City Escape to Buda&Pest #6 : Buda Castle, Museum Sejarah Budapest dan Galeri Seni Nasional

P1130415

Komplek Buda castle nan megah dilihat dari chain bridge

Kami berdua berada di dalam antrian untuk menaiki funicular menuju ke atas, ke halaman komplek Buda Castle. Sudah 20 menit lamanya kami menunggu di bawah terik sinar matahari jam 10 pagi. Seperti hari-hari sebelumnya, hari inipun panas menyengat setiap saat memang aneh benar 😀 . Funicular yang terkenal dengan sebutan Budavari Siklo ini adalah salah satu atraksi turis yang cukup terkenal karena desainnya unik, vintage dan kuno. Sebenarnya sih, funicular ini cukup pendek, hanya membawa penumpang sejauh 95 meter menuju ke 50 meter lebih tinggi. Jadi yaa kalau niat jalan kaki, ga beratlah mendaki 50 meter saja. Kami berdua kemudian mutung, karena antrian ga maju-maju. Yaa sudahlah kami mendaki saja ke Buda castle, daripada harus buang waktu ngantri untuk naik funicular 😀 .
P1130447

Funicular Budavari Siklo

Ada banyak jalan menuju ke Buda castle, kami memilih jalan yang berada di sebelah kiri funicular. Menyusuri jalan batu tua di sepanjang benteng kuno Buda castle. Benteng tersebut terlihat tua dari abad pertengahan, sedangkan Buda castle merupakan bangunan Baroque dari tahun 1700-an. Mengapa ada benteng dari zaman dahulu kala di istana yang belum lama dibangun ? Mari kita cari tahu di atas! 🙂  Eniwei, komplek Buda castle dan bentengnya ini termasuk di dalam Unesco heritage site. Di sepanjang jalan, pengunjung bisa melihat pemandangan kota Pest dan sungai Danube dari seberang. Pemandangannya sungguh sangat istimewa dari atas sini. Selain itu, terdapat sebuah walkway yang bisa dilewati para wisatawan dengan view point yang keren untuk foto-foto. Kami sih ke situnya nanti aja kalau udah selesai dari museum.
P1130451

Pintu got di Buda castle

P1130530

Walkway dan view point di halaman Buda castle

Begitu sampai di atas, kami mendapati sebuah pintu masuk museum sejarah Budapest. Pintunya terlihat kecil, tak seperti sebuah pintu masuk untuk museum sejarah suatu kota. Ternyata pintu tersebut, hanyalah pintu alternatif. Pintu masuk utamanya harus memutar jauh di square utama Buda castle. Karena kami punya Budapest card, kami tak perlu membayar tiket masuk senilai 2000 huf atau sekitar 6,40 euro. Dalam bahasa lokal museum ini disebut dengan Budapesti Történeti Múzeum Vármúzeum. Meskipun judulnya museum sejarah Budapest, tentu saja isinya tak hanya menggambarkan Budapest saja, tetapi juga Hunggaria pada umumnya. Museum ini menempati bagian selatan komplek Buda castle yang super luas. Tampaknya kami memasuki pintu masuk museum yang tepat, karena dari pintu masuk ini kami digiring ke abad-abad awal berdirinya kota dan negara ini. Saya sendiri kalau di museum sejarah memang lebih suka ke bagian awal dulu baru ke bagian akhir, sesuai dengan runtutannya.
P1130513

Benteng dan tower medieval

Kami berdua menyusuri bekas-bekas reruntuhan Buda castle dari abad pertengahan yang berada di dalam bangunan baroquenya. Lucu yaa, di dalam kastil ada reruntuhan kastil. Jadi ceritanya, kastil pertama yang dikenal dengan royal palace ini, dibangun pada tahun 1265 oleh King Bela IV of Hungary, raja saat itu. Benteng kokoh di luar kastil ini dibangun pada masa pemerintahan raja Sigismund pada tahun 1410. Raja Sigismund membuat kastil ini menjadi semakin megah, sampai dikenal sebagai kastil gothic terbesar di Eropa bahkan di dunia pada masa itu. Pada masa penjajahan kesultanan Ottoman, kastil ini rusak parah dan pada masa perang Battle of Buda tahun 1686, kastil ini hancur lebur karena perang. Pada tahun 1715 barulah kastil ini mulai dibangun kembali dengan gaya arsitektur yang sangat berbeda , yaitu gaya baroque. Kastil ini menjadi kediaman para raja, duke, count sampai perdana menteri, hingga masa revolusi yang terjadi di Hunggaria. Kastil ini kemudian diambil alih tentara nazi Jerman sampai tentara USSR pada masa perang dunia. Pada era modern, kastil ini merupakan rumah bagi dua museum dan perpustakaan nasional.
P1130480

Kapel gothic

Sisa-sisa bangunan ala medieval dan gothic yang masih bisa dilihat di dalam komplek ini tentu saja adalah benteng dan tower. Namun ada juga bagian reruntuhan medieval yang kemudian direnovasi kembali menyerupai aslinya yaitu ruangan gothic cellar dan kapel. Terdapat pula ruang bawah tanah bekas ruangan penyimpanan makanan pada abad pertengahan. Beberapa benda-benda arkeologis peninggalan kastil lama, seperti keramik, patung dan ornamen dinding juga dipamerkan kepada pengunjung. Selain itu, di bagian kekunoan museum ini juga menampilkan beberapa buku, musik dan karya seni medieval khas Hunggaria. Maket dan sejarah arsitektur kastil medieval ini juga dipaparkan di ruangan khusus.
P1130521

Koleksi ornamen patung-patung kuno

Kami kemudian menyambangi bagian lain museum ini yang ternyata luas banget! Lukisan raja-raja , duke dan count yang pernah berkuasa di negeri ini dipajang di koridor utama museum ini. Kami menyusuri jejeran ruangan-ruangan yang memaparkan cerita dan sejarah negara ini dari abad pertengahan, zaman kesultanan Ottoman, zaman perang dunia, zaman rezim komunis sampai masa modern. Kalau menurut saya sejarah negara ini cukup complicated juga, karena beberapa kali wilayahnya menjadi bagian jajahan negara lain. Saya jadi teringat waktu sekolah dahulu,saya pikir cuma negara-negara Asia atau Afrika saja yang dijajah atau dikuasai wilayahnya. Ternyata negara-negara Eropa banyak juga yang pernah dikuasai negara lain, bahkan yang menguasai ya negara tetangganya sendiri. Seiring dengan kisah sejarahnya , bangsa ini mempunyai beberapa pahlawan yang sangat dihormati dan dikenang. Profil mereka dipajang di salah satu ruangan di museum ini. Tapi tak hanya itu, mereka juga dibuatkan patung dan alun-alun penghormatan bernama Hero Square . Nah cerita tentang tempat ini akan saya paparkan di postingan terpisah.
P1130552

Hall utama dan dome Buda castle

P1130566

Square selatan Buda castle

Dari museum sejarah Budapest, kami keluar melalui pintu yang kami masuki tadi. Dari sini, kami berjalan kaki mengitari bagian benteng yang berada di belakang. Lalu menyusuri walkway dan menikmati pemandangan kota Pest dari beberapa view point yang disediakan. Kami makan siang di kantin museum karena harganya lumayan terjangakau meskipun menunya sebatas sandwich sederhana. Kami melanjutkan susur kastil dengan memasuki museum ke dua yaitu galeri seni nasional Magyar atau Magyar Nemzeti Galéria (MNG). Dari namanya saja sudah jelas bahwa isinya adalah karya dan koleksi seni negara ini. Di galeri ini kami juga ga perlu membayar tiket karena sudah termasuk di dalam Budapest card.
Galeri terbesar di negara ini terdiri dari beberapa lantai. yang jelas gedhe banget 😀 .Bangunan dome raksasa yang merupakan puncak kastil ini masuknya ya dari galeri ini. Seluruh pengunjung galeri ini bisa menaikinya dengan membayar ekstra forin di loket masuk. Kami bisa masuk secara gratis karena sudah include di dalam Budapest card. Sebelum berkelana melihat karya seni ,kami mampir dulu ke dome yang mempunyai teras melingkar ini. Pemandangan dari atas sini keren banget! Kami bisa melihat sungai Danube, kota Pest dan gedung parlemen Hunggaria dengan jelas dari ketinggian. Waktu kami foto-foto di dome ini, pengunjungnya tidak banyak. Mungkin banyak yang tidak tahu kalau domenya boleh dikunjungi.
IMG_7591

di teras dome Buda Castle

Saking gedhenya museum ini, kami hanya mengunjungi bagian permanent exhibitiontnya saja. Ini saja terdiri dari 11 bagian yang per bagiannya terdiri dari beberapa ruangan. Sepertinya kalau benar-benar mau berpetualang mengenal karya seni Magyar, seharian pun ga akan cukup. Bagian-bagian museum ini digolongkan per periode. Dari mulai karya seni dari zaman medieval gothic yang temanya religius, zaman renaissance, zaman modern hingga karya-karya kontemporer. Selain itu terdapat dua bagian khusus yang berisi karya seni Mihály Munkácsy, seorang seniman kebanggaan Hunggaria, dan ruangan yang berisi karya seni masterpiece.
IMG_7559

Ruangan pamer karya seni Mihaly Munkacsy

Kami berdua bukan manusia yang ngerti banget soal seni. Jadi ketika mengunjungi museum seni seperti ini, kami menikmati sebatas kemampuan kami. Satu hal yang membuat kami amazed adalah seniman lukis terbaik di negeri ini, Mihály Munkácsy ternyata pernah belajar di Barbizon  . Sebuah kota kecil tak jauh dari Paris yang isinya memang sekolah dan galeri para pelukis. Banyak seniman terkenal dari seluruh Eropa yang belajar di Barbizon. Kami sendiri malah belum pernah mengunjungi Barbizon meskipun kami tinggal di Paris 😀 . Ruangan-ruangan yang menampilkan karya seni masterpiece di museum ini juga membuat kami kagum. Koleksinya tak hanya dari Hunggaria, tetapi dari negara-negara lain juga. Beberapa koleksi kuno dari sebelum masehi malah berasal dari Mesir. Kami yang niat awalnya cuma mau sebentar di museum ini , ternyata menghabiskan waktu yang cukup lama juga. Abis, kami nyasar ke ruangan-ruangan lain juga sih 😀 .
IMG_7598

Ruangan karya seni masterpiece

Dari galeri seni nasional, kami mengelilingi bagian luar Buda castle sampai ke Sandor Palace. Bangunan yang merupakan kediaman resmi presiden Hunggaria sampai saat ini. Di sini kami bisa melihat upacara pergantian prajurit penjaga bersama para wisatawan lainnya. Para penjaga istana ini mengenakan pakaian coklat kehijauan dengan topi panjang dan membawa senapan panjang. Seperti di istana-istana lainnya, pas mereka bertugas mereka tidak boleh bergerak sedikitpun. Tidak boleh berbicara dan tertawa, meskipun banyak pengunjung yang mencoba berfoto dan menggoda mereka. Sandor palace adalah akhir dari petualangan Buda castle hari ini. Kami melangkah ke arah utara. Mengunjungi tempat bersejarah yang lain.
P1130580

Prajurit Sandor palace

 

Website resmi museum sejarah Budapest :

http://www.btm.hu/old/___english/fooldal/front.htm

Website resmi galeri nasional Magyar :

http://mng.hu/en

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

City Escape to Buda&Pest #5 : Bersantai di kolam thermal bath ala Hunggaria

Hunggaria adalah negeri di mana terdapat puluhan sumber air panas (thermal bath spring) .Masyarakatnya mengunjungi tempat-tempat ini sebagai ritual merilekskan diri setiap minggu atau paling tidak setiap bulan sekali. Sumber air hangat, panas dan alami ini biasanya ditampung di beberapa kolam, seperti kolam renang. Di dalam komplek thermal bath spring juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap spa dan sauna. Mengapa Hunggaria mempunyai banyak kolam mata air hangat alami? Ternyata sejarahnya bermula sejak zaman romawi. Merekalah yang menemukan potensi adanya sumber air hangat kaya mineral di negara ini. Mereka pula lah yang membagun thermal bath & spa pertama kalinya di negeri ini. Sayangnya thermal bath asli dari jaman romawi telah hancur menjadi reruntuhan. Pada masa kesultanan Ottoman di Hunggaria, thermal bath spa mulai ngetrend lagi. Beberapa thermal bath peninggalan Turkish ini masih berdiri dan berfungsi dengan baik seperti Kiraly baths dari tahun 1565 dan Rudas bath dari tahun 1550. Memang sih kedua thermal bath ini ga sebesar dan seluas thermal bath baru yang dibangun sesudahnya. Tetapi buat para pengagum thermal bath kuno dengan arsitektur Ottoman , ke dua tempat ini bisa dijadikan tujuan relaksasi spesial.
P1130342

Random picture of Budapest’s sewer door 😛

Di kota Budapest sendiri terdapat banyak thermal bath yang bisa dikunjungi. Yang paling besar, luas dan terkenal tentu saja adalah Széchenyi Gyógyfürdő és Uszoda. Sayangnya, thermal bath yang menjadi tujuan utama wisatawan ini tidak termasuk dalam Budapest card kami. Kami harus membayar 10 euro untuk masuk ke komplek tersebut. Dari beberapa review yang kami baca pula, saking ramaianya thermal bath ini, banyak scammer yang akan meminta biaya ekstra untuk tempat penitipan barang dan lain-lain. Waduh masak sih ada scammer di thermal bath ? Thermal bath yang satu ini juga terkenal sebagai tempat pool party paling hits di kota Budapest. Wiiih party ? Jadi ketika malam telah tiba, pada hari-hari tertentu mereka mengadakan acara pool party lengkap dengan musik dan lampu-lampu disco. Bisa dibayangkan ? 😀
P1130355

Jalan masuk ke Lukacs thermal bath

Jam 2 siang, akhirnya kami mulai mengaktifkan penggunaan Budapest card kami. Kami naik tram jalur 4 ke arah halte margit hid. Kami tetep bakal ke thermal bath spring, tetapi yang gratis dari Budapest card yaitu Lukács thermal bath. Dari review yang kami baca, komplek kolam mata air ini lebih sepi dan kebanyakan pengunjungnya adalah masyarakat lokal. Masyarakat lokal yang berkunjung ke thermal bath ini juga kebanyakan yang sudah berumur katanya 😀 . Jadi kebayang deh kami akan berileks ria bareng bapak-bapak, ibu-ibu, kakek-kakek dan nenek-nenek. Benar saja! Pas kami ngantri untuk masuk dan menukarkan Budapest card kami di loket, kami ngantrinya bareng orang-orang tua 😀 . Eniwei, dengan Budapest card kami ga perlu bayar apa-apa untuk masuk dan kami juga mendapatkan fasilitas loker gratis dan sauna gratis. Kami berdua mendapatkan gelang khusus berwarna biru sebagai kunci masuk ke dalam area dan sebagai kunci loker. Warna gelang ini juga sebagai penanda fasilitas yang akan didapatkan selama di dalam komplek ini. Yang jelas yang warna biru yang fasilitasnya basic 😀 . Warna gelang lain seperti merah atau hijau bisa mendapatkan fasilitas spa lain seperti pijat dan kolam-kolam khusus VIP.
P1130375

Kolam outdoor bersuhu 22 dan 26 derajat celcius

Lukács thermal bath ini ternyata luas banget!!! Kami bisa aja nyasar dengan mudahnya. Dengan gelang biru ini kami boleh menggunakan beberapa kolam outdoor yang bersuhu 22 derajat, 26 derajat , dan tentunya kolam air panas bersuhu sekitar 35 derajat. Kolam bersuhu 22 dan 26 derajat bentuknya yaa seperti kolam renang, tetapi airnya seger banget! Tidak seperti di kolam renang biasa yang banyak mengandung kaporit. Yaa jelaslah seger, kan langsung dari mata air 🙂 . Mungkin kalau di Indonesia kolam ini seperti kolam dengan air sendang kali yaa. Untuk pengunjung yang ga bawa baju renang dan ubo rampenya, komplek ini menyediakan toko-toko yang menjual baju renang dan sunblock. Selain itu terdapat pula beberapa kantin yang menjual makanan. Jadi pengunjung bisa makan tanpa harus ganti baju dulu. Kami mencoba semua kolamnya mulai dari yang paling dingin ke yang paling panas. Kami juga mencoba  kolam refleksi yang terletak tak jauh dari kolam air panas. Kami tadinya juga pengen mencoba sauna, sayangnya kami ga membawa handuk lebar yang wajib ain dibawa ke dalam ruang sauna.
P1130370

Refleksi kaki 😀

P1130384

Kolam outdoor air panas

Lukács thermal bath ini sebenarnya juga salah satu yang bersejarah di kota Budapest. Pada abad ke 12 di lokasi ini terdapat thermal bath yang dibangun oleh kesultanan Ottoman yang kemudian menjadi reruntuhan. Pada tahun 1880, baru berdirilah thermal bath spa seperti yang sekarang ini dengan arsitektur bergaya Hunggaria. Selain sebagai pemandian dan tempat spa, di dalam komplek ini juga terdapat klinik kesehatan yang fasilitas terapinya banyak berhubungan dengan kolam air. Di komplek ini juga terdapat beberapa kolam indoor. Yang jelas, kolam-kolam indoor ini khusus untuk pengunjung VIP saja 😀 . Thermal bath seperti ini, katanya sih paling enak dinikmati ketika musim dingin daripada musim panas. Pas musim dingin uap kolamnya membentuk seperti kabut. Berhubung kami di sini pas menjelang musim panas, paling enak yaa nyemplungnya di kolam bersuhu 22 derajat atau 26 derajat. Eniwei, kami menghabiskan waktu sekitar 3 jam berada di sini. Kami cukup senang menghabiskan waktu bersantai ala orang-orang Hunggaria. Akhirnya hari itu, kami yang sengaja ga mandi dari pagi merasa segar maksimal, berkat mata air alami yang kaya akan mineral 😀 .
P1130383

Kolam air panas yang juga dilengkapi kolam arus

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri