Penjelajahan nyasar di Foret de Marly le Roi (hutan Marly le Roi)

p1100494

Stasiun St nom la breteche foret de marly yang letaknya di tengah-tengah hutan

Pada suatu hari seorang teman saya, yang sama-sama tinggal di Paris, mengajak saya untuk menyasarkan diri. Langsung saja saya mengiyakan karena saya emang suka menyasarkan diri juga😀 . Kali ini kami ingin naik kereta transilien L dari stasiun Saint Lazare sampai ujung. Kereta L sendiri mempunyai 3 jurusan berbeda yaitu ke Cergy, Versailes Rive Droite dan Saint Nom La Breteche Foret de Marly. Kami yang siang itu sudah janjian di stasiun, memutuskan untuk mengambil jurusan Saint Nom La Breteche Foret de Marly. Berdasarkan riset kecil-kecilan yang sudah saya lakukan, di kota kecil ini ada sebuah kastil atau chateau yang mungkin bisa kami kunjungi. Teman saya membawa serta putrinya yang berusia 3 tahun dan saya mengajak suami saya untuk jalan-jalan bersama. Eniwei, for your information, kereta transilien adalah kereta komunal yang menghubungkan kota Paris dengan kota-kota kecil lain yang berada di departemen Ile de France. Kalau di Jakarta ya seperti kereta KRL gitu deh. Di Paris, jurusan kereta transilien ini ada 9 jalur. Masing-masing jalur masih terbagi menjadi beberapa jalur lagi. Jadi sebelum naik kereta ini, penumpang harus benar-benar memperhatikan jadwal kereta dan kota yang akan dituju meskipun jalurnya sama. Harga tiket untuk kereta ini tergantung dari zona nya. Untuk pemegang kartu berlangganan navigo seperti saya, suami saya dan teman saya, kami tinggal tap saja tanpa harus membayar lagi.

p1100503

Trekking lagi nih?

Ceritanya, anak teman saya ini seneng banget kalau diajak jalan-jalan naik kereta, naik metro, tram atau bus. Jadi kalau pas mamanya libur, ia pasti menyempatkan diri untuk ngemong anaknya jalan-jalan. Kali ini, setelah 30 menit berada di dalam kereta, sampailah kami di stasiun Saint Nom La Breteche Foret de Marly. Kami sih sebenarnya sudah tau kalau stasiunnya berada di tengah-tengah hutan. Jadi kami berniat untuk jalan-jalan menembus hutan menuju ke kota kecilnya. Awalnya saya pikir hutannya landai seperti di Saint Germain en Laye, jadi bisa untuk jalan-jalan sambil mendorong troley anak. Ternyata, Foret de Marly atau hutan Marly ini konturnya terlihat liar dan berbukit-bukit. Benar-benar terlihat seperti hutan yang masih perawan. Jadi ga bisa deh kalau buat jalan-jalan dengan troley😦 . Kota kecil Saint Nom la Breteche juga letaknya masih sangat jauh dari stasiun. Dan setelah googling kembali ternyata kastil atau chateaunya ga ada di kota itu😦 . Teman saya kemudian memutuskan untuk kembali ke Paris bersama anaknya, yang penting si adek udah naik kereta api🙂 . Tinggal saya dan suami saya yang bingung mau ngapain. Balik ke Paris kok rasanya sayang, karena hutannya tampak mengundang untuk dijelajahi.
p1100508

Jamur raksasa di pohon-pohon besar merupakan pemandangan yang sering dijumpai di hutan ini

 

Saya dan suami saya akhirnya memutuskan untuk menyasarkan diri trekking di hutan ini. Untung saja kami sudah siap dengan sandal gunung yang nyaman untuk trekking walaupun bekal air minum cuma sebotol. Hutan yang letaknya sekitar 30 km dari kota Paris ini, dulunya juga merupakan bagian dari hutan kuno Yvelines. Jaman dahulu hutan ini digunakan untuk berburu binatang bagi para bangsawan dan rakyat biasa. Luas hutan yang termasuk dalam domain nasional Perancis ini mencapai 2000 hektar. Luas banget kaaan? Jadi kalau benar-benar mau trekking di semua jalurnya, seharianpun ga akan cukup. Meskipun hutan ini menurut saya masih sangat terlihat liar, jalur-jalur trekkingnya sudah dipetakan dan bisa dilihat dengan aplikasi google map dan apple map. Sinyal hp juga tertangkap dengan baik selama di dalam hutan. Jadi kalau nyasar ya tinggal buka map saja😀 . Kalau ga punya map, di dalam hutan sudah ada petunjuk jalur-jalurnya. Tapi ya harus dihafalin dulu jalur-jalurnya😛 . Kalau tidak bisa mampir ke kantor pariwisata atau penjaga hutan setempat, sebelum trekking untuk mendapatkan petanya.
p1100524

Jalur utama untuk trekking dan berkuda di hutan Marly

p1100526

Di dalam hutan ini masih terdapat binatang-binatang yang dilindungi terutama rusa tutul

Trekking di dalam hutan ini juga ada peraturannya. Terutama untuk mereka yang trekking sambil membawa anjing, karena di dalam hutan ini masih terdapat binatang-binatang liar yang dilindungi. Contohnya seperti aneka macam burung dan rusa tutul. Jika menemukan rusa tutul sebaiknya jangan didekati dan disentuh,apalagi diajak selfie bareng😀. Big No! Kita bisa dihukum dan didenda jika mengganggu binatang-binatang ini. Selama trekking, kami bertemu dengan orang lain yang juga trekking di dalam hutan ini. Seperti halnya di Indonesia pas naik gunung, pas berpapasan dengan orang-orang lain, mereka say hi juga😀 . Ternyata orang Perancis ramah-ramah juga🙂. Di dalam hutan ini juga terdapat situs-situs bersejarah, yang bisa dikunjungi satu per satu. Awalnya kami berminat untuk menyambanginya ala india jones, siapa tau saja dapat harta karun😛. Tapi karena jaraknya jauh-jauh kami mengurungkan niat kami.
p1100512

Jalur trekking yang dipenuhi rerumputan liar

p1100506

The big tree made me  feel greenies and calm😀

p1100539

Keep trekking into the forest

Kontur hutan ini sebenarnya terlalu berbukit-bukit buat saya😛 , jadi kami lebih sering istirahat daripada jalan. Tetapi suasananya alami dan hijau banget. Rasanya kayak bukan di hutan di dekat kota Paris. Sesekali kami menemukan buah-buahan berri liar yang buanyak banget! Saya sampai kalap metikin berri ini sambil jalan. Rasanya manis dan sedikit asam. Mirip dengan buah berri liar yang ada di jalur pendakian di Indonesia.Tanaman berri liarnya di hutan ini jauh lebih banyak daripada yang di hutan Saint Germain en Laye. Coba yaa saya bawa keranjang atau tas kresek, bisa nih dibikin selai😀 . Suami saya bilang puncak musim berri adalah akhir agustus sampai akhir september. Tampaknya tahun depan saya pengen deh bener-bener niat bawa tas kresek😛 . Menjelang sore, ga terasa kalau kami sudah 4 jam di dalam hutan. Kami buru-buru mencari jalan pulang ke stasiun karena takut ga keangkut kereta. Kami baru tau kalau kereta ini beroperasi sampai tengah malam ketika sampai di rumah🙂 .
p1100542

Papan petunjuk arah trekking di dalam hutan

p1100545

Berasa masuk terowongan hijau

p1100509

berri liar

p1100519

More berries!!

p1100520

More more berries! *eh

8 Komentar

Filed under Ke Luar Negeri

8 responses to “Penjelajahan nyasar di Foret de Marly le Roi (hutan Marly le Roi)

  1. blog.lombokceplus

    Asyik sepertinya….hutan nya jg bersih

  2. enak kelihatanya, adem, nyenengin.

  3. kalau di hutan 4 jam itu gak terasa ya kak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s