banyak pilihan hostel, hotel atau airbnb di kota ini dengan harga yang bervariasi mulai dari 19 euro per malam.

P1070506

Random walk di kota Bruges diawali dengan menyeberang sebuah jembatan kecil dengan pemandangan sungai yang bersih dan asri. I want this in my city too!

Bruges merupakan kota tua yang konon sudah ada sejak jaman romawi. Kota ini mulai berkembang dan dikenal pada abad ke 4 dan merupakan salah satu kota perdagangan utama Eropa kuno. Bruges mewarisi arsitektur bangunan yang bergaya medieval hampir di seluruh sudutnya. Pada tahun 2000 pusat kota Bruges menjadi bagian dari Unesco heritage site. Sudut-sudut kotanya memang sangat fotogenik untuk difoto atau disket dengan pensil dan kertas. Kota ini memiliki puluhan tempat yang bisa dikunjungi seperti bangunan-bangunan bersejarah, gereja, benteng, kanal dan museum yang berjumlah 34 tempat. Nah, saking banyaknya tempat yang bisa dikunjungi, ga mungkin lah sehari saja bisa mengunjungi semuanya. Bruges juga merupakan tuan rumah untuk kurang lebih 42 festival seni dan budaya setiap tahunnya. Well, I wish I could come to those festivals someday🙂. Di kota ini juga banyak terdapat hal-hal yang khas seperti makanan dan oleh-oleh. Aneka macam seni renda khas Bruges, Macam-macam bir ala Belgia, Aneka coklat Belgia, aneka permen, waffle tradisional dan sajian mussel. Mussel? pernah dengar? Mussel adalah masakan dari kerang khas Belgia yang dijual di hampir semua restoran di Bruges.
P1070511

Rumah penduduk di kota Bruges, tampak mini tetapi cozy.

Kebetulan hari itu mertua saya dengan senang hati mengantar jemput kami ke Bruges, jadi kami tidak perlu susah-susah naik bus🙂. Pertama kali saya mendarat di kota ini, bapak mertua menurunkan kami di boulevard yang katanya dinamakan sand. Suami saya bilang tempat ini disebut sand karena pada jaman dahulu kala Bruges berada di pinggir pantai. Jadi area di sebelah barat dan barat laut kota ini ada yang di bawah permukaan laut. Saya dan suami saya jalan-jalan di kota ini dari siang sampai senja hari. Untuk muter-muter kota ini ada beberapa opsi yaitu dengan kaki🙂, sepeda, tur dengan minibus bak terbuka atau menyewa kereta kuda. Kendaraan bermotor hanya bisa lewat di jalan-jalan tertentu saja untuk menjaga jalan-jalannya yang masih tersusun dari batu-batu tua. Pusat kota Bruges yang masuk dalam Unseco heritage luasanya mencapai 430 hektar. Lumayan luas ya kalau untuk jalan kaki? Tapi percaya deh, ga akan kerasa berjalan kaki jauh muter-muter kota ini karena setiap sudutnya selalu cantik, antik dan menarik. Jika ingin menyewa sepeda traveler bisa menyewanya di stasiun Bruges atau bisa booking dulu di website ini. Atau tinggal googling saja ada banyak persewaan sepeda di kota ini. Kalau males capek-capek dan punya duit sih bisa saja menyewa kereta kuda. Harganya memang mahal mulai dari 20 euro, tergantung dari durasi perjalanannya. Kereta ini tinggal distop saja di tengah jalan seperti taxi🙂. Selain perjalanan darat, traveler juga bisa menyewa perahu atau ikut rombongan perahu untuk muter-muter kanal yang ada di Bruges. Tarifnya sekitar 8 euro sampai 10 euro per orang. Sebagai kota Venice van nord, boat tripping di kota ini adalah yang paling diminati oleh para wisatawan.

Nah, daripada saya bingung menyusun kata-kata soal asyiknya random walk di kota tua ini. Lebih baik saya memajang foto-foto dari kamera saku saya saja😀. Selamat melihat🙂

P1070512

Jalan di kota Bruges yang terbuat dari susunan batu tua. Jalan-jalan di kota ini jangan hanya di jalan utama saja, coba masuk ke jalan-jalan kecilnya seperti ini ada banyak rumah-rumah mini yang cantik.

P1070525

Kereta kuda yang bisa disewa wisatawan untuk mengelilingi Bruges

P1070524

Salah satu jalan utama di Bruges yang diperbolehkan untuk kendaraan bermotor. Bangunan-bangunan dengan arsitektur medieval berjejeran dengan cantiknya.

P1070528

Aneka macam bir ala Belgia, ternyata banyak sekali jenisnyaaaa

P1070538

A little sneak peek di dalam sebuah gereja di Bruges

P1070542

Mengintip pembuatan permen ala Belgia

P1070552

Aneka souvenir yang bisa dibeli di Bruges

P1070526

Mupeng, pengen beli cokelat!

P1070577

Nampang sebentar sambil makan waffle. Eh ternyata mbak yang jual waffle orang Indonesia🙂

P1070556

Museum berlian! Dari luar terlihat sederhana ga kebayang dalamnya seperti apa. Someday I hope I can visit this museum.

P1070549

Kanal di kota Bruges yang disebut dengan groenerei dengan banyak perahu wisata

P1070583

Seorang musisi jalanan bermain harpa

P1070586

Sebuah passage kuno di Bruges, dengan dinding-dinding bangunan yang masih terbuat dari bata merah

P1070595

Belfort van Bruges, menara kuno yang dulunya dipakai untuk lelang perdagangan

P1070601

Provincial hall van Bruges

P1070603

Jejeran restoran dengan arsitektur antik vintage di pusat kota Bruges

P1070609

City hall di Bruges

P1070585

Sudut lain kanal Bruges dengan rumah-rumah yang aksesnya langsung ke kanal. Pemilik rumah-rumah tersebut biasanya punya perahu sendiri.

P1070625

Salah satu sudut kota bruges yang less touristy dengan perumahan yang cantik di pinggir kanal

P1070629

Tempat parkir boat-boat besar di kota Bruges. Kanal ini aksesnya bisa langsung ke laut.

P1070642

Jalan kecil khusus untuk pesepeda dan pejalan kaki di pinggiran city centre. Terdapat bangunan bekas menara dan benteng di sepanjang jalur ini.

P1070646

Kelinci liar yang hidup di rerumputan taman yang mengelilingi city centre. Kelinci kota pun hidup dengan damai di sana.  Coba bayangkan kalau di Indonesia? pasti sudah ditangkap.

P1070654

Angsa-angsa kota Bruges yang terkadang berenang di sepanjang kanal

P1070648

Sebuah jembatan tua di pinggir city centre

P1070666

Sudut lain kanal Bruges dengan angsa-angsanya

P1070665

Di dalam biara kuno atau yang disebut dengan The beguinage. Di tempat ini juga terdapat sebuah museum.

.

Tinggalkan komentar

24 Mei 2015 · 10:38

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s