Catatan Perjalanan ke Fakfak #10 : Pantai tersembunyi ada di mana-mana di Malakuli

Pantai pas di kampung Malakuli

Pantai pas di kampung Malakuli

Kampung Malakuli di Distrik Karas adalah kampung di pinggir pantai dengan garis pantai yang panjang. Pantainya berpasir putih. Sebenarnya dan sesungguhnya pantainya sangat indah, tetapi menurut saya kotor. Sampah dibuang di mana-mana😦. Tampaknya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di pantai masih kurang😦. Dan sepertinya pantai di area kampung ini tidak terlalu dianggap sebagai “pantai”, hanya sebagai bagian dari halaman rumah saja😀 . Yang benar-benar dianggap pantai tempat piknik, bermain , memanjat kelapa dan memancing ikan adalah pantai-pantai tersembunyi yang ada di sebelah barat kampung ini.

Ada pantai tersembunyi dibalik tanjung yang penuh dengan pohon kelapa ini

Ada pantai tersembunyi dibalik tanjung yang penuh dengan pohon kelapa ini

Untuk menuju ke sana sangatlah mudah. Tinggal jalan kaki saja menyusuri bibir pantai sampai ujung barat perkampungan. Setelah itu menyusuri tanjung jika surut atau jalan setapak yang ada di kebun kelapa. Dibalik tanjung inilah terdapat sebuah pantai yang pasirnya benar-benar putih bersih tanpa sampah. Pantai ini dikelilingi hutan lebat. Waktu terfavorit kami untuk mengunjungi pantai ini adalah sore hari ketika matahari tenggelam. Jika beruntung kami bisa melihat matahari tenggelam di antara 2 pulau. Di pantai tak bernama ini terdapat ratusan kepompong keluar masuk pasir. Kami kemudian menamakan pantai ini dengan nama pantai kepompong. Nah di sebelah barat pantai ini ada pantai berpasir putih bersih tak bernama lagi dengan garis pantai yang lebih panjang. Di baratnya lagi masih ada pantai sampai berkilo-kilometer jauhnya. Tergantung sampai mana kuat berjalan untuk susur pantai. Aktivitas yang bisa dilakukan adalah berenang, memancing dan bird watching. Burung-burung elang masih banyak berterbangan di atas pantai ini. Di daerah pedalaman Papua seperti ini, tentu saja jumlah pantai tersembunyi jauh lebih banyak daripada yang sudah terkenal. Sampai manakah anda mau blusukan pantai di sini? Yang penting adalah selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di pantai🙂.

Menjelang sunset di antara dua pulau

Menjelang sunset di antara dua pulau

ratusan kepompong keluar dari pasir

ratusan kepompong keluar dari pasir

Pasirnya masih benar-benar bersih

Pasirnya masih benar-benar bersih

Pantai lain di sebelah barat pantai kepompong

Pantai lain di sebelah barat pantai kepompong dengan garis pantai yang lebih panjang

sepasang burung elang berterbangan di atas pantai kepompong

sepasang burung elang berterbangan di atas pantai kepompong

5 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

5 responses to “Catatan Perjalanan ke Fakfak #10 : Pantai tersembunyi ada di mana-mana di Malakuli

  1. pantai disana putih bgt kak airnya biru khas gitu yah kak

  2. paling sebel sama sampah2 … ihhhh
    kita2 ini banyak menuntut … tapi kewajiban ga dilakukan ya…. buang sampah pada tempatnya …
    sayang kalau pantai seindah … dan ditempat terpencil begini .. kotor sama sampah …

    • Iya ternyata yang begini ga di kota ga di desa sama aja. Ga tau deh kampanye ga buang sampah sembarangan itu harus dimulai dari mana. Hal-hal kayak gini justru malah harus ditanamkan dari TK atau SD jadi pelajaran tertentu untuk menghormati alam dan lingkungan. Tapi ga tau deh kapan Indonesia bisa mulai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s