Backpacking to Strasbourg & Colmar #5 : Muter-muter kota Colmar

Petualangan kami menjelajahi region Alsace, Perancis bagian timur pun berlanjut. Kota ke dua tujuan kami adalah Colmar, yang terletak 100 km sebelah selatan kota Strasbourg. Mengapa saya pengen banget ke Colmar? Tampaknya saya termakan iming-iming dari beberapa website traveling tentang kota-kota kecil dan cantik di Eropa. Dan salah satu dari yang paling cantik itu adalah Colmar. Saking cantiknya kota ini sampai-sampai di Malaysia dibangun Colmar Tropical, kota buatan yang terinspirasi dari kota Colmar yang asli.

Untuk menuju ke Colmar, kami menggunakan kereta TER dari kota Strasbourg. Sebenarnya pagi itu tiket yang kami pesan adalah kereta TGV, tetapi karena tiba-tiba saja kereta dibatalkan oleh pihak perusahaan kereta api Perancis, maka kami bisa naik kereta apa saja menuju kota Colmar. Tentunya kami sudah melakukan konfirmasi ke stasiun langsung. Berbeda dengan kereta TGV, kereta TER tidak bernomor tempat duduk, jadi siapa yang duluan naik, ia yang dapat tempat. Meskipun naik kereta TER, tetap saja jarak 100 km hanya ditempuh dalam waktu 30 menit saja.

Jika ingin ke Colmar dari kota Paris, tersedia kereta TGV dengan tujuan Colmar atau bisa juga naik TGV dahulu ke Strasbourg lalu ganti kereta TER yang tersedia setiap 30 menit – 1 jam sekali. Kota kecil Colmar ini juga bisa dituju dari kota Freiburg yang berada di Jerman bagian barat karena jaraknya hanya 51 km, atau dari kota Basel, Swiss yang hanya berjarak 65 km.

IMG_0942

Sampai deh di stasiun Colmar yang bergaya German-Neo Baroque

Setibanya kami di stasiun Colmar, kami berjalan kaki menuju hotel dahulu untuk menitipkan barang. Maksud hati sih kami pengen menginap di hotel atau airbnb di pusat kota atau di sekitar le petit venice, tetapi karena ratenya mahal kami langsung mengurungkan niat😀. Hiih kenapa ya rate hotel di Eropa selalu mahal-mahal? *gemes lihat harganya😛. Kami menginap di hotel balladins yang  letaknya tidak jauh dan tinggal jalan kaki ke pusat kota. Waktu itu hotel ini ratenya 49 euro per malam. Lagi-lagi, dari pada kami mengeluarkan uang untuk hostel yang ratenya 20-30 euro per bed per orang, mendingan menginap di hotel yang ratenya sama. Di hotel ini harga sarapanya lumayan mahal menurut kami, jadi kami sarapan di subway sandwich yang letaknya sebelahan sama hotel. 8 euro dan 2 euro bedanya jauh kan?😀.
Kami membuking untuk 2 malam di hotel ini. Rencana awal sih kami mau muter-muter Colmar sehari penuh lalu hari berikutnya kami pengen ke kastil Haut Koenigsbourg yang berada di kota Selestat, 26 km sebelah utara Colmar. Kami mendapatkan info tentang kastil ini dari buklet yang kami dapat dari hotel di Strasbourg. Sayangnya pas seminggu ini shuttle bus dari stasiun Selestat ke kastil sedang off dan kami keberatan jika harus membayar ekstra untuk naik taksi. Well iyalah, taksinya sendiri bisa 40 euro bolak-balik😀 . So? lets enjoy our 2 days random walk in Colmar!
IMG_0514

Di sudut kota Colmar, tak jauh dari tourism centre

Saran saya sih sebelum jalan-jalan kunjungilah tourism centre Colmar yang terletak berhadapan dengan museum Unterlinden. Traveler bisa mengambil peta tentang Colmar places of interest di sini secara gratis. Dengan petunjuk dari peta ini traveler bisa menyambanginya satu per satu.   Ada 42 places of interest yang tersebar di pusat kota ini, seperti bangunan-bangunan dengan arsitektur campuran Jerman dan Perancis dari abad ke 9, museum-museum, winery, taman serta gereja-gereja kuno. Diantaranya adalah Maison Pfister, Maison Adolph, Ancien Corps de Garde, Maison de Tetes, Le Petit Venise dan masih banyak bangunan lainnya. Seperti halnya di kota Strasbourg, paling asyik muter-muter di Colmar ya dengan jalan kaki, apalagi kota ini jauh lebih kecil dari Strasbourg. Jalan-jalannya masih tersusun dari batu, jadi kalau naik sepeda agak gemronjal rasanya🙂 . Kalau males jalan kaki bisa naik kereta turis yang tersedia tak jauh dari Places de Unterlinden. Sayangnya tidak semua jalan di kota ini dilalui oleh kereta turis ini.
IMG_0908

Maison Des Tetes aka rumah kepala di Colmar

Places of interest favorit saya di Colmar adalah Le Petit Venise, yaitu kanal yang membelah pusat kota ini dengan bangunan-bangunan ala Alsatian di pinggir-pinggirnya. Traveler bisa berperahu di kanal ini selama 30 menit dengan membayar 6 euro per orang. Cukup terjangkau kan? Nah, karena murah, jelas donk kami ikut boating trip ini. Ternyata perahu kecil ini tak hanya membawa kami melintasi kanal di tengah kota, melainkan juga kanal di pinggir kota yang masih sangat hijau dan asri. Saking terawatnya lahan hijau di pinggir kanal, tampak beberapa berang-berang sedang bersantai di pinggir sungai sambil garuk-garuk *eh. Air kanalnya juga bening, jadi sesekali tampak ikan-ikan yang sedang berenang. Para penumpang perahu diminta untuk tidak bersuara ketika melintasi area ini. Selama boating trip ini, mas pengemudi perahu akan menerangkan tentang bagunan-bangunan atau lokasi yang dilewati dengan bahasa Perancis, Jerman dan Inggris.
IMG_0665

Berperahu di kawasan hijau Le Petit Venise

IMG_0670

It feels like boating in a fairy tale’s town

Berhubung pas backpacking di kota ini kami pas pengiritan, kami hanya sekali saja makan di restoran. Menu makanan khasnya hampir sama seperti di kota Strasbourg yaitu tarte dan sauerkraut. Karena sudah pernah makan tarte di Strasbourg, kami mencoba makan sauerkraut. Dan ternyata saya ga suka hehehehe. Sauerkraut adalah potongan kol yang diasamkan dan diasinkan kemudian dimakan dengan sosis. Satu porsinya paling murah 10 euro. Tapi ya porsi gwedheee banget! Makan di aneka restoran di kota ini rata-rata 10 euro ke atas. Kalau mau paket lengkap dari appetizer sampai dessert dengam wine sebagai pelengkapnya minimal ya 20 euro ke atas. Untuk kantong backpacker , di kota ini ada banyak sandwich shop dengan harga 3 euro per porsi. Menurut saya harga makan di kedai dan restoran di kota ini, harganya beda jauh. Tinggal pilih saja🙂 .
IMG_0694

Kami makan di Brasserie De Tanneurs karena desainnya yang unik

Kota yang berdiri sejak abad ke 9 ini juga merupakan ibukota dari Alsatian wine route. Salah satu dari rute wine yang terkenal di Perancis. Meskipun ga terlalu suka wine, saya sendiri tertarik kapan-kapan pengen menyusuri wine route karena wisata ini menyuguhkan pemandangan padang anggur di pedesaan dan pegunungan yang indah. Saya pengen nitilin anggurnya juga😀. Buat penggemar wine yang mungkin ga sempat mengikuti rute wine Alsace, bisa juga mengunjungi winenery yang ada di pusat kota ini, seperti Domaine Martin Judd, Thomman Michel dan Caveu Robert Karcher.  Atau jika ingin sekedar mencicipi rasa wine dari Alsace, bisa juga beli alsatian wine di supermarket atau di kedai hot dog sekalipun. Harganya paling murah sebotol kecil cuma 2,5 euro. Murah banget kan? Kebayang ga bedanya sama harga wine di Jakarta? *ya iyalah.
IMG_0894

Salah satu winery yang ada di Colmar

Kota yang timeline sejarahnya pernah berpindah di bawah kekuasaan Jerman dan Perancis ini mempunyai peninggalan arsitektur yang masih terawat hampir di seluruh penjuru kotanya. Saya dan suami saya, kemudian tenggelam di tengah-tengahnya, di antara pengunjung-pengunjung yang lain. Biasanya saya ngerasain breathtaking moment itu ketika di pegunungan atau di pantai, nah kali ini saya ngerasain di kota kecil yang terlihat seperti di cerita-cerita dongeng. Yea, for me its like somewhere in the fairy tales!😀❤ . Nah kalau pas kayak gini, picture talks more than words, jadi saya mendingan posting foto aja ya🙂 . A bientot!
IMG_0518

Di sekitar Eglise Dominicain

IMG_0522

Sebagian besar rumah-rumah kuno di Colmar kini berubah menjadi hotel, restoran, kafe atau toko souvenir

IMG_0525

Sumur kuno yang ditanami bunga-bunga

IMG_0538

Maison Pfister

IMG_0547

La rue des marchands

IMG_0567

Quai La Poisonnerie

IMG_0588

Fountaine Roesselman

IMG_0689

Kereta kecil yang bisa digunakan turis untuk berkeliling kota

IMG_0706

Salah satu rumah tertua di Colmar

IMG_0564

Le Petit Venise dengan jejeran rumah berwarna-warni

IMG_0579

Bagian lain dari Le Petite Venise

IMG_0623

Dermaga perahu wisata, kami naik perahu dari dermaga ini

IMG_0760

Jejeran rumah-rumah tak jauh dari Le Poisonnerie

Recommended website before visiting Colmar :

https://www.tourisme-colmar.com/en/

http://www.tourisme-alsace.com/en/colmar-alsace/

 

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s