Tag Archives: Europe

Summer in Germany #5 : Menyasarkan diri ke kota kecil Sigmaringen

Kami ga mau rugi! 😀 Karena hari ini kami sudah membeli tiket kereta api Baden Württemberg pass untuk 24 jam, rasanya sayang banget kalau ga digunakan semaksimal mungkin. Sesampainya kembali di stasiun kereta api Hechingen dari Hohenzollern castle, kami ga mengambil kereta balik ke Tubingen. Kami memilih naik kereta regional express (IRE) jurusan kota Sigmaringen. Kota ini terletak sekitar 50 km dari Hechingen. Kota ini seperti apa? Kami sama sekali ga tau hehehehe. Kami asal naik aja. Kalaupun ada kota menarik lain selama perjalanan ke Sigmaringen, yaa bolehlah berhenti, kalau ga yaa lanjut sampai akhir 😀 . Kereta regional express yang kami naiki berhenti di banyak kota-kota kecil. Kereta ini banyak melewati hutan, perbukitan, dan areal pertanian. Wilayah-wilayah pedesaan Jerman yang terlihat masih alami dan jauh dari kota besar. Terkadang kami bisa melihat pemandangan tebing dengan kastil yang dibangun di atasnya dari balik jendela kereta.
P1150108

Kastil kecil di atas tebing dari balik jendela kereta dari Hechingen menuju ke Sigmaringen

Sekitar 50 menit kemudian sampailah kami di kota Sigmaringen, tujuan akhir kereta IRE ini. Kami keluar stasiun lalu menuju ke tengah kota. Ternyata di kota ini terdapat kastil besar juga. Namanya kastil Sigmaringen. Kastil ini berdiri dengan megah di atas tebing! Seperti yang saya bilang di postingan sebelum ini, kastil-kastil di Jerman itu kenapa yaa selalu terlihat epic dan wow ? Di bangun di puncak gunung atau di ujung tebing seperti ini? Saya sendiri sih tak henti-hentinya merasa kagum dengan struktur bangunan dan arsitekturnya. Mumpung nemu kastil lagi untuk dikunjungi, kami langsung mendatangi informasi dan loket utama kastil. Jadi kami memilih untuk mengunjungi kastilnya duluan sebelum muter-muter kotanya.
P1150114

Kastil Sigmaringen

P1150136

Foto sebelum masuk kastil

Berbeda dengan kastil Hohenzollern, untuk memasuki kastil Sigmaringen, pengunjung harus mengikuti guided tour. Kami mendaftarkan diri untuk guided tour dengan membayar 9 euro per orang. Pihak kastil hanya mempunyai guided tour dalam bahasa Jerman, jadi wisatawan yang tidak bisa berbahasa Jerman mendapatkan pinjaman buku panduan dalam bahasa Inggris, Perancis, Italia atau Spanyol. Seperti halnya di kastil Hohenzollern, pengunjung tidak diperbolehkan untuk mengambil foto dan merekam gambar. Pengunjung guided tour siang itu yang berbarengan dengan kami lumayan juga, ada sekitar 30-an orang. Dan saya adalah satu-satunya pengunjung bermuka asia siang itu. Kami lalu diarahkan untuk memasuki ruangan-ruangan megah di dalam kastil ini. Dari chapel istana, ruang yang dulunya digunakan untuk rapat para ksatria, ruang ballroom, hingga ruangan yang memajang lukisan-lukisan nenek moyang pemilik kastil ini. Yang jelas seperti halnya di kastil Hohenzollern, di dalam kastil ini semua ruangan-ruangannya membuat para pengunjung berdecak kagum saking mewahnya. Kastil ini memiliki banyak koleksi lukisan, karpet mewah, cermin mewah, perabot mewah dan koleksi khusus alat-alat perang dari zaman dahulu kala.
P1150127

Halaman bagian dalam kastil Sigmaringen yang masih boleh difoto

P1150129

Kapel istana, yang difoto kartu posnya saja yaak 😀

Sejarah kastil Sigmaringen ini dimulai pada abad ke 11 saat keluarga bangsawan  Von Sigmaringen berkuasa di wilayah ini. Kastil ini kemudian digunakan dan direnovasi turun-temurun oleh keturunannya, meskipun mereka mempunya nama keluarga yang berbeda, seperti keluarga Helfenstein. Kastil ini kemudian pernah dijual kepada salah satu bangsawan dari House of Habsburg, salah satu keluarga penguasa terkuat Eropa saat itu. Lalu berpindah tangan kepada keluarga Werdenberg pada tahun 1399 sampai tahun 1534 masehi. Pada tahun 1535 hingga kini, kastil ini berada di bawah pengelolaan House of Hohenzollern dan House of Hohenzollern – Sigmaringen. Keluarga house of Hohenzollern – Sigmaringen juga merupakan salah satu cabang dari keturunan House of Hohenzollern, tetapi mereka merupakan penganut katolik roma. Berbeda dengan kastil Hohenzollern yang saat ini berada di bawah house of Hohenzollern – Prussia, kastil Sigmaringen berada di bawah house of Hohenzollern -Sigmaringen, meskipun nenek moyang mereka sama-sama dari House of Hohenzollern. Daaan you know what, cabang dari House of Hohenzollern ga cuma dari dua keluarga besar ini saja, ada beberapa cabang lain.  Hmmm agak rumit memang memetakan siapa keturunan siapa lalu punya kastil dan berkuasa di mana saja kalau ga benar-benar belajar sejarah Jerman dan eropa 😀 . Sebenarnya dan sesungguhnya kalau tidak traveling seperti ini mungkin saya benar-benar tidak tahu sejarah eropa sama sekali, karena saya kan bukan orang yang rajin membaca 😛 .
P1150130

Poster yang difoto, ruangan ancestral di dalam kastil

P1150155

Sigmaringen ice cream

P1150116

Kota kecil Sigmaringen dengan bangunan-bangunan cantik medieval

Setelah otak kami penuh dengan selingan pelajaran sejarah ketika mengunjungi kastil Sigmaringen, kami lalu muter-muter kota kecil ini. Di kota ini lumayan banyak peninggalan rumah-rumah dari abad pertengahan, meskipun ga sebanyak di kota Tubingen atau Esslingen am Neckar. Kafe-kafe dan kedai es krim banyak terdapat di tengah kota ini. Kami lalu mampir untuk membeli 2 scoop es krim lokal seharga 2 euro. Kota ini juga merupakan kota utama di Jerman yang merupakan hulu dari sungai Danube. Jika sudah pernah berkunjung ke Vienna, Budapest, Bratislava atau Belgrade, tahu donk sungai Danube lebarnya seperti apa. Nah di kota Sigmaringen ini sungai Danube masih sempit hanya seperti sungai-sungai kecil saja. Selain itu Danubenya masih terlihat bening dan bersih. Kami menyeberangi Danube yang terletak di belakang kastil ini. Dari sinilah pemandangan kastil terlihat magical sekali! Karena kastilnya benar-benar terlihat dibangun di atas tebing. Beberapa wisatawan dan warga lokal terlihat duduk-duduk piknik sambil mengambil foto kastil ini. Kami tak mau melewatkan juga pemandangan ini tanpa jepretan kamera, sambil menunggu jadwal kereta api kembali ke kota Tubingen tempat kami menginap. Menyasarkan diri hari ini di kota Sigmaringen berakhir dengan sukses! 😀
P1150152

Kastil Sigmaringen  dan sungai Danube

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Summer in Germany #4 : A Day Trip to Hohenzollern Castle

P1150007

Kereta yang membawa kami dari stasiun Tubingen ke Hechingen

“Hoaaaaaheeemmm…” adegan menguap pagi-pagi silih berganti muncul dari wajah kami berdua. Hari ini kami memang bangun terlalu pagi demi sebuah perjalanan ke kota Hechingen, yang masih berada di provinsi Baden Württemberg, Jerman. Jadi, dari kota cantik Esslingen am Neckar tempat keluarga teman saya Mawar tinggal, kami beranjak ke kota lain dengan kereta api. Kami memutuskan untuk menginap di kota bernama Tübingen yang berjarak 37 km dari Esslingen am neckar. Nah cerita tentang kota ini sendiri akan saya lanjutkan di postingan berikutnya yaaa. Yang jelas pagi-pagi ini, kami sudah berada di stasiun Tübingen dan membeli tiket kereta api Baden Württemberg pass senilai 30 euro untuk 2 orang. Pass kereta api ini bisa dipakai untuk 24 jam,selama masih di dalam wilayah Baden Württemberg. Kami naik kereta api sekitar jam 7 pagi menuju kota bernama Hechingen. Mengapa ke kota ini? Karena di kota ini terdapat salah satu kastil tercantik di negeri ini, bernama kastil Hohenzollern.
P1150094

Foto aerial kastil Hohenzollern yang saya jepret dari poster 😀 , epic banget ga siiih???

Sebenarnya dan sesungguhnya salah satu destinasi kastil impian saya di Eropa adalah kastil Neuschwanstein yang berada di Bavaria. Tetapi karena tujuan utama saya ke Jerman adalah untuk menjenguk teman saya Mawar, maka kali ini saya memilih destinasi yang dekat-dekat saja dari kotanya Mawar. Eniwei busway, kami sampai di kota Hechingen jam 8 pagi kurang. Terlalu pagi karena ternyata shuttle bus dari stasiun Hechingen ke Hohenzollern baru tersedia dua jam kemudian *doeeenkk . Kami lalu mencari sarapan dan jalan-jalan di sekitar kota kecil Hechingen untuk mengisi waktu. Di kota kecil ini sebenarnya ga ada apa-apanya, sepi, tidak banyak pertokoan, dan hanya kawasan pemukiman saja. Untungnya, tak jauh dari stasiun kereta api terdapat sebuah kafe dan bakery yang lumayan besar dan ramai. Akhirnya kami menghabiskan waktu untuk sarapan dan ngopi cantik di kafe ini sambil menunggu shuttle bus datang.
P1150015

Kastil Hohenzollern yang saya jepret dari depan stasiun Hechingen. It really resembling fairy tale castle 🙂 .

Shuttle bus yang kami tunggu datang on time, sesuai dengan budaya Jerman yang memang tepat waktu. Kami membayar 2 euro per orang  langsung ke pak supir. Jarak kastil Hohenzollern dari stasiun kereta api Hechingen adalah 5,8 kilometer , kalau jalan kaki lumayan pegel juga euy. Selain shuttle bus dari stasiun ini juga tersedia taksi , tapi saya ga tau berapa harganya untuk ke kastil. Tak berapa lama kemudian sampailah kami di pelataran parkir kastil Hohenzollern. Pengunjung bisa membeli tiket masuk kastil dari loket yang berada di pojok parkiran. Harga tiketnya 12 euro per orang. Dari pelataran parkir ini, pengunjung bisa naik shuttle khusus yang mengantar sampai ke depan gerbang utama kastil dengan membayar ekstra euro, atau jalan kaki mendaki bukit seperti ninja hatori 😛 . Kami berdua jelas tak mau mengeluarkan uang lagi, jadi kami mendaki tangga perlahan-lahan membelah hutan sampai ke pintu gerbang kastil. Saran saya sih, jangan lupa membawa air minum saat perjalanan mendaki ini. Kebanyakan pengunjung kastil ini memang lebih memilih mendaki bukit daripada naik shuttle, meskipun mereka harus menggendong anak-anaknya. Shuttle bus lebih banyak digunakan oleh para manula dan mereka yang membawa bayi.
P1150024

Kastilnya benar-benar di atas bukit. Foto diambil dari  dalam shuttle bus.

Dari foto-foto kastil Jerman di google, menurut saya kastil di Jerman kebanyakan terlihat epic. Mereka sengaja membangun kastil di puncak bukit, di atas tebing atau di lokasi lain  yang membuat semua orang melihat bangunan-bangunan ini berdecak kagum. Sambil berpikir juga, dulu gimana mereka menemukan lokasi seperti ini dan bagaimana membawa material ke atas bukit ? Termasuk kastil Hohenzollern ini, yang letaknya benar-benar berada di puncak bukit berketinggian 855 meter. Sampai di gerbang utama kastil, kami berdua tinggal menunjukkan tiket kepada petugas. Di gerbang utama ini juga terdapat loket yang menjual tiket, tetapi antriannya jauh lebih panjang daripada yang di pelataran parkir. Kami kemudian menapaki jalan memutar menuju ke halaman utama kastil. Lalu memasuki bagian-bagian kastil yang dibuka untuk para pengunjung. Tidak semua ruangan dan bagian kastil ini dijadikan museum dan terbuka untuk umum, karena keluarga keturunan “house of Hohenzollern” masih ada yang tinggal di sini.
P1150030

Mendaki gunung ala ninja Hatori

House of Hohenzollern” , sounds like a royal family from game of thrones or other medieval epic stories 🙂 . Yes, bedanya adalah they are real!!! They are really there inside the history especially the history of Germany. Kastil Hohenzollern yang terletak dipuncak gunung dengan nama yang sama ini, awalnya dibangun pada abad ke 11 atas permintaan Counts of Zolern. Sejarah kastil ini begitu panjang, dan pernah hancur beberapa kali di beberapa masa perang. You know lah, perang di Eropa kan berabad-abad lamanya dan berganti-ganti musuhnya. Kastil ini juga pernah jatuh dibawah kekuasaan “House of Habsburg” salah satu penguasa terkuat di Eropa lainnya. Jangan ditanya House of Habsburg itu siapa saja, karena ceritanya bakal ga habis-habis, jadi silahkan googling sendiri ya. Yang jelas sebagai contoh Marie Antoinette, ratu perancis, adalah salah satu keturunan dari House of Habsburg. Kastil yang bisa dilihat dan dinikmati sekarang ini adalah yang direnovasi dan dibangun kembali pada tahun 1819, oleh putera mahkota saat itu yaitu Frederick William IV of Prussia. Prussia yaa bukan Russia. Prussia adalah salah satu wilayah kerajaan besar di Jerman, Russia dan Eropa tengah ke timur. Nah selama berabad-abad House of Hohenzollern-Prussia lah yang menjadi pemimpin kerajaan ini.
P1150092

Pelataran utama kastil Hohenzollern

Kastil Hohenzollern, adalah salah satu kastil dari beberapa kastil milik House of Hohenzollern-Prussia, tetapi kastil inilah yang utama bagi mereka. Kalau pengen tahu sejarah detil dan hubungan antara House of Hohenzollern dan cabangnya yatitu  House of Hohenzollern -Prussia, yaa harus banyak membaca buku, cari tahu di internet sambil belajar sejarah eropa kuno. Dan sejarah ala mereka ini lebih ribet daripada serial game of thrones 😀 .
Kami lalu memasuki ruangan-ruangan yang dibuka untuk pengunjung. Dari mulai chapel istana, ruang singgasana, ballroom,  ruang koleksi benda-benda bersejarah milik house of hohenzollern, ruang bawah tanah dan beberapa ruangan pameran lain. Terdapat pula ruangan yang memajang koleksi foto-foto pribadi keluarga house of hohenzollern saat ini. Semua ruangan-ruangan ini tidak boleh difoto apalagi direkam tanpa izin khusus. Interior dari ruangan-ruangan utama kastil ini sungguh mewah dan menakjubkan. Terutama ballroom istana, langit-langitnya berarsitektur gothic dengan lampu-lampu gantung yang berkilau seperti di cerita dongeng-dongeng tentunya. Jika  ingin tahu lebih detil tentang arsitektur, interior dan koleksi benda-benda seni di dalam kastil ini, pengunjung bisa menyewa audio guide.
P1150067

Karena ga boleh foto bagian dalamnya, maka saya foto tiketnya aja 😀 .

P1150072

Ruangan ballroom yang cantiiik banget!

Pemandangan di sekeliling kastil ini juga tak kalah cantiknya. Namanya juga di puncak gunung, landscape perbukitan, hutan, kota-kota kecil terlihat menyejukkan mata. Apalagi ketika hari cerah seperti hari ini. Kami lalu berkeliling bagian teras kastil ini. Di komplek kastil ini terdapat satu restoran mewah dan kantin. Sebagai pejalan ngirit yang sudah kelaparan kami memilih makan di kantin kastil. Dan berakhirlah castle discovery hari ini dengan sepiring curry wurst dan french fries seharga 5 euro di kantin 😀 . Eh tapi perjalanan hari ini masih berlanjut ke postingan blog berikutnya yaaa 🙂 .
P1150048

Salah satu pemandangan dari teras kastil

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri