Catatan Perjalanan ke Fakfak #7 : The Best Picture of Teluk Patipi & Purwagi

Crossing the sea garden of Distrik Purwagi. Credits to Pandu.

Crossing the sea garden of Distrik Purwagi. Credits to Pandu.

Di pulau paling timur Indonesia, Papua, wilayah setara dengan kecamatan disebut dengan distrik. Uniknya di sana jumlah warga atau kepala keluarga satu distrik di Papua sama dengan satu desa di Jawa. Satu kampung atau desa di Papua sama dengan satu dusun atau satu RT di Jawa. Coba bayangkan! dengan wilayah yang sangat luas penduduknya hanya sedikit, selebihnya hutan belantara liar. Distrik Teluk Patipi dan Distrik Purwagi awalnya adalah satu distrik yang berada di Kabupaten Fakfak. Di tahun 2015 ini kemudian dimekarkan menjadi 2 distrik untuk mempermudah pemerintahan di sana. Meskipun demikian jangan heran kalau kantor pemerintahan distrik ada di ibukota kabupaten. Kepala distrik dan karyawannya juga lebih banyak berada di Kota. Hal ini untuk mempermudah hubungan dan kegiatan antara Kabupaten dengan Distrik karena akses dan ketersediaan fasilitas untuk menuju distrik masih sangat memprihatinkan. Ketika ada kegiatan langsung di distrik dan kampung-kampung , mereka baru berbondong-bondong menuju ke sana. Sebagai orang Jawa yang terbiasa melihat kantor desa dan kecamatan yang selalu buka dan memberikan jam pelayanan saat jam kantor , saya sempat heran juga.😀 . Bersyukurlah jika kamu tinggal di Jawa karena akses ke pelayanan publik sangat mudah.

Selama 3 minggu melakukan penelitian dan mengunjungi semua kampung di distrik Teluk Patipi dan distrik Purwagi, saya banyak mendapatkan kenangan dan pengalaman yang tak terlupakan. Memang sih saya ga bisa bercerita lebih detail tentang kegiatan dan pekerjaan saya di sana. Classified!😀 . Yang jelas yang menjadi kendala saat kami melakukan penelitian di sana adalah akses untuk menuju ke kampung-kampung, terutama yang berada di distrik Purwagi. Kampung-kampung yang berada di distrik Purwagi hanya bisa ditempuh dengan jalan laut meskipun kampungnya terletak di daratan yang sama dengan kota Fakfak. Untuk menyewa satu longboat dengan BBM bisa menghabiskan biaya sekitar 5 juta rupiah!

Berikut ini adalah deretan oleh-oleh foto terbaik saya selama berkeliling di kampung-kampung tersebut. Papua selalu memberikan kejutan yang menyenangkan untuk saya🙂 .

Kami bersepuluh baru saja meninggalkan kampung patipi pasir menuju kampung werfra dengan long boat.

Kami bersepuluh baru saja meninggalkan kampung patipi pasir menuju kampung werfra dengan long boat selama dua jam.

Laut berwarna tosca ketika kami on the way ke kampung Werfra

Laut berwarna tosca ketika kami on the way ke kampung Werfra

Taman laut tidak jauh dari kampung Werfra, sangat mengundang untuk snorkeling?

Taman laut tidak jauh dari kampung Werfra, sangat mengundang untuk snorkeling?

Air laut bening penuh dengan terumbu karang dan rumput laut di dekat kampung Werfra

Air laut bening penuh dengan terumbu karang dan rumput laut di dekat kampung Werfra

Pemandangan sore setelah hujan di kampung Werfra

Pemandangan sore setelah hujan di kampung Werfra

Menghabiskan sore di jetty kampung Werfra berbonus pelangi :)

Menghabiskan sore di jetty kampung Werfra berbonus pelangi🙂

Salah satu sudut di kampung Tanehamur

Salah satu sudut di kampung Tanehamur

Menginap semalam di kampung Werfra, kami disambut warga yang sangat ramah :)

Menginap semalam di kampung Werfra, kami disambut warga yang sangat ramah🙂

Setelah selesai bertugas di kampung Werfra, Twootkendik dan Tanehamur, kami dilepas oleh warga masyarakat

Setelah selesai bertugas di kampung Werfra, Twootkendik dan Tanehamur, kami dilepas oleh warga masyarakat

Kampung GAR yang hanya berisi 11 rumah. Ketika kami sampai ke sana tak ada warga satupun di sana karena semuanya rame-rame diundang hajatan

Kampung GAR yang hanya berisi 11 rumah. Ketika kami sampai ke sana tak ada warga satupun di sana karena semuanya rame-rame diundang hajatan

Mampir sebentar ke pulau Was, pulau tempat mencari teripang dan ikan.

Mampir sebentar ke pulau Was, pulau tempat mencari teripang dan ikan.

kampung Rumbati, ibukota distrik Purwagi

kampung Rumbati, ibukota distrik Purwagi

Ikan-ikan kepala batu yang bergerombol di bawah dermaga kampung Tawar

Ikan-ikan kepala batu yang bergerombol di bawah dermaga kampung Tawar

Pemandangan senja di jetty kampung Tawar

Pemandangan senja di jetty kampung Tawar

Membeli ikan baubara ke nelayan. Ikan ini harganya hanya Rp 30.000

Membeli ikan baubara ke nelayan kampung Tawar. Ikan ini harganya hanya Rp 30.000

Sore hari di kampung Tawar. Rumah-rumahnya berbentuk panggung.

Sore hari di kampung Tawar. Rumah-rumahnya berbentuk panggung.

Senja di laut lepas distrik teluk patipi

Senja di laut lepas distrik teluk patipi

Foto bersama aparat dan warga kampung Sum

Foto bersama aparat dan warga kampung Sum

Kabut ketika gerimis di kampung degen

Kabut ketika gerimis di kampung degen

Disambut dengan ramah oleh warga kampung patipi pulau. salah satu kampung muslim di Teluk Patipi

Disambut dengan ramah oleh warga kampung patipi pulau. salah satu kampung muslim di Teluk Patipi

Salah satu sudut kampung Patipi Pulau

Salah satu sudut kampung Patipi Pulau

28 Komentar

18 Agustus 2015 · 18:05

28 responses to “Catatan Perjalanan ke Fakfak #7 : The Best Picture of Teluk Patipi & Purwagi

  1. mupeng lihat foto2 nya, ya ampun bagus2 banget ya tempatnya

  2. bener2 terpencil …. dan serba terbatas .. tapi alam-nya indah bangettt
    taman lautnya indah dan deket banget dari desa
    btw … kalau saya sih seneng cerita2 yang classified2 gitu lho …🙂

    • Dan yang snorkeling di sana cuma anak-anak kecil setempat. Kayaknya orang dewasanya udah pada bosen. Ga classified2 amat sih hahaha, cuma kerja ambil data kependudukan di sana.

  3. WAW… alamnya indah sekali itu mbak!? >.<
    Jadi sebenarnya distrik itu kecamatan yg "belum pantas" disebut kecamatan gitu ya karena luas wilayahnya kecil?

    Itu nyewa perahu 5 juta per hari?

    • Alamnya emang ajiib! Distrik sebenarnya wilayahnya sama besar kayak kecamatan di jawa, cuma penduduknya setara satu desa doank di Jawa. Dijadikan seperti ini karena Papua kan dapat otonomi khusus. Sewa perahu 5 juta sebenarnya cuma dari Patipi pasir ke Werfra bolak-balik selama 2 hari. Tarif resminya. Cuma kemarin kami dibantu sama aparat distrik setempat jadi lebih murah. Serem ga sih denger harganya??

      • Hmmm, mesti baca2 ttg otonomi khusus lagi niy. Soalnya beberapa tempat di Papua kan ada yg distrik dan ada jg yg kecamatan kan?

        Ya serem lah mbak denger harganya, hahaha. Berarti hitungannya sehari gt 2,5 juta ya. Klo di Jawa mungkin sewa sehari mgkn bs juta-an ya. Apa karena di Papua apa2 serba mahal termasuk solarnya. Duh, jadi makin besar nih anggaran bwt jalan2 ke Papua.

      • Yang kecamatan cuma di ibukota kabupaten sama propinsi aja. Di pusat kota gitulah. Hehe tenang…traveling di sana bisa murah kok, asal jangan rombongan aja. Bisa numpang perahu nelayan dan sharing solar/bensin juga. Kalau punya kenalan orang yang tinggal di sana, usahain bisa numpang nginep🙂 . Yang penting berangkat aja dulu😀

  4. fotonya pengen bikin kesanaaa~ *tapi kapan XD*

  5. Mungkin kalo ke sana wajib mancing😀

  6. Jauhnya penelitian ambil sampelnya sampai sini. Penelitian sambil jalan-jalan ibaratkan peribahasa sambil menyelam minum air😀 airnya jernih

  7. wow keren banget itu mbak pemandangannya…mupeng lihat pic nya…jadi pengin kesana…

  8. jho

    THANK YOU mengingatkan akan kampung halaman dgn ortu di sana TAWAR VILLAGE

  9. jho

    TAWAR VILLAGE andalan parah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s