Tag Archives: couchsurfing event

Bagaimana cara memasak ikan super ekstra spesial ketika kemping di pantai :D

menikmati pantai sadranan bersama teman

menikmati pantai sadranan bersama teman sembari kemping

Berkemah di pinggir pantai tanpa menikmati hasil laut sebagai santapannya menurut saya adalah hal yang tidak manusiawi! Hehehe. Siapa sih yang tidak ingin menikmati seafood ketika anda menikmati keindahan hamparan lautan? Kecuali bila anda memang alergi seafood (exception).

Ketika itu saya berkemah bersama dengan teman-teman dari komunitas couchsurfing di pantai berpasir putih sadranan yogyakarta, salah satu tempat favorit saya untuk berkemah. Saya ditunjukkan oleh salah seorang teman saya yang jago masak, Jaya Lim, bagaimana cara memasak ikan yang praktis, unik, menarik dan hasilnya benar-benar maknyoss. Caranya benar-benar sederhana, dan anda tidak memerlukan alat-alat yang ribet untuk proses memasaknya. All u need is just some resources from nature :D.

Here is the step!!

  • Sebelum anda berangkat berkemah, siapkanlah bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan berupa garam, merica, bawang, kunyit dan jahe. Bumbu ini bisa dipersiapkan sesuai dengan selera anda. Jika anda suka pedas anda dapat menambahkan cabe ke dalam bumbu-bumbu tersebut.
  • Belilah ikan segar di pantai nelayan di sela-sela perjalanan anda menuju tempat berkemah. Bila anda berkemah di pantai selatan daerah gunung kidul anda bisa mendapatkan ikan di pantai gesing, pantai ngrenehan, pantai baron, pantai drini, pantai ngandong dan pantai sadeng. Jangan lupa untuk negosiasi harga.
  • Pilihlah jenis ikan yang berdaging lunak seperti ikan kakap merah, kakap putih, ikan sebelah, ikan tuna dan ikan kerapu, supaya cepat proses matangnya. Saran saya jangan membeli ikan hiu walaupun nelayan menjualnya dengan harga murah, karena selain memerlukan proses memasak yang lama, anda hanya akan turut merusak keseimbangan ekosistem laut  . Kami sempat membeli ikan hiu karena tidak tahu. Dan kami sangat menyesal! Jika ikan tersebut dirasa terlalu besar, lebih baik minta dipotongkan dahulu. Jangan lupa minta dibeteti juga (aah bahasa indonesianya apa ya?, yang jelas minta dibuangkan bagian yang tidak diperlukan).
  • Sesampainya di pantai, belilah kayu bakar dan daun pisang di rumah penduduk sekitar. Kira-kira anda memerlukan 2 ikat kayu bakar dan 5-10 daun pisang lebar yang belum dipotong dari bonggolnya. Carilah juga beberapa batu besar dan kecil sebagai pengganjal daun-daun pisang tersebut.
  • Jika anda sudah siap untuk memasak, kegiatan memasak ini dilakukan sembari anda berkumpul dengan temen-teman berkemah anda menikmati api unggun. Idealnya pada malam hari.
  • Galilah sebuah lubang berdiameter 30 cm di kedalaman pasir kira-kira ¼ sampai ½ meter, tergantung banyaknya ikan. Lapisilah lubang tersebut dengan batu-batu dan daun pisang yang sudah dipotong-potong lebar sesuai dengan keadaan lubang. Jangan sampai ada celah pasir yang masuk ke dalam.

    lubang pasir

    mempersiapkan lubang pasir untuk mengukus ikan

  • Masukkanlah ikan-ikan yang sudah dibubuhi bumbu ke dalam lubang tersebut. Setiap ikan yang dimasukkan dipisahkan dengan daun pisang agar tidak tercampur jika terlalu matang.

    ikan yang sudah dibumbui

    ikan yang sudah dibumbui disusun di dalam daun pisang

  • Tutuplah lubang tersebut dengan tumpukan daun pisang dan beberapa batu untuk menahan panas. Setelah itu buatlah api unggun dengan kayu bakar di atasnya. Prisipnya memasak ikan dengan cara ini seperti “mengukus”.
  • Sembari menunggu anda bisa berapi unggun bersama kan? Setelah kurang lebih 1,5-2 jam (tergantung banyaknya ikan), anda bisa membongkar api unggun tersebut. Berhati-hatilah dalam membongkar, karena pasir masih panas dan jangan sampai pasir-pasir tersebut mengenai ikan.
    api unggun

    berapi unggun ria sembari menunggu ikan matang

    membongkar ikan

    membongkar ikan yang telah dimasak di dalam pasir

  • Next???? Selamat menikmati ikan kukus pasir nan yummy!! 😀

    ikan sudah matang

    ikan yang siap disantap

Iklan

3 Komentar

Filed under Travel Food and Fruit

Traveler Exchange Program

me, vane and emelie

when traveler meet local

karimunjawa cs gath

couchsurfing.org indonesia gathering in karimunjawa

rafting

share adventure together, Rafting!!

Pertukaran para pengembara (bahasa lebaynya red) merupakan kegiatan pertukaran traveler di seluruh dunia menggunakan media situs internet. Awalnya saya diperkenalkan oleh salah seorang teman, Cali yang berasal dari jerman, mengenai situs ini pada tahun 2008. Sebelumnya saya kira situs ini adalah situs jalinan pertemanan seperti facebook atau friendster karena anda bisa saling berteman dan saling memberikan referensi. Waktu itu Cali berkata kepada saya “You gonna like this site”. “Ok, I’m going to sign up” jawab saya waktu itu. Setelah saya sign up, Cali menjadi teman saya dan memberikan sebuah referensi, sayapun juga melakukan hal yang sama. Saya kemudian mengeset situs itu dengan membuat profil lengkap dan menambahkan foto-foto.

Suatu hari saya mendapat pesan melalui situs tersebut dari seorang cewek bernama Joyce Chen yang berasal dari negeri paman sam. Joyce berkata akan datang ke jogja dan ingin bertemu dengan “orang lokal” (maksudnya saya sebagai orang lokal jogja). Beberapa hari kemudian saya bertemu dengannya di sosrowijayan. Ia bertanya mengenai jogja, tempat yang bagus untuk dikunjungi, makanan tradisional, adat-istiadat lokal dan hal-hal lain tentang jogja. Kami bisa sharing tentang banyak hal mulai dari cerita perjalanan, berbagai macam budaya di dunia bahkan sampai politik (karena waktu itu amerika sedang seru-serunya menjelang pemilu), meskipun kami hanya saling bertemu hari itu juga.

Dari situlah saya mulai mengerti tentang fungsi dan manfaat situs ini (Naaah telat banget ngertinya). Situs ini sangat berguna bagi anda yang suka traveling, tertarik mempelajari budaya negara lain, tertarik memperkenalkan budaya lokal kepada orang asing, memperlancar kemampuan berbahasa inggris atau bahasa-bahasa lain, dan masih banyak lagi manfaatnya. Anda juga bisa membuka rumah atau kamar kost anda untuk “ngehost” traveler dari berbagai belahan bumi. Begitu pula jika anda traveling, anda bisa tinggal di tempat orang lokal, selain ngirit biaya akomodasi anda bisa mendapatkan banyak pengalaman berharga tentang budaya setempat. Fun isnt it?? 😀 Jika anda tertarik, anda bisa bergabung dengan cara mendaftar di situs-situs di bawah ini.

http://www.hospitalityclub.org

http://www.couchsurfing.org

http://www.bewelcome.org

http://www.travelersfortravelers.com

Setelah anda mendaftar isilah profile anda selengkap-lengkapnya dan semenarik mungkin (tetep be yourself yaa..), karena jika anda hanya mengisi profile anda asal-asalan saja orang lain tidak akan tertarik menjadi “host” anda atau tinggal di tempat anda. Tampilkan pula beberapa foto-foto traveling dan foto-foto menarik dari tempat tinggal anda. Biasanya di dalam situs tersebut, seperti di couchsurfing.org terdapat opsi komunitas yang terbentuk dalam berbagai macam grup. Pilihlah grup-grup yang sesuai dengan minat anda. Jangan lupa untuk bergabung di grup lokal daerah anda. Misalnya anda tinggal di yogyakarta, bergabunglah di grup yogyakarta. Di dalam grup lokal anda bisa bertukar informasi tentang event-event traveling dan gathering lokal sesama pengguna situs. Setelah itu anda bisa share tentang bagaimana menjadi host atau menjadi tamu yang baik.

So untuk para pengembara what are you waiting for? Sign it up!!

4 Komentar

Filed under Travel Stuff and Tips