Exploring Paris #16 : Menyusuri taman gantung Coulée verte René-Dumont

Eh? Ada taman gantung di Paris ? Ada! Tapi jangan dibayangkan bentuknya seperti di Babilonia yah 🙂 . Yang di Babilonia kan super megah dan bertingkat-tingkat. Yang di Paris cukup sederhana tetapi menyenangkan. Taman gantung di Paris yang sebelumnya terkenal dengan nama Promenade Plantee ini, adalah sebuah taman memanjang yang dibangun di atas bekas jalur kereta api. Jalur kereta api ini aktif digunakan sejak tahun 1859 sampai tahun 1969. Sesudah itu, jalur ini menjadi terlantar. Sejak tahun 1988, beberapa ahli pertamanan dan arsitek mengubah jalur kereta ini menjadi taman di bagian atasnya dan viaduc des arts di bagian bawahnya.Taman ini kemudian diberi nama  René-Dumont , seorang agronom Perancis.  Viaduc des arts dulunya terdiri dari berbagai macam galeri seni. Saat ini menjadi komplek galeri, toko-toko unik dan restoran serta cafe yang memanfaatkan kolong-kolong di bawah jalur kereta.  Menurut saya, mereka kreatif sekali karena menemukan ide mengubah tempat terlantar menjadi ruang terbuka hijau yang menarik dan menyejukkan kota ini.
P1070982

Pintu masuk taman ada di balik tangga viaduc 🙂

Untuk menuju ke taman gantung ini cukup mudah, tinggal naik metro jalur 1, 5 atau 8 dan berhenti di stasiun Bastille. Taman ini terletak di rue de Lyon, tak jauh dari stasiun metro Bastille. Karena Coulée verte René-Dumont merupakan taman umum, siapa saja yang mau masuk yaa gratis-gratis saja. Hanya saja taman ini tetap mempunyai jam kunjung. Jadi ga bisa seenaknya nongkrong jam 12 malam di sini 😀 . Eniwei, enaknya jalan-jalan di taman di Paris dan sekitarnya adalah semua public park masuknya selalu gratis. Pengunjung taman juga diperbolehkan untuk membawa peralatan piknik dan makanan. Meskipun demikian, setiap pengunjung harus menjaga kebersihan dan mematuhi peraturan. Kalau ada plang yang tidak memperbolehkan untuk menginjak rumput sebaiknya dipatuhi, kalau tidak petugas penjaga taman akan dengan marah mengusir anda 🙂 .
P1070986

Begitu naik ke atas langsung disambut tanaman dan pepohonan hijau

Saya dan suami menyambangi taman gantung ini saat musim semi, saat bunga-bunga sedang mekar-mekarnya. Kami datang ke taman ini pagi hari jam 9, jadi udara masih tetap hangat, tak terlalu menyengat panasnya. Karena hari libur, taman ini sudah ramai dengan pengunjung. Mereka ke taman ini untuk berolahraga, piknik, jalan-jalan atau sekedar melintas saja. Awalnya saya membayangkan kalau bekas rel kereta apinya masih ada di sini, ternyata tidak. Bekas relnya sudah dihilangkan dan menjadi trotoar pejalan kaki. Di samping-samping trotoar inilah banyak ditanam aneka pohon dan tanaman bunga. Selain itu, di taman ini juga terdapat aneka pergola untuk tanaman-tanaman merambat.  Di antara pepohonan dan tanaman-tanaman ini tedapat bangku-bangku kayu untuk beristirahat. Biasanya masyarakat setempat memanfaatkan bangku-bangku ini sebagai tempat membaca. Di beberapa bagian jalur ini juga terdapat kolam-kolam ikan memanjang yang memberi kesan sejuk. Yang jelas menurut saya taman ini mempunyai kesan romantis, apalagi kalau berjalan-jalan di sini saat sore hari sebelum matahari tenggelam. Mungkin karena itu yaa, tempat ini menjadi salah satu lokasi syuting film “Before Sunset”.  Di bawah ini saya sematkan adegan film tersebut di lokasi ini.
P1080022

Kolam memanjang di atas bekas jalur rel kereta api

P1070987

Bunga cherry blossom (sakura) yang sedang mekar-mekarnya

Tanaman-tanaman yang bisa ditemui di bekas jalur kereta ini adalah pohon-pohon cherry blossom (sakura), gardenia, tanaman bambu bahkan bunga-bunga tulip. Pokonya banyak deh! Saking banyaknya saya ga tau nama tanamanya atau nama bunganya apa. Di beberapa bagian terdapat rumah-rumah burung yang sengaja dipasang untuk memberi makan burung-burung liar. Panjang taman ini mencapai 2,5 km dengan taman-taman besar seperti Jardin de Reuilly – Paul Pernin dan Jardin La Promenade Plantee, terletak di dalam jalurnya. Biasanya pengunjung taman gantung ini turun ke taman-taman besar tersebut untuk piknik menggelar aneka macam makanan bekal di atas rerumputan. Waktu kami sampai di taman Jardin de Reuilly, malah isinya penuh dengan masyarakat lokal yang sedang berjemur. Sebagai orang asing yang ingin mencoba seperti Parisian, kami berdua juga ikutan piknik di sana.
P1070985

Pergola untuk tanaman merambat

P1070993

Yang ini bunga apa ya? Baunya cukup harum.

P1080019

Sudut lain yang hijau mengademkan mata 🙂

P1080002

Lorong dengan bambu-bambu

P1080024

Sudut taman yang penuh dengan aneka bunga termasuk bunga tulip

P1070991

Nyaman banget, rasanya tak mau beranjak dari sini

Dari taman gantung ini pula, para pejalan kaki, bisa melihat pemandangan gedung-gedung unik yang ada di seberang taman. Salah satu yang menurut saya paling unik adalah gedung dengan patung-patung seperti para penari berjejeran. Ehmm menari atau pamer ketek yaa? Silahkan kalian nilai sendiri 🙂 . Kami berjalan kaki sampai ujung lalu turun ke bawah kembali ke stasiun Bastille. Di bawah inilah jejeran Viaduc des Arts berjejeran dengan kerennya. Toko, galeri  dan kafe yang ada di sepanjang Viaduc ini menurut saya unik-unik dan orisinil. Yang jelas harganya tidak murah 🙂 . Tadinya kami juga pengen nongkrong di salah satu kafe di Viaduc ini, tapi karena agak mahal kami ga jadi deh. Kami langsung kembali ke stasiun metro Bastille. Saya merekomendasikan taman gantung ini jika anda sedang berada di Paris saat musim semi dan ingin melihat yang hijau-hijau serta bunga-bunga berwarna-warni.
P1080017

Gedung unik yang terlihat dari taman gantung

P1080046

Viaduc des arts

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s