Benteng Pendem Ambarawa Nan Misterius

Setiap saya lewat di jalan lingkar luar Ambarawa, saya selalu penasaran dengan sebuah bangunan misterius yang terlihat dari pinggir jalan.  Bangunan lama model Belanda yang dikelilingi pagar kawat berduri.Yea! saya memang tukang penasaran😀. Saya sempat googling dan mencari tahu tentang bangunan yang ternyata adalah benteng pendem Ambarawa. Namanya mirip ya sama yang di Cilacap🙂 . Mumpung masih berada di kota kecil ini saya dan 2 travelmates saya menyempatkan diri untuk berkunjung kemari. Referensi dari beberapa blog mengatakan bahwa untuk masuk ke komplek benteng ini tergolong sulit karena lokasinya berada di dalam komplek Batalyon Kavaleri Ambarawa milik TNI Angkatan Darat. Saya dan teman-teman saya pada awalnya tidak bermaksud untuk melihat benteng ini sampai masuk-masuk ke dalam. Kami hanya ingin melihatnya dari pinggiran sawah di luar pagar kawat berduri saja. Setelah kami muter-muter tanpa arah mengitari komplek Batalyon Kavaleri dan bertanya kepada beberapa orang di jalan, mereka mengarahkan kami untuk masuk ke dalam komplek Batalyon. Duh! gapapa nih masuk? biasanya kalau tanpa tujuan yang jelas kan tidak boleh begitu saja masuk komplek milik TNI. Kami akhirnya mencoba bertanya ke pos utama Batalyon Kavaleri. Bapak penjaga kemudian menyambut kami dengan ramah dan mempersilahkan kami untuk ke lokasi benteng. Ia bilang kami harus melapor sekali lagi kepada penjaga yang ada di benteng.

Jpeg

Komplek penjara klas II Ambarawa yang memanfaatkan sebagian kecil bangunan benteng

Setelah sampai di komplek benteng. Kami baru tahu kalau sebagian bangunan benteng ini sebenarnya dipergunanakan sebagai penjara sipil dan penjara militer Ambarawa. Ya, wajar saja kalau orang umum dilarang masuk. Kami kemudian melapor kembali kepada petugas jaga di sana. Ia bilang kami diperbolehkan untuk melihat-lihat bangunan benteng tetapi tidak boleh jauh-jauh apalagi masuk-masuk ke dalam. Kami kemudian memanfaatkan waktu yang singkat tersebut untuk melihat bangunannya. For me its a beautiful ruins. Saya jadi teringat dengan sebuah benteng dengan model yang hampir sama yaitu benteng Van Der Wijk di Gombong, juga di Jawa tengah. Sayangnya benteng pendem Ambarawa sebagian besar bangunannya terlihat sudah rusak dan benar-benar ruins saja. Entah mengapa benteng ini dibiarkan seperti ini keadaannya. Bapak penjaga yang tidak bisa saya sebutkan namanya bilang, benteng Belanda dengan nama asli Fort Willem I ini sudah diambil alih oleh TNI/TKR setelah Indonesia merdeka. Selama ia bertugas di Ambarawa, sebagian bangunannya sudah menjadi ruins dan sebagian lagi dipergunanakan sebagai penjara sipil dan militer. Kondisi yang berbeda jika dibandingkan dengan benteng Van Der Wijk, yang juga sama-sama berada di tengah komplek militer. Kami merasa tak enak jika harus berlama-lama di tempat ini. Takut kalau bapak penjaga nanti dimarahi oleh atasannya😦.

Jpeg

Salah satu bangunan tua di dalam komplek benteng pendem Ambarawa yang masih terawat

Jpeg

Tak cuma candi Angkor yang ditumbuhi pohon, benteng pendem Ambarawa pun juga

Jpeg

The other part of ruins

Karena kami tidak mendapatkan referensi yang cukup tentang benteng Fort Willem I ini, yang bisa kami lakukan hanyalah membaca wikipedia. Untung saja ada di wikipedia🙂. Sesuai dengan namanya, pembangunan benteng yang dibangun pada tahun 1834 ini, tak bisa dipisahkan dengan pembangunan stasiun kereta api dengan nama yang sama. Benteng ini pernah menjadi markas dan gudang logistik Belanda terbesar di Jawa Tengah pada masa penjajahan dahulu. Sewaktu Jepang datang, benteng ini sempat diambil alih juga sebagai kamp militer. Benteng ini kemudian difungsikan sebagai penjara sejak tahun 1950. Sudah lama sekali ternyata. By the way anyway busway, setiap saya googling tentang benteng ini, saran pencarian yang keluar selalu “benteng pendem Ambarawa angker”. Wih seangker apa sih? Ternyata tempat ini pernah dijadikan lokasi uji nyali juga. Jangan-jangan para narapidana di dalam benteng ini sering diganggu juga ya? Saya sendiri sih merasakan hawa-hawa yang memang spooky ketika berada di sini. Namanya juga ruins🙂. Anyway setelah saya googling kembali ternyata untuk masuk ke benteng ini lebih mudah jika lewat belakang RSUD Ambarawa. Tertarik ke sana untuk menikmati ruins?

Jpeg

Bekas bangunan yang sepertinya berfungsi sebagai kantor di komplek benteng pendem Ambarawa

Jpeg

Sebagian bekas benteng di tengah areal persawahan milik Batalyon Kavaleri

Benteng Pendem Ambarawa Fort Willem I di google map :

9 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

9 responses to “Benteng Pendem Ambarawa Nan Misterius

  1. alvian

    kalo jalan jalan di situ sendirian pasti serem?😀
    wah kudu bawa partner nih..

  2. sayang banget benteng keren begini tidak terawat … bukankah kalau ada di lingkungan TNI akan lebih terawat …
    ternyata ada beberapa benteng pendem ya di daerah Jateng, kalau yang cilacap saya pernah kesana

    • Mungkin karena difungsikan sebagai penjara jadi dibiarkan seram..mungkin sih😀. Btw di Ngawi juga ada benteng pendem dan tampak keren! Dindingnya banyak ditumbuhi pohon seperti di Angkor🙂

  3. sekilas mirip Benteng Van Der Wijck di Kebumen ya kak😀

  4. Alangkah indahnya kalau pemerintah membiayainya untuk dilakukan perbaikan, rehabilitasi, dan perawatan, sehingga bisa menjadi tempat rekreasi, jadi Icon daerah setempat, menjadi asset negara yg tak ternilai harganya, apalagi ada history nya tentang pertempuran merebut kemerdakaan dari VOC

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s