Tag Archives: menara

Exploring Paris : La Conciergerie dan La Sainte Chapelle

Hey Paris! I’m back again!
Hari minggu pertama di bulan maret di kota ini begitu sakral untuk kami. Why? Tentu saja karena hampir semua museum-museum utama di kota ini dibuka secara gratis untuk semua kalangan. Lumayan kan menghemat 15 euro per orang. Yah, saking ngiritnya kami sampai ke museum aja nunggu gratisan 🙂 .  Kali ini saya dan suami saya mengunjungi 2 lokasi cantik yang sebenarnya cuma tinggal sak plintengan dari apartemen kami. Jaraknya cuma beberapa ratus meter, tapi selama ini kami cuma numpang lewat doank sambil ngintip-ngintip dari balik jendela. Kami cuma bisa memandang keindahannya dari luar. Nama tempat ini adalah La Conciergerie dan kapel Sainte Chapelle. Dua tempat yang pintu masuknya terpisah tetapi masih dalam satu kawasan.
P1120572

Palais de la Cite

Kawasan ini dinamakan Palais de la Cité. What? Palais? Palace? Yep yep, pada zaman dahulu kala sekitar abad ke 6 sampai abad ke 14 , istana atau kastil ini merupakan residen utama raja-raja Perancis. Setelah abad ke 14 , raja-raja penerusnya membangun istana dan kastil residen lainnya seperti Louvre Palace sampai Palace of Versailles. Mereka kemudian boyongan, pindah untuk tinggal di istana lain. Bangunan istana Cité kemudian beralih fungsi menjadi gedung parlemen kota Paris, pengadilan, dan gedung bendahara negara. Pada saat revolusi Perancis, bangunan istana ini kemudian menjadi terkenal karena difungsikan sebagai penjara dan pengadilan revolusi. Salah satu tahanan paling terkenal yang dipenjara di dalamnya tentu saja adalah sang ratu Marie Antoinette yang kemudian dihukum penggal kepala di alun-alun Concorde.

P1120568

Menara jam publik tertua di Paris

Meskipun bangunan utama istana ini, kini sudah ratusan tahun berfungsi sebagai pengadilan negara, arsitektur yang mempunyai ciri khas kastil medieval bisa dilihat di sisi utaranya. Bagian bangunan pas di pinggir sungai la seine. Biasanya sih para turis dan traveler bisa mencermati dan memotret keindahan arsitekturnya dari jembatan Pont au Change. Dari jembatan ini kita bisa melihat tour de horloge dan 3 menara lain yaitu Cesar, Argent dan Bonbec. Tour de horloge merupakan menara dengan jam besar yang begitu biru, cantik dan artistik. Di puncaknya terdapat lonceng besar yang sampai sekarang berbunyi setiap jam. Menara ini adalah jam publik pertama milik kota Paris. Menara-menara lainnya selain berfungsi sebagai menara pengawas juga berfungsi sebagai tempat penyiksaan tahanan 😦 . Jangan-jangan menara ini angker lagi ? 😱 .
P1120489

Gothic Celllar La Conciergerie

Saya dan suami saya memilih untuk masuk ke komplek La Conciergerie dahulu. Berhubung gratisan, antriannya lumayan panjang seperti antri sembako. Setiap pengunjung diperiksa satu per satu di bawah metal detector. Begitu masuk, kami berada di sebuah ruangan luas dengan gothic cellar membentuk koridor-koridor memanjang dan melebar. Lagi-lagi, setiap berada di ruangan seperti ini saya teringat film-film bersetting medieval. Seperti di serial game of thrones gitu laaah 😀 . Biasanya ruangan ini kosong begitu saja, tetapi kali ini sedang ada pameran tentang sejarah dan penemuan di ile de la Cité, wilayah delta di tengah sungai tempat bangunan ini berada. Ruangan luas ini terakhir difungsikan sebagai ruangan kavaleri dan prajurit negara.
Kami lalu mengelilingi La Conciergerie dari ruangan ke ruangan sesuai dengan petunjuk yang ada. Meskipun mantan istana ini mempunyai catatan sejarah yang panjang, sejarah yang ditonjolkan di dalamnya bersetting saat revolusi Perancis. Terdapat ruangan-ruangan visual media yang menampilkan video tentang sejarah revolusi Perancis.  Kami juga menjumpai berbagai ruangan penjara berbagai ukuran. Konon saat itu, jika si tahanan memiliki banyak uang, ia bisa tinggal di ruangan yang lebih nyaman. Seperti Marie Antoinette, ruangan tahanannya lebih lebar daripada tahanan lainnya. Meskipun demikian tetap saja terkesan dingin dan seram. Selain ruangan tahanan, ada pula ruangan untuk berdandan dan berpakaian para tahanan. Sebelum dihukum mati biasanya mereka didandani terlebih dahulu supaya terlihat lebih presentable. Duiih saya ga bisa membayangkan deh, kejadian dan perasaan para tahanan saat itu, pakai didandanin segala sebelum dihukum mati 😦 . Beberapa benda memorial milik Marie Antoinette sebelum dihukum mati juga dipajang di dalam museum ini.
P1120507

Sebuah lukisan yang menggambarkan saat-saat terakhir Marie Antoinette digiring sebelum dihukum mati

Sebuah ruangan di dalam La Conciergerie ini juga didedikasikan sebagai memorial para korban yang merupakan para tahanan yang dihukum di dalam penjara ini. Mereka dianggap sebagai korban akibat hukum revolusi saat itu. Salah satu yang terkenal ironis adalah Robespiere. Ia adalah seorang politisi dan pengacara yang merupakan salah satu pioneer hukum saat revolusi Perancis. Ia adalah salah satu yang membuat Louis XVI dihukum mati, tetapi akhirnya ia pun dihukum mati oleh tribunal revolusi. So ironic 😦 . Rasanya sih perasaan saya bercampur aduk saat mengunjungi museum ini. Satu hal yang bisa saya pelajari dengan mengunjungi museum ini adalah keberanian rakyat Perancis saat itu. Meskipun keberanian mereka juga berubah menjadi kemarahan yang mampu membuat sang raja dihukum mati di depan mereka. Mereka mampu bersatu melawan penguasa kaum borjuis yang menindas rakyat kecil, yang tak peduli berfoya-foya ketika rakyatnya kelaparan di jalan. People power man!
Ruangan-ruangan lain yang ada di dalam La Conciergerie yang dulu sempat difungsikan sebagai dapur raja sampai dapur penjara, dan ruangan rapat kavaleri kini dibiarkan kosong begitu saja. Meskipun demikian, ornamen-ornamen langit-langit dan tiang-tiangnya cukup indah untuk diamati. Saya sih berharap kami bisa mengunjungi bagian dalam menara-menara yang saya sebutkan di atas. Sayangnya pengunjung tidak memiliki akses bebas ke sana.
P1120567

La Sainte Chapelle dari luar

Kami berdua lalu beralih menuju ke Sainte Chapelle. Untuk masuk ke dalamnya, kami juga harus melewati antrian panjang untuk diperiksa dengan metal detektor. Pengunjung kapel ini saat gratisan begini ternyata membludak! Kami harus berdesak-desakan dengan pengunjung lain saat masuk ke dalamnya. Bangunan kapel tua ini berada di sebelah selatan komplek La Conciergerie. Kapel ini merupakan kapel utama Palais de la Cité yang dibangun oleh raja Louis IX pada tahun 1241 sampai 1248. Kapel ini terdiri dari dua lantai. Lantai pertama dulunya digunakan oleh para residen istana ini. Lantai ke dua hanya boleh dikunjungi oleh keluarga raja saja. Konon katanya terdapat sebuah relic berupa mahkota Yesus Kristus ketika disalib. Arsitektur kapel ini terkenal dengan sebutan rayonnant gothic style.
P1120530

lantai satu La Sainte Chapelle

Ketika kami melangkah masuk ke dalamnya kami cuma bisa mangap sambil membelalakan mata. Indah banget men! Mungkin ini adalah kapel terindah yang pernah saya kunjungi di dalam hidup saya. Warna-warna dinding, tiang dan langit-langitnya serta ornamen-ornamennya membuat mata serasa tak mau berkedip. It was super fine and beautiful! Ketika kami naik ke lantai dua, kami semakin terbelalak dan berdecak kagum. Ornamen kaca patrinya begitu detil dan menawan, menggambarkan kisah-kisah dalam agama Katolik. Lampu-lampu kuning yang terpasang di sekeliling kapel ini menambah suasana semakin syahdu bak di dalam sebuah cerita di antah-berantah. Salut deh siapapun arsitekturnya, your work is awesome man! Kami berlama-lama di dalam kapel ini untuk memandangi semua yang ada di dalamnya. Our eyes was very happy! 🙂
P1120539

Lantai dua La Sainte Chapelle

P1120550

The rose window di lantai dua La Sainte Chapelle

Jika anda sedang berwisata di kota Paris, La Conciergerie dan La Sainte Chapelle adalah  destinasi yang sangat recommended!

2 Komentar

Filed under Ke Luar Negeri

I lost my heart in Prague #7 : Kembali lagi ke Old Town Square

Kami kembali lagi ke Old Town Square kota Praha. Tetapi kali ini kami tak hanya berada di luar bangunan-bangunan cantik ini. Kami memanfaatkan Prague card yang sudah kami beli, untuk memasuki beberapa museum dan bangunan bersejarah secara gratis. Bangunan pertama yang kami tuju adalah menara jam astronomi. Katanya sih, pemandangan dari puncak jam ini adalah salah satu yang terindah karena berada di tengah-tengah kota. Well kota yang terkenal dengan sebutan seribu menara ini , memang menaranya di mana-mana. Dari menara gereja sampai menara-menara pengawas dari jaman dahulu kala. Meskipun menaranya emang ga sampai seribu tetapi Praha memiliki lebih banyak tower daripada kota-kota lain.
p1110844

Gedung berwarna-warni gaya Bohemia di Old Town

p1110845

Gedung unik di samping old town hall

Pintu masuk menara jam astronomi berada di dalam tourist information centre kota Praha, bukan di bawah menara itu sendiri. Yang di bawah menara hanya untuk membeli tiket masuknya saja. Jadi gedung yang tampak berjejer-jejer dan berbeda dari luar ini ternyata bersambung satu dengan lainnya. Dan tak cuma gedung ini saja lho yang kelihatan ga nyambung dari luar tetapi nyambung di dalam. Beberapa gedung lain juga. Seperti the stone bell house dan beberapa palace di komplek luar Prague Castle. Dari lobby pusat informasi turis kami tinggal mengikuti petunjuk ke pintu masuk menara jam astronomi yang berada di lantai atas. Setelah menukarkan tiket, kami menuju ke puncak menara dengan menggunakan lift mini, yang katanya merupakan salah satu lift terunik di Praha. Sampai di atas, pemandangannya seperti di foto-foto berikut.
p1110850

Old town square dilihat dari atas

p1110856

The baby tower Praha dilihat dari menara jam astronomi

p1110849

Petrin hill dilihat dari clock tower, old town

p1110858

The other view from the tower

Menara jam astronomi, termasuk menara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Menaranya kecil tetapi orangnya banyak dan sesak. Jadi kalau di atas berlama-lama kasihan juga pengunjung lain yang mengantri untuk melihat view dari sini. Berhubung kami wisatawan yang baik hati dan tidak sombong *jiaah, 5 menit di atas cukuplah. Kami menuruni menara ini dengan tangga. Eh bukan tangga juga sih, tetapi seperti koridor memutar yang dibuat menurun. Di sepanjang koridor ini terpasang foto-foto sejarah tentang jam astronomi ini. And you know what? Prague orloj ini adalah yang tertua di dunia yang masih berfungsi. Dibuat pada tahun 1410.
p1110861

Lift unik untuk ke puncak menara

Selama di dalam menara jam ini , saya pikir kami bisa melihat interior jam dari dalam. Ternyata tidak. Interior jam ini bisa dilihat dari tempat lain (tour lain dengan tiket yang berbeda) yang juga terletak di dalam gedung yang sama. Kami lalu melanjutkan penjelajahan kami ke Old Town Hall and Tower, yang juga gratis untuk pemegang Prague card. Untuk masuk ke tempat ini, pengunjung harus mengikuti guided tour yang tersedia setiap satu jam sekali. Untung saja pas kami menukarkan tiket, turnya yang berbahasa Inggris baru saja dimulai, sekitar 5 menit yang lalu. Turnya selalu dimulai beberapa menit sebelum jam astronominya berdentang. Jadi ketika berdentang, pengunjung bisa melihat wayang-wayang kayu di dalamnya berputar. Sayangnya kami terlambat beberapa detik pas astronomical clocknya berhenti berputar 😀 .
p1110866

Mengintip interior dari astronomical clock

Bersama para pengunjung yang lain , kami dibawa menjelajahi old town hall yang merupakan kantor dewan kota Praha yang pertama dan tertua. Pada tahun 1338, dewan kota mendirikan old town hall  dengan cara membeli sebuah rumah dari keluarga patrician bernama Volflin.  Keluarga patrician artinya keluarga elit keturunan bangsawan romawi kuno. Dewan kota kemudian merombak bangunan aslinya menjadi berarsitektur gothic. Mereka kemudian juga membeli rumah-rumah yang berada di samping-sampingnya, untuk memperluas kantor dewan kota. Oleh karena itulah mengapa, bangunanya unik, terlihat bangunan berbeda-beda dari luar, tetapi nyambung di dalam . Setiap bangunan ini memiliki nama dan julukanya masing-masing. Menaranya, di mana jam astronomi tertempel, adalah menara tertinggi di Praha pada zaman pertengahan. Menara ini ternyata memiliki sebuah kapel cantik, dengan ornamen kaca patri yang berwarna-warni. Kapel ini dibangun pada tahun 1381.
p1110865

Salah satu ruangan cantik di dalam old town hall

p1110867

Kapel kecil di dalam old town hall

Mas-mas guide yang membawa kami menerangkan tentang ornamen, lukisan dan ruangan di tempat ini dengan bahasa Inggris yang fasih. Seperti guide yang di Vysehrad juga fasih berbahasa Inggris. Menurut saya sih, bahasa inggrisnya orang Ceko bagus-bagus deh. Selama beberapa hari di sini kami selalu lancar berkomunikasi dengan orang Ceko. Anyway, si mas guide membawa kami menjelajahi ruangan demi ruangan. Ruangan terakhir yang kami jelajahi adalah ruang rapat dewan yang terkadang juga masih digunakan untuk rapat dengar pendapat. Beberapa ruangan ini old town hall ini juga disewakan untuk umum, seperti untuk pesta pernikahan atau pesta keluarga lainnya. Anyone interested to have a party here?
p1110868

Pintu unik di dalam old town hall

p1110873

Ruangan dewan yang luas

Si mas guide kemudian membawa kami menuruni tangga berputar yang panjang. Saya pikir turnya akan berakhir saat kami berada di ruangan old town hall yang terakhir. Soalnya di pocket guide yang kami dapat dari membeli prague card, hanya tertera tur di dalam old town hall saja. Kami lalu dibawa menjelajahi wilayah bawah tanah old town square. Nah setahu saya ada tur tersendiri tentang underground old town, dan kami harus membayar tiket sebesar 400 czk. Apakah ini tur yang sama atau tidak? Atau tur ini adalah cuplikan dari tur bawah tanah yang sebenarnya? Setidaknya kami tak perlu mengeluarkan uang lebih untuk menjelajahi wilayah bawah tanah old town. Mas guide ini kemudian menerangkan fungsi ruangan-ruangan dan lorong-lorong misterius yang ada di sini. Selain sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, beberapa tempat juga pernah dijadikan tempat untuk menghukum orang-orang yang dianggap bersalah pada jaman dahulu kala.
p1110876

Welcome to underground Praha

Ketika kami sedang beriringan menyusuri lorong-lorong tersebut, salah seorang wisatawan bertanya tentang sebuah pintu misterius tak jauh dari tempatnya berdiri. Mas guidenya kemudian menjawab, bahwa yang dibalik pintu tersebut masih misterius. Ia sendiri meskipun sudah bertahun-tahun menjadi guide, tak pernah tau apa yang sebenarnya ada di balik pintu. Ia bilang, konon dibaliknya terdapat tumpukan kerangka dan tengkorak manusia yang dulu ditemukan di sepanjang ruang bawah tanah. Saya langsung merinding disko, bisa jadi tempat ini adalah catacomb seperti yang ada di Paris. Jangan-jangan nanti bakalan ada film as above so below versi kota Praha. Tur bawah tanah kami kemudian berakhir di sebuah ruang bawah tanah dengan tanda salib kayu hitam raksasa tertempel di dinding. Di sebelahnya terdapat jejeran patung-patung kuno yang dulu sempat menghiasai bagian gedung old town hall. Kami kemudian keluar melalui sebuah lorong bsar dengan lukisan putri Libuse yang digambarkan sedang meramal masa depan kota Praha.
p1110885

Patung-patung kuno yang kemudian disimpan di bawah tanah

p1110886

Lukisan putri Libuse di old town hall

Recommended website , kalau ingin mengikuti tour underground Prague :

6 Komentar

Filed under Ke Luar Negeri