Tag Archives: perbukitan

Curug siluwok dan jejeran air terjun tak bernama di tebing menoreh

Maksud hati saya dan adik saya pengen langsung pulang sehabis dari kedai kopi Pak Rohmat. Tapi ternyata kenyataan berkata lain *jiaah. Jalan terdekat ke arah pulang ditutup karena ada truk mogok di jalan. Daripada kunduran truk, kami terpaksa mencari jalan pulang yang lebih jauh dan memutar. Di tengah jalan kami melihat papan petunjuk ke arah air terjun lain yang masih berada di desa sidoharjo, kecamatan samigaluh, kulon progo. Wah? Ada air terjun lagi? Wiiih ga nyangka di Menoreh ternyata air terjunnya banyak banget!  Karena masih siang akhirnya kami mengikuti petunjuk tersebut sampai ke dusun keweron. Sampai di sana sudah tersedia tempat parkir untuk pengunjung plus fasilitas toilet dan warung jajanan. Tempat wisata lokal ini namanya curug siluwok. Untuk menuju ke lokasi curug ternyata kami harus trekking sejauh 500 meter melalui jalan setapak di lereng perbukitan dengan pemandangan super hijau menyegarkan mata. Anyway karena saya lagi males nulis 😛 , saya mending upload foto saja 😀 . Yang jelas lokasi curug siluwok ini buat saya heavenly banget! Seperti tropical middle earth 🙂 ,karena air terjunnya ga cuma satu. Ada beberapa air terjun yang nyembul dari tebing hijaunya perbukitan menoreh yang lokasinya tidak bisa ditempuh dengan hiking sekalipun.  Lokasi yang cocok untuk wisata trekking dengan view yang breathtaking.

P1100138

Lets go! Trek ke curug siluwok ini sudah dilengkapi papan-papan petunjuk arah. Jadi jangan takut bakal nyasar 🙂

P1100148

Karena agak gerimis trekkingnya pakai jas hujan

P1100151

Air terjun tak bernama yang nyembul di antara perbukitan hijau

P1100153

Kabut di perbukitan menoreh sehabis hujan

P1100157

Air terjun lain yang juga nyembul di perbukitan menoreh

P1100164

Errrr seriously??? 😛

P1100184

Ini yang dinamakan curug siluwok. Jika musim kemarau biasanya banyak yang bermain air di bawah air terjun

P1100206

Treknya beneran serasa mendaki gunung dengan pemandangan super hijau

P1100211

Dengan zoom kamera pocket paling puool. Air terjun lain yang juga nyembul di perbukitan. Berasa di atas awan 🙂

Lokasi Curug Siluwok : Dusun Keweron, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Untuk menuju ke lokasi ini paling mudah dari kota Jogja adalah lewat jalan Godean terus ke barat sampai perempatan Ngijon (Moyudan) belok ke utara(kanan) lalu belok lagi ke barat (kiri) menuju pusat kecamatan Minggir. Dari kecamatan Minggir ke barat sampai perempatan Dekso. Ikuti jalan lurus (ke barat) sampai petunjuk arah menuju MTSN sidoharjo. Ikuti jalan +/- 3 km sampai ke dusun Keweron.

14 Komentar

Filed under Keliling Indonesia

Nikmatnya ngopi di gunung, di kedai kopi menoreh Pak Rohmat

Perbukitan menoreh yang berada di barat kota Jogja tak hanya terkenal akan kebun tehnya. Tetapi juga kebun lain seperti cengkeh, kakao, salak, durian dan kopi. Kalau berburu durian di menoreh di daerah kalibawang saya sih sudah sering :D. Berburu salak? Kapan-kapan yaa :). Hasil dari blogwalking minggu kemarin, saya pengen banget menikmati secangkir kopi asli dari menoreh di sebuah kafe lokal yang terletak di dusun madigondo, desa sidoharjo, kecamatan samigaluh. Namanya kedai kopi Pak Rohmat yang tentunya dipunyai oleh Pak Rohmat. Meskipun mendung dan hujan di perjalanan, saya dan adik saya tetep kekeuh pengen ngopi di sana :). Kami sampai di lokasi setelah 1 jam perjalanan dari kota Jogja dengan motor. Lokasi kedai kopi ini tidak jauh dari obyek wisata air terjun perawan sidoharjo dan puncak suroloyo yang merupakan salah satu puncak tertinggi di menoreh.

P1100071

Sugeng rawuh di kedai kopi pak Rohmat

Sampai di kedai, kami langsung disambut hangat dan disalami oleh Pak Rohmat. Kami lalu memilih tempat duduk dengan view hutan hijau yang ada di belakang kedai ini. Viewnya ajib dan ijo banget!! Cocok buat melepas penat setelah berhari-hari suntuk dengan kehidupan kota yang macet dan bising. Cocok juga buat bersihin paru-paru :). Anyway ada 3 jenis kopi yang tertulis di menu yaitu robusta, arabika dan kopi lanang. Karena saya ga suka kopi yang asam saya memesan secangkir kopi robusta dan adik saya memesan secangkir arabika. Kopinya disajikan dengan aneka cemilan seperti kacang rebus, tahu goreng, ketela rebus dan gebleg. Pernah makan gebleg? Gebleg adalah makanan khas Kulon Progo yang terbuat dari ketela. Teksturnya kenyal dan liat banget. Selain kopi di kedai ini juga menyediakan minuman teh asli menoreh. Sambil minum kopi, kami diminta untuk mengisi buku tamu oleh Pak Rohmat. Ternyata pengunjung kedai kopi ini tak hanya dari Jogja saja tetapi dari luar kota dan luar negeri. Beberapa media telah meliput kedai kopi ini, makanya sekarang kedainya rame banyak pengunjung. Pak Rohmat siang itu tidak bisa lama-lama ngobrol dengan kami karena harus arisan trah. Obrolan pun dilanjutkan dengan Bu Rohmat yang ga ikut arisan :).

P1100062

Kopi dan cemilan pesanan saya

P1100067-001

Kopinya dirawat dengan cinta ❤

Apa yang spesial dan otentik dari kedai kopi ini? Kalau cerita dari Bu Rohmat sejak jaman nenek moyangnya dulu orang-orang di perbukitan menoreh sudah menanam kopi. Termasuk kakek-nenek dan bapak-ibunya Pak Rohmat. Semua kopi yang ada di kedai ini berasal dari biji kopi yang dipetik dan dirawat dari kebun sendiri. Kopi tersebut diolah sendiri dengan cara tradisional mulai dari roasting sampai menjadi bubuk. Biji kopinya dipisahkan, yang berbiji tunggal diolah sendiri, karena menurut orang Jawa biji kopi tunggal aromanya lebih kuat. Biji kopi tunggal inilah yang dinamakan kopi lanang. Kebun kopi pak Rohmat letaknya sekitar 20 menit berjalan kaki menyusuri lereng bukit. Sayang karena hari itu hujan kami tidak bisa trekking di kebun kopi. Padahal pengen banget! :). Di sekitar kedai kopi inipun banyak tumbuh subur tanaman-tanaman kopi. Bu Rohmat bercerita bahwa selain wartawan ada pula para traveler-traveler dari luar negeri yang singgah ke kedai yang baru berdiri sekitar 1,5 tahun ini. Mereka tak puas hanya sehari berada di sini. Jika ada yang ingin menginap mereka rela tidur apa adanya dengan tikar di dalam rumah Pak Rohmat. Wiih seru yaa tampaknya 🙂 . Mungkin bagi mereka tempat ini back to nature banget! Selain sajian minuman kopi menoreh, teh menoreh dan aneka makanan, di kedai ini juga terdapat kopi-kopi yang telah dikemas atau biji kopi yang bisa dibeli per kilogram. Teh kemasan asli menoreh dan kopi jahe kemasan ala Pak Rohmat juga ada.

P1100073

Tanaman kopi di halaman kedai kopi

Anyway, there is another little surprise about this coffee shop. Pas di belakang kedai kopi ini terdapat sebuah air terjun kecil yang disebut dengan kedung talang. Kalau cuaca cerah biasanya pengunjung sekalian trekking ke air terjun, sungai dan kebun kopi. Karena cuaca masih agak gerimis saya dan adik saya trekking sebentar hanya sebatas sungai dan air terjun. Sungainya sedang meluap jadi sangat berbahaya kalau main di sekitar air terjun. Setelah hujan reda akhirnya kami pamit kepada Bu Rohmat. It was very special being there. Datang ke kedai ini tak seperti berkunjung ke kedai-kedai kopi pada umumnya. Kami berasa seperti tamu yang disambut dengan keramahan pedesaan yang hangat dengan atmosfer alami yang begitu menyejukkan :).

P1100085

Trekking sebentar di belakang kedai

IMG-20160312-WA0016

2 hari kemudian beberapa teman saya jadi pengen ngopi di sini juga. Air terjunnya pas ga banjir :). Courtesy by Eka Dewi

Kedai kopi menoreh Pak Rohmat di google map :

12 Komentar

Filed under Keliling Indonesia