Tag Archives: blusukan

Sunday trekking di Jurug Taman Sari, Gunung Kidul

Olahraga favorit saya sebenarnya adalah trekking di alam bebas. Hari minggu kemarin saya nemu tempat trekking yang asyik di sebuah pedesaan di Gunung Kidul. Namanya jurug taman sari atau jurug pengkok. Untuk menuju ke treknya bisa lewat desa Pengkok atau desa Semoyo. Eniwei, saya lagi ga mau ngomong banyak-banyak 😛 , jadi saya mau upload foto-fotonya saja. Buat yang suka trekking di pedesaan dengan pemandangan sungai dan air terjun yang masih alami. Lokasi ini recommended deh. Letaknya juga tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta. Hanya sekitar 25 km saja.

Jpeg

Papan wisata dari desa Pengkok

Jpeg

Sungai vulkanik purba di lokasi trekking

img-20160320-wa0045

Let just trek!

Jpeg

Cekungan di sungai vulkanik purba yang membentuk kolam

img-20160320-wa0037

Masih sempat narsis, saya agak salah kostum karena sandal jepit yang saya pakai terlalu licin

img-20160320-wa0039

Bushes trekking!

Jpeg

Air terjun grejeg-grejeg yang hanya ada airnya saat musim hujan saja

img-20160320-wa0020_1-001

Ini yang namanya jurug taman sari/ jurug pengkok /jurug gedhe

Jpeg

kalau airnya bening dikit, sepertinya asyik berenang di sini meskipun kadang ada ularnya juga *eh

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Keliling Indonesia

Catatan Perjalanan ke Fakfak #10 : Pantai tersembunyi ada di mana-mana di Malakuli

Pantai pas di kampung Malakuli

Pantai pas di kampung Malakuli

Kampung Malakuli di Distrik Karas adalah kampung di pinggir pantai dengan garis pantai yang panjang. Pantainya berpasir putih. Sebenarnya dan sesungguhnya pantainya sangat indah, tetapi menurut saya kotor. Sampah dibuang di mana-mana :(. Tampaknya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di pantai masih kurang :(. Dan sepertinya pantai di area kampung ini tidak terlalu dianggap sebagai “pantai”, hanya sebagai bagian dari halaman rumah saja 😀 . Yang benar-benar dianggap pantai tempat piknik, bermain , memanjat kelapa dan memancing ikan adalah pantai-pantai tersembunyi yang ada di sebelah barat kampung ini.

Ada pantai tersembunyi dibalik tanjung yang penuh dengan pohon kelapa ini

Ada pantai tersembunyi dibalik tanjung yang penuh dengan pohon kelapa ini

Untuk menuju ke sana sangatlah mudah. Tinggal jalan kaki saja menyusuri bibir pantai sampai ujung barat perkampungan. Setelah itu menyusuri tanjung jika surut atau jalan setapak yang ada di kebun kelapa. Dibalik tanjung inilah terdapat sebuah pantai yang pasirnya benar-benar putih bersih tanpa sampah. Pantai ini dikelilingi hutan lebat. Waktu terfavorit kami untuk mengunjungi pantai ini adalah sore hari ketika matahari tenggelam. Jika beruntung kami bisa melihat matahari tenggelam di antara 2 pulau. Di pantai tak bernama ini terdapat ratusan kepompong keluar masuk pasir. Kami kemudian menamakan pantai ini dengan nama pantai kepompong. Nah di sebelah barat pantai ini ada pantai berpasir putih bersih tak bernama lagi dengan garis pantai yang lebih panjang. Di baratnya lagi masih ada pantai sampai berkilo-kilometer jauhnya. Tergantung sampai mana kuat berjalan untuk susur pantai. Aktivitas yang bisa dilakukan adalah berenang, memancing dan bird watching. Burung-burung elang masih banyak berterbangan di atas pantai ini. Di daerah pedalaman Papua seperti ini, tentu saja jumlah pantai tersembunyi jauh lebih banyak daripada yang sudah terkenal. Sampai manakah anda mau blusukan pantai di sini? Yang penting adalah selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di pantai :).

Menjelang sunset di antara dua pulau

Menjelang sunset di antara dua pulau

ratusan kepompong keluar dari pasir

ratusan kepompong keluar dari pasir

Pasirnya masih benar-benar bersih

Pasirnya masih benar-benar bersih

Pantai lain di sebelah barat pantai kepompong

Pantai lain di sebelah barat pantai kepompong dengan garis pantai yang lebih panjang

sepasang burung elang berterbangan di atas pantai kepompong

sepasang burung elang berterbangan di atas pantai kepompong

5 Komentar

Filed under Keliling Indonesia