Runaway to Annecy #3 : The Lake

Sebuah danau besar berwarna biru kehijauan membentang luas di hadapan kami. Tak hanya itu , jejeran pegunungan Alpen yang mengelilingi danau ini, sungguh menciptakan pemandangan alam yang begitu indah. It’s been a while since we were seeing a lake like this. Sepertinya terakhir kali malah pas masih tinggal di Indonesia. Hari ke dua di Annecy, saya dan suami saya sepakat untuk mengeksplor danaunya terlebih dahulu. Mungkin karena kami kelamaan di kota besar, rasanya rindu sekali merepih alam.
p1120077

Good morning lake Annecy!

Beberapa saat sebelumnya, kami mengunjungi Office de Tourisme du Lac Annecy terlebih dahulu. Seperti di kota-kota lain di Perancis, pusat informasi pariwisata merupakan tempat terbaik untuk memperoleh informasi tentang daerah yang dituju. Apalagi untuk turis dadakan seperti kami yang ga siap rencana apa-apa. Pagi itu, tak banyak pengunjung yang antri mencari informasi, jadi kami langsung bisa ngobrol dengan salah satu petugas di sana. Kami disambut dengan ramah , dan diberikan segambreng peta, pamflet dan information book tentang Annecy dan sekitarnya. Kami juga diberikan peta dan timetable untuk jalur-jalur bus menuju ke beberapa kota kecil tak jauh dari Annecy. Berhubung sedang musim dingin, kami juga mendapatkan informasi ekstra tentang tempat-tempat ski di pegunungan Alpen. Kami sampai bingung saking banyaknya things to do di kota ini, enaknya ngapain donk? 😀
p1120034

Pusat informasi wisata di kota Annecy

Kami memutuskan untuk melakukan 3 aktifitas selama 3 hari full kami  di Annecy. Yang pertama adalah mengeksplor danaunya, ke dua mengeksplor kota tua dan kastilnya, dan yang ke tiga mungkin mengunjungi salah satu kota kecil dengan bus atau naik ke tempat ski just for seeing people doing ski 😀 . Menurut informasi yang kami dapat, ada beberapa cara untuk mengeksplor danau Annecy selain dengan kendaraan pribadi, yaitu dengan cara berjalan kaki di beberapa rute yang disediakan, menyewa sepeda dan mengayuhnya di sepinggir danau, naik bus umum, atau naik boat turis yang tersedia 2 kali sehari pada hari sabtu dan minggu. Mengapa perahu turisnya hanya tersedia pada hari sabtu dan minggu? Karena selama musim dingin sampai bulan maret, tidak banyak turis yang berkunjung ke Annecy. Sepanjang bulan maret sampai september, tourist boat ini beroperasi setiap hari.
p1120055

Jalan-jalan di pinggiran danau, banyak jetty perahu yang keren buat foto-foto 😀

Pagi itu, kami terlewat jadwal boat yang pertama yaitu pada jam 11 pagi, jadi kami memutuskan untuk mengeksplor danau ini dengan cara berjalan kaki dari Annecy sampai Annecy Le Vieux. Angin bertiup kencang sekali, jadi menciptakan ombak dan riak di permukaan air danau. Pinggiran danau berasa seperti pinggiran pantai. Air danau yang biasanya bening banget, jadi terlihat agak kabur. Meskipun agak kabur, tetep aja sih, menurut saya bening banget seperti di pantai-pantai di Indonesia. Dan seingat saya, mungkin ini pertama kalinya saya melihat danau alam yang airnya benar-benar bening. Danau Annecy merupakan danau alam terbening no 2 se-Eropa. Peringkat pertamanya dipegang oleh danau Leman (danau Geneva) yang berada separuh di Swiss dan separuh lagi di Perancis. Untuk membuktikan kebeningan danau ini, paling pas selagi musim panas ketika tak banyak angin kencang. Aktifitas yang bisa dilakukan saat summer di danau ini lebih banyak lagi, seperti berenang, bermain kanoe sampai menyelam. Terdapat beberapa titik dan kawasan yang dibuat seperti pantai untuk aktifitas piknik keluarga. Lengkap dengan pasir putihnya. Hmm baru sekali ini saya tahu ada pasir putih di pinggiran danau.
p1120053

Kite surfing pas winter, siapa berani mencoba?

Saya dan suami saya berjalan kaki santai di jalan setapak yang dibangun di sepinggir danau sambil mengamati orang-orang berlalu lalang dengan pakaian olahraga mereka. Tampaknya menyenangkan sekali berolahraga dengan pemandangan danau dan pegunungan seperti ini. Well, good for you Annecy citizen 🙂 . Beberapa orang juga tampak berlari bersama dengan anjing-anjing mereka. Kami berjalan kaki melewati halaman belakang komplek hotel Imperial Palace, yang merupakan hotel termahal se-Annecy. Konon katanya banyak tokoh dunia dan selebriti menginap di tempat ini, dari pak Winston Churchill, sampai mas David Beckham dan keluarganya. Sayangnya pas kami di sini, pas ga ada seleb nongol *eh 😀 . Kami berjalan kaki sampai Annecy Le Vieux lalu kembali lagi ke Annecy. Kami sempat melihat beberapa orang melakukan olahraga kitesurfing di danau ini. Mungkin karena anginnya lagi kenceng, mereka memanfaatkan moment ini sebaik-baiknya. Tapi kan, suhu udara saat itu 5 derajat celcius, apa ga kedinginan ya? Apalagi mereka berkali-kali jatuh ke air yang suhunya juga ga kalah dingin. Salut deh!
P1120121.JPG

Kanal du Vasse dengan Pont d’Amours di ujungnya

Salah satu view point danau ini di kota Annecy adalah Pont des Amours, yang artinya jembatan cinta. Jembatan ini didirikan pas di pinggir danau di atas kanal du Vasse yang penuh dengan perahu-perahu kecil di pinggirnya. Kanal ini merupakan pintu air yang menghubungkan danau dengan kanal-kanal yang berada di tengah kota Annecy. Pont des Amours yang berada di taman Jardin d’Europe ini merupakan spot legendaris untuk berfoto bagi pengunjung danau ini. Yang jelas pemandangan dari sini cantik dan fotogenik banget untuk kamera saya 😀 .
p1120091

Jembatan cinta Annecy

Pukul 15.00 kami sudah berada di dalam boat wisata bernama Le Cygne. Selama musim dingin, pembelian tiket boat ini bisa dibeli langsung di dalamnya. Kami membayar 14 euro per orang. Selain musim dingin , tiketnya bisa dibeli di loket-loket milik compagnie des bateaux yang berada tak jauh dari tempat bersandarnya boat-boat wisata ini. Di musim lainnya, bahkan tak hanya satu perahu saja yang beroperasi. Terdapat beberapa boat restoran yang bergaya ala boat pesiar yang beropeasi siang dan malam. Durasi tour dengan boat selain musim dingin juga lebih lama, karena boat-boat ini diperbolehkan untuk berlayar full mengelilingi danau dari ujung ke ujung. Kali ini kami hanya diperbolehkan untuk mengarungi separuh wilayah danau saja, karena separuhnya lagi selalu ditutup selama musim dingin untuk menjaga perkembang-biakan ikan-ikan danau dan tumbuhan-tumbuhan danau.
p1120189

Boat wisata Le Cygne

Boat Le Cygne yang mampu memuat ratusan wisatawan ini, tak banyak penumpangnya siang itu. Mungkin hanya sekitar 30 orang saja. Meskipun begitu, kami tetap berangkat. Kalau ga jadi berangkat karena alasan penumpang sedikit, saya bakalan sedih banget 😦 . Pasalnya ini adalah pengalaman saya pertama kali naik boat wisata di sebuah danau di Eropa *Ciaaah lebay . Selama satu jam di dalam boat, para penumpang diberi arahan dari audio guide berbahasa Perancis dan Inggris mengenai keadaan geografis danau dan tempat-tempat yang dilewati selama perjalanan. For your info danau ini luasnya mencapai 251 kilometer persegi, dengan kedalaman mencapai 82 meter. Danau Annecy terletak sekitar 450 meter di atas permukaan laut. Ratusan tahun lalu kawasan ini sebenarnya adalah kawasan gletser, yang kemudian mencair menjadi danau. Danau biru ini adalah danau alam ke tiga terluas di Eropa.
p1120135

Duduk santai di dalam boat sambil nyeruput kopi

Di dalam boat Le Cygne, wisatawan bisa duduk-duduk manis sambil memesan kopi atau teh, atau bisa sight seeing dari lantai atas. Sayangnya angin lagi kenceng-kencengnya, jadi kami ga bisa berlama-lama di atas. Padahal sih, pemandangan dari atas boat ini keliahatan lebih jelas. Pegunungan alpen berselimut salju dan kota-kota kecil serta bangunan-bangunan bersejarah di pinggir danau terlihat sangat epic dan mempesona. Kami melewati kastil-kastil kuno, yang terlihat dari kejauhan. Salah satu kastil ada yang dibangun di atas bukit, dengan background pemandangan pegunungan putih penuh salju. Jangan-jangan si Elsa dan Anna tinggal di situ yah? *eh . Rencananya sih kami tertarik banget untuk ke kastil ini di hari ke tiga. Kastil kuno lainnya ada juga yang di bangun di sebuah pulau kecil di danau Annecy. Saya jadi bertanya-tanya, apa alasan orang jaman dulu suka bangun kastil dengan kesan epic begini sih? 😀 .
p1120136

Pemandangan pegunungan alpen yang berselimut salju

p1120149

Kastil Methon yang berada di puncak bukit

p1120168

Sebuah kastil tua yang terletak di sebuah pulau kecil. Kastilnya tidak boleh dikunjungi karena merupakan properti pribadi.

Audioguide di dalam boat ini juga menjelaskan tentang kawasan-kawasan tertentu di pinggir-pinggir danau yang dilidungi oleh pemerintah. Seperti hutan lindung, dan kawasan rawa tempat tumbuhnya aneka macam tumbuhan air. Warga kota Annecy dan kota-kota kecil lain di pinggir danau , mengambil air minum dan air untuk kebutuhan sehari-hari dari dasar danau ini. Suhu dasar danau ini sepanjang tahun stabil 18 derajat celcius, jadi ketika musim dingin pun airnya ga dingin-dingin amat. Setelah hampir satu jam mengarungi danau, kami kembali ke kota Annecy, yang juga terlihat cantik dengan bangunan kastilnya terlihat menjulang di antara bangunan-bangunan lainnya. Our today’s lake trip was succesfully refresh our soul and mind. Take a deep breath sebanyak-banyaknya, mumpung udara di sini bersih dari polusi 🙂 .
p1120184

Kota dan kastil Annecy dilihat dari atas boat

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s