Hangat-hangat serabi kocor Ambarawa di hari yang hujan

Ceritanya saya sedang diculik secara sukarela oleh 2 orang teman untuk road trip sampai ke Ambarawa. Eh? diculik kok sukarela?😀 . Rencananya kami menginap di kota ungaran di tempat saudara salah satu teman saya. Perjalanan dari Jogja ke Ambarawa memakan waktu 5 jam dengan motor. Lama bener ya? Iya soalnya kami banyak mampirnya. Mulai dari mampir tambal ban sampai mampir ke kafe banaran untuk melihat pemrosesan kopi dan makan😀. Perjalanan motor hari itu juga banyak hujannya, jadi kami ga berani cepat-cepat. Begitu masuk batas kota kecil Ambarawa, melalui jalan dalam kota, terlihatlah banyak pedagang makanan dengan tenda bambu di kanan dan kiri jalan. Karena kami penasaran kami mampir sejenak. Ternyata mereka adalah penjual serabi kocor. Serabi kocor ngampin khas Ambarawa. Dinamakan serabi ngampin karena konon aslinya dari dusun ngampin. Para penjualnya juga ibu-ibu dari dusun ngampin. Kami memilih warung serabi ini secara acak saja.

IMG-20160110-WA0003

Tungku tradisional dengan kayu bakar untuk memasak serabi dan kuahnya

IMG-20160110-WA0005-001

Setelah masak serabinya ditempatkan di dalam tutup kerucut plastik

Serabi kocor adalah serabi dari tepung beras yang dimasak di atas tungku kayu bakar dengan wajan yang terbuat dari tanah liat. Adonan serabi ini tidak begitu manis rasanya karena setelah masak, serabi ini dihidangkan dengan kuah santan yang manis. Serabi ini terdiri dari tiga rasa yaitu original, pandan dan gula merah. Semua bahannya alami dengan pewarna alami juga. Satu porsi serabi kocor ini harganya hanya Rp 5000 saja. Murah banget kan? Si Ibu penjual bilang ibu-ibu ini mulai berjualan dari tahun 70-an.  Mereka berjualan dari pagi sampai tengah malam, yang penting sampai serabinya habis. Kami bertiga berteduh sebentar di warung ibu ini sambil menikmati sajian tradisional ini. Rasanya gurih dan sedep kalau kata orang jawa bilang. Hujan rintik-rintik ditemani sajian serabi kocor yang hangat, one of our good moment in this road trip🙂.

Jpeg

Serabi rasa pandan dan kuah santan manis gula jawa

9 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

9 responses to “Hangat-hangat serabi kocor Ambarawa di hari yang hujan

  1. Kucur! Namanya di daerah ku (malang) kucur doang, ngga pake serabi. biasanya ada pas orang nikahan atau selametan

  2. wah surabinya bikin ngiler, mintaaaa😛

  3. ambarawa punya makanan khas surabi … baru tahu .. hehehe
    sepintas seperti surabi hijau rengas dengklok .. enak deh ..

  4. glek, jadi ngiler dan kangen pulang ke Jateng

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s