Tag Archives: perkotaan

City Escape to Buda&Pest #5 : Bersantai di kolam thermal bath ala Hunggaria

Hunggaria adalah negeri di mana terdapat puluhan sumber air panas (thermal bath spring) .Masyarakatnya mengunjungi tempat-tempat ini sebagai ritual merilekskan diri setiap minggu atau paling tidak setiap bulan sekali. Sumber air hangat, panas dan alami ini biasanya ditampung di beberapa kolam, seperti kolam renang. Di dalam komplek thermal bath spring juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap spa dan sauna. Mengapa Hunggaria mempunyai banyak kolam mata air hangat alami? Ternyata sejarahnya bermula sejak zaman romawi. Merekalah yang menemukan potensi adanya sumber air hangat kaya mineral di negara ini. Mereka pula lah yang membagun thermal bath & spa pertama kalinya di negeri ini. Sayangnya thermal bath asli dari jaman romawi telah hancur menjadi reruntuhan. Pada masa kesultanan Ottoman di Hunggaria, thermal bath spa mulai ngetrend lagi. Beberapa thermal bath peninggalan Turkish ini masih berdiri dan berfungsi dengan baik seperti Kiraly baths dari tahun 1565 dan Rudas bath dari tahun 1550. Memang sih kedua thermal bath ini ga sebesar dan seluas thermal bath baru yang dibangun sesudahnya. Tetapi buat para pengagum thermal bath kuno dengan arsitektur Ottoman , ke dua tempat ini bisa dijadikan tujuan relaksasi spesial.
P1130342

Random picture of Budapest’s sewer door 😛

Di kota Budapest sendiri terdapat banyak thermal bath yang bisa dikunjungi. Yang paling besar, luas dan terkenal tentu saja adalah Széchenyi Gyógyfürdő és Uszoda. Sayangnya, thermal bath yang menjadi tujuan utama wisatawan ini tidak termasuk dalam Budapest card kami. Kami harus membayar 10 euro untuk masuk ke komplek tersebut. Dari beberapa review yang kami baca pula, saking ramaianya thermal bath ini, banyak scammer yang akan meminta biaya ekstra untuk tempat penitipan barang dan lain-lain. Waduh masak sih ada scammer di thermal bath ? Thermal bath yang satu ini juga terkenal sebagai tempat pool party paling hits di kota Budapest. Wiiih party ? Jadi ketika malam telah tiba, pada hari-hari tertentu mereka mengadakan acara pool party lengkap dengan musik dan lampu-lampu disco. Bisa dibayangkan ? 😀
P1130355

Jalan masuk ke Lukacs thermal bath

Jam 2 siang, akhirnya kami mulai mengaktifkan penggunaan Budapest card kami. Kami naik tram jalur 4 ke arah halte margit hid. Kami tetep bakal ke thermal bath spring, tetapi yang gratis dari Budapest card yaitu Lukács thermal bath. Dari review yang kami baca, komplek kolam mata air ini lebih sepi dan kebanyakan pengunjungnya adalah masyarakat lokal. Masyarakat lokal yang berkunjung ke thermal bath ini juga kebanyakan yang sudah berumur katanya 😀 . Jadi kebayang deh kami akan berileks ria bareng bapak-bapak, ibu-ibu, kakek-kakek dan nenek-nenek. Benar saja! Pas kami ngantri untuk masuk dan menukarkan Budapest card kami di loket, kami ngantrinya bareng orang-orang tua 😀 . Eniwei, dengan Budapest card kami ga perlu bayar apa-apa untuk masuk dan kami juga mendapatkan fasilitas loker gratis dan sauna gratis. Kami berdua mendapatkan gelang khusus berwarna biru sebagai kunci masuk ke dalam area dan sebagai kunci loker. Warna gelang ini juga sebagai penanda fasilitas yang akan didapatkan selama di dalam komplek ini. Yang jelas yang warna biru yang fasilitasnya basic 😀 . Warna gelang lain seperti merah atau hijau bisa mendapatkan fasilitas spa lain seperti pijat dan kolam-kolam khusus VIP.
P1130375

Kolam outdoor bersuhu 22 dan 26 derajat celcius

Lukács thermal bath ini ternyata luas banget!!! Kami bisa aja nyasar dengan mudahnya. Dengan gelang biru ini kami boleh menggunakan beberapa kolam outdoor yang bersuhu 22 derajat, 26 derajat , dan tentunya kolam air panas bersuhu sekitar 35 derajat. Kolam bersuhu 22 dan 26 derajat bentuknya yaa seperti kolam renang, tetapi airnya seger banget! Tidak seperti di kolam renang biasa yang banyak mengandung kaporit. Yaa jelaslah seger, kan langsung dari mata air 🙂 . Mungkin kalau di Indonesia kolam ini seperti kolam dengan air sendang kali yaa. Untuk pengunjung yang ga bawa baju renang dan ubo rampenya, komplek ini menyediakan toko-toko yang menjual baju renang dan sunblock. Selain itu terdapat pula beberapa kantin yang menjual makanan. Jadi pengunjung bisa makan tanpa harus ganti baju dulu. Kami mencoba semua kolamnya mulai dari yang paling dingin ke yang paling panas. Kami juga mencoba  kolam refleksi yang terletak tak jauh dari kolam air panas. Kami tadinya juga pengen mencoba sauna, sayangnya kami ga membawa handuk lebar yang wajib ain dibawa ke dalam ruang sauna.
P1130370

Refleksi kaki 😀

P1130384

Kolam outdoor air panas

Lukács thermal bath ini sebenarnya juga salah satu yang bersejarah di kota Budapest. Pada abad ke 12 di lokasi ini terdapat thermal bath yang dibangun oleh kesultanan Ottoman yang kemudian menjadi reruntuhan. Pada tahun 1880, baru berdirilah thermal bath spa seperti yang sekarang ini dengan arsitektur bergaya Hunggaria. Selain sebagai pemandian dan tempat spa, di dalam komplek ini juga terdapat klinik kesehatan yang fasilitas terapinya banyak berhubungan dengan kolam air. Di komplek ini juga terdapat beberapa kolam indoor. Yang jelas, kolam-kolam indoor ini khusus untuk pengunjung VIP saja 😀 . Thermal bath seperti ini, katanya sih paling enak dinikmati ketika musim dingin daripada musim panas. Pas musim dingin uap kolamnya membentuk seperti kabut. Berhubung kami di sini pas menjelang musim panas, paling enak yaa nyemplungnya di kolam bersuhu 22 derajat atau 26 derajat. Eniwei, kami menghabiskan waktu sekitar 3 jam berada di sini. Kami cukup senang menghabiskan waktu bersantai ala orang-orang Hunggaria. Akhirnya hari itu, kami yang sengaja ga mandi dari pagi merasa segar maksimal, berkat mata air alami yang kaya akan mineral 😀 .
P1130383

Kolam air panas yang juga dilengkapi kolam arus

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

City Escape to Buda&Pest #4 : Dari Szabadsag Hid ke Puncak Citadel

Keringat mulai mengucur deras di seluruh badan saya yang belum mandi dari pagi 😛 . Suhu kota Budapest siang itu mencapai 30 derajat celcius. Cukup panas dan kering untuk kulit eksotik saya *jiaah. Panasnya Eropa menurut saya lebih menyengat daripada panasnya Indonesia yang cenderung lebih lembab. Mungkin karena panasnya kering, orang-orang benar-benar memilih untuk berpakaian tipis dan terbuka. Saat musim panas di sini juga, yang namanya sunblock, krim-krim pelindung dari sinar UV dan krim after sun , menjadi komoditi utama di supermarket serta apotek. Saya termasuk orang yang cuek. Cukup menggunakan lotion spf 15 saja sudah aman sepanjang hari. Sedangkan suami saya wajib ain menggunakan sunblock karena kulitnya mudah terbakar. Benar-benar gampang merah, perih dan mengelupas. Beruntunglah mereka yang berkulit gelap, lebih tahan banting terhadap sinar matahari. Eh, kok jadi ngomongin panas dan matahari ya? Tapi, beneran deh, hari itu emang panas menyengat setiap saat memang aneh benar 😀 , seperti panasnya gurun.
P1130261

Liberty bridge Budapest

Perjalanan panas-panas itupun berlanjut. Dari pasar sentral, kami melangkahkan kaki menyeberangi jembatan Szabadsag Hid. Hid sendiri adalah jembatan dalam bahasa Magyar. Sedangkan szabadsag berarti liberty. Jadi jembatan ini adalah jembatan kebebasan atau kemerdekaan bagi Hunggaria. Salah satu jembatan terkenal dan tertua yang dibangun pada tahun 1894, yang menghubungkan dua kota besar Buda dan Pest. Bentuk dan arsitektur jembatan besi ini cukup menarik untuk diamati. Biasanya pada sore hari, banyak anak-anak muda nongkrong di Jembatan ini sambil menikmati pemandangan sungai Danube dan kota Budapest. Karena masih siang, hanya terlihat beberapa orang saja yang berani nongkrong panas-panasan 😀 .Ini pertama kalinya saya melintasi jembatan dan melihat sungai Danube yang lebarnya bisa mencapai 800 meter. Sungai terkenal yang alurnya melintasi beberapa negara di Eropa. Ini juga pertama kalinya saya melihat sungai yang lebar dan besar banget di Eropa , dengan banyak kapal-kapal pesiar melintas di tengah-tengahnya.
P1130259

Anak nongkrong jembatan di Budapest 😀

Tak berapa lama sampailah kami di kota Buda, bagian kota Budapest yang cenderung lebih hijau, kalem, dan sejuk. Di ujung jembatan ini terdapat sebuah bukit bernama bukit Gellert. Bukit tertinggi di Budapest yang puncaknya biasa didaki oleh para wisatawan. Di kaki bukit ini terdapat sebuah goa yang disulap menjadi sebuah gereja oleh masyarakat setempat dari puluhan tahun silam. Sebuah destinasi unik, yang dianjurkan oleh situs atlasobscura . Situs yang biasa saya baca sebelum berkunjung ke suatu tempat, yang selalu mereferensikan tempat-tempat unik dan berbeda. Saya bukannya anti mainstream kok, saya cuma suka mendatangi tempat-tempat alternatif , disamping tempat-tempat mainstream yang dianjurkan situs-situs traveling pada umumnya. Jadi saya kadang mainstream dan kadang anti mainstream *apaan siih 😛 . Anyway, tiket masuk ke cave church ini cukup terjangkau, jadi jika kalian pas ke Budapest dan berada di kawasan Gellert, coba deh mampir 🙂 .
P1130316

Bukit Gellert dan gereja goanya

Gereja ini namanya Sziklatemplom Pálos Fogadóköszpont, didirikan pada tahun 1920. Hmm cukup susah juga menyebut namanya 😀 .Setiap pengunjung di cave church ini mendapatkan audio guide gratis yang tersedia dalam berbagai bahasa. Kami meminta audio guide berbahasa Inggris. Meskipun udara di luar sangat panas, suhu di cave church ini cukup sejuk. Katanya sih, di dalam gereja ini kalau musim dingin tetap hangat dan kalau musim panas tetap sejuk, karena bebatuan goanya mampu menahan suhu stabil di setiap musim. Kami lalu menjelajahi cave church ini dari ruangan ke ruangan sesuai dengan petunjuk dari audio guide. Ini juga pertama kalinya saya mendatangi gereja yang dibangun di dalam goa. Sepertinya di Indonesia saya belum pernah tahu ada gereja goa seperti ini. Saya hanya tahu beberapa goa maria, tempat berziarah umat kristiani tetapi kapel atau gerejanya tidak berada di dalam goa.
P1130286

Pintu masuk cave church

P1130266

Ruangan pertama di dalam cave church Budapest

Ada beberapa kejadian sejarah yang dituturkan melalui audio guide. Cerita tentang jamaah gereja ini yang dilarang beribadah pada masa pendudukan komunis Uni Soviet di Hunggaria. Pada tahun 1951 pemimpin gereja ini yang bernama Ferenc Vezer dihukum mati dan beberapa pengikutnya dipenjara karena dianggap mengancam rezim komunis yang anti agama saat itu. Gereja ini ditutup dan disegel selama bertahun-tahun. Gereja ini baru dibuka dan digunakan kembali pada tahun 1989. Mendengar cerita seperti ini , perasaan saya bercampur aduk. Ternyata kebebasan beragama pernah dilarang keras di negara ini. Meskipun sebagian besar penduduk Hunggaria saat itu sebenarnya beragama Katolik, tetapi mereka tak bisa berbuat apa-apa ketika rezim komunis merajai negeri ini. See ? sesuatu yang ekstrim, fanatik dan mengandung unsur intoleransi atas nama apapun (ideologi atau agama) akan memakan korban, dan hanya meninggalkan jejak sejarah buruk. Semoga saja yang seperti ini tidak akan terjadi di negeri saya tercinta Indonesia sampai kapanpun. Juga tidak akan terjadi di belahan dunia manapun *make a wish.
P1130277

Salah satu ruangan altar di dalam cave church

P1130281

Altar utama cave church Budapest

Dari cave church, kami ikut-ikutan mendaki bukit Gellert setinggi 235 meter sampai puncaknya. Terdapat beberapa view point untuk memandangi kota Pest yang terlihat padat di sudut-sudut trek bukit ini. Kebanyakan wisatawan mendaki bukit ini memang untuk mengambil foto kota Pest dari atas. Pemandangannya, cukup instagramable lah 😀 . Perut bukit ini juga menyimpan mata air yang begitu besar, yang airnya dialirkan ke Hotel Gellert & Gellert thermal bath and spa, salah satu thermal bath spa yang terkenal di Budapest. Di puncak Gellert terdapat sebuah citadel atau benteng yang dibangun pada tahun 1851. Benteng ini juga mempunyai sejarah panjang  seiring dengan pendudukan rezim dan pemerintahan dari perang dunia pertama sampai pendudukan Uni Soviet di negara ini. Kini benteng Citadella ini menjadi sebuah museum. Sayangnya, karena kami udah ngos-ngosan, kepanasan dan kehabisan air sampai atas, kami memutuskan untuk kembali ke bawah tanpa mengunjungi museum di dalam Citadella. Yang jelas setelah ini, kami mau bersantai dan berileks ria di Budapest 😀 .
P1130303

Puncak Citadella dengan patung Liberty ala Hunggaria

P1130293

Foto dulu 😀 dengan background kota Pest

P1130306

Sungai Danube dan kota Budapest dari bukit Gellert

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri