Tag Archives: waterboom

Bermain air di Aquaboulevard de Paris

Hari minggu di tengah musim panas di kota Paris. Saya dan suami tercinta ingin pergi berenang. Ya, mumpung saya belum lupa bagaimana caranya berenang :D. Kami kemudian melakukan survey kecil-kecilan tentang kolam renang yang ada di kota ini. Ada dua jenis kolam renang di kota ini yaitu kolam renang umum yang biasanya milik pemerintah dan kolam leisure yang biasanya bagian dari hotel berbintang 5. Lupakan dulu kolam renang leisure di hotel bintang 5 karena tarifnya mencekik :D.  Yap! berenang di hotel berbintang di Jogja menurut saya masih terjangkau, kalau di sini no no no! Bisa 10 kali – 15 kali lipat harganya. Nah ternyata kalau ingin berenang di public swimming pool , meskipun tiket masuknya terjangkau sekitar 3-5 euro, aturannya lumayan ketat. Untuk laki-laki harus memakai baju renang standar, tidak boleh mengenakan celana surfing atau bermuda dan harus memakai kacamata serta topi renang. Perempuan juga sama, harus mengenakan baju renang standar, tidak boleh mengenakan bikini dan harus mengenakan topi serta kacamata renang. Aturannya olahraga banget deh! Kami sebenarnya sudah punya semua kecuali topi renang. Akhirnya kami mencoba googling kembali tentang kolam renang yang aturanya ga terlalu ketat. Keluarlah nama Aquaboulevard de Paris. Well ini sih bukan kolam renang doank melainkan water boom! Kebetulan juga pas googling kami menemukan link untuk membeli tiket waterboom Aquaboulevard dengan diskon 50% melalui groupon. Harga asli untuk masuk Aquaboulevard adalah 34 euro, jadi setengahnya ya 17 euro. Setelah galau antara beli dan tidak karena meskipun sudah diskon 50%, tarifnya tetep jauh lebih mahal daripada membeli topi renang, kami akhirnya membeli juga. Suami saya bilang bahwa sesekali kami perlu bermain dan melepaskan jiwa kanak-kanak kami!
P1100292-001

Tali berayun di Aquabolevard, untuk bermain ini harus bisa berenang karena jatuhnya dalam bo

Yeaaay bermain di waterboom!! Saya sangat bersemangat walaupun agak trauma sama permainan perosotan 😀 . And it was because my experience in Pandawa Waterpark yang berada di kota Surakarta. Apalah saya. Saya memang bukan pecinta adrenalin dan penakut 😛 . Jadi kali ini saya memutuskan untuk tidak bermain perosotan apapun. Saya cuma pengen cibang-cibung di air dan berenang, itu saja. Kami berangkat ke Aquabolevard de Paris setalah makan siang. Untuk menuju ke water boom ini bisa naik metro jalur 8 atau tram jalur 2 dan 3a. Sampai di area waterboom yang ternyata luas banget dan mempunyai komplek restaurant dan toko, kami harus mengantri untuk masuk ke dalam karena hari itu sedang ramai-ramainya. Yah, bakalan berasa kayak cendol nih! Tubruk-tubrukan dengan banyak orang :D. Karena sudah terlanjur berada di sana, kami lanjut terus lah. Yang penting kena air :D.
P1100293

Berasa cendol 😛

Meskipun ramai banget, fasilitas ruang ganti di Aquaboulevard dan fasilitas lokernya cukup untuk menampung banyak pengunjung. Kami bahkan tak perlu mengantri untuk ke kamar ganti. Kamar gantinya pun tersedia dalam berbagai ukuran dari mulai untuk 2 orang sampai untuk keluarga. Setelah menyimpan barang di loker dan membersihkan diri di ruang shower, kamipun masuk ke area bermain. Area waterboom ini setengahnya indoor dan setengahnya lagi outdoor. Kolam utamanya terletak di bagian indoor. Fasilitas permainan di waterboom ini beraneka rupa, ada 11 macam waterslide besar dan kecil dengan tingkat keekstriman bermacam-macam. Yang paling ekstrim menurut saya adalah seluncuran dengan kemiringan lebih dari 60 derajat dengan ketinggian 50 meter. Suami saya sih rencananya pengen mencoba satu per satu. Tetapi karena antrinya terlalu panjang, Ia cuma kuat ngantri di satu seluncuran saja.
P1100311

Indoor surfing

Selain aneka waterslide, fasilitas wahana permainanya terdiri dari kolam ombak, kolam arus, kolam jacuzzi, aneka macam pancuran dan lain-lain. Menurut saya ga jauh beda dengan waterboom yang ada di Indonesia. Hanya saja, kolam utama di waterboom ini kedalamanya bisa mencapai 180 cm. Terlalu dalam kalau buat orang Asia :D. Kalau sama sekali tidak bisa berenang, ya harus tau diri jangan masuk ke kolam-kolam yang dalam. Nah kalau orang sini kan kebanyakan lancar berenang jadi mereka tidak takut berada di kedalaman maksimal. Suhu air kolam Aquaboulevard ini disesuaikan dengan suhu udara. Jika summer airnya dingin, pas musim dingin airnya disetting hangat. Kolam utama waterboom ini setiap setengah jam sekali berubah menjadi kolam ombak selama 10 menit. Jadi ya rasanya seperti di pantai, gelombang datang naik dan turun. Para pengunjung waterboom ini juga dimajakan dengan fasilitas kantin dan rumah makan yang langsung bisa dinikmati tak jauh dari kolam. Basah-basah dan lapar, langsung bisa makan deh.
P1100312

Waterboom makes me happy! 😀

P1100320

Aneka waterslide alias perosotan

P1100328

Bagian outdoor Aquaboulevard dengan pasir pantainya

P1100321

Kolam ombak di bagian outdoor

P1100330

Waterslide race, mau coba?

Bagian outdoor waterboom ini didesain seperti di pinggir pantai lengkap dengan pasir putih dan kursi-kursi pantai. Sangat nyaman untuk berjemur dan bermalas-malasan. Beberapa jacuzzi juga tersedia dibagian outdoor waterboom ini. Jadi kalau emang niat ke waterboom tapi pengen bermalas-malasan di air seperti saya, bisa banget di sini :D. Kami menghabiskan waktu hampir 3 jam di waterboom ini. Kami mencoba aneka kolam dan aneka pancuran sampai capek, lalu bermalas-malasan di jacuzzi. Favorit saya sih pancuran pijat, karena rasanya benar-benar seperti dipijat. Karena sebagian besar kolamnya lumayan dalam, saya bisa dengan nyaman berenang di kedalaman 150 meter walaupun terkadang harus tubrukan sama pengunjung lain :P. Anyway pengalaman hari itu sih sangat menyenangkan tetapi untuk cukup tau aja. Cukup sekali setahun atau sekali dua tahun,  kami pergi ke waterboom untuk bersenang-senang dengan air. Kecuali tiketnya murah ye :P. Next time kami ke kolam renang biasa dulu buat olahraga. Be right back water! kami beli topi renang dulu yaa.
Iklan

2 Komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Black hole traumix -________-‘

Saya pernah terombang-ambing di laut lepas selama 7 jam karena perahu mogok, pernah juga berenang sama hiu, pernah caving di sungai bawah tanah tanpa pengaman apapun dan pernah tersesat di hutan waktu mendaki gunung. Tapi hal terekstrim yang terjadi dalam hidup saya adalah di waterboom.

hello pandawa waterworld!

hello pandawa waterworld!

Siap bermain air!

Siap bermain air!!

Waktu itu saya mengunjungi waterworld pandawa di solo baru bersama teman-teman baik saya, sebuah waterboom terbesar di Jateng dan DIY. Kami bermaksud membasahi diri dan bersenang-senang bersama air dengan mencoba berbagai macam wahana yang ada di sana. Sebagai orang yang pertama kali main ke waterboom dengan wahana yang lengkap, saya sangat excited hari itu. Rasanya saya ingin mencoba semuanya :). Berbagai macam kolam, dari kolam arus, volcanic pool sampai kolam bermain anak-anak dengan ember raksasa saya coba semua. Berbagai macam perosotan saya coba satu persatu. Pertama-tama saya mencoba raft slide yang tingginya setara dengan gedung bertingkat enam. Raft slide ini adalah seluncuran berkelok-kelok dengan menggunakan ban yang sudah difasilitasi oleh waterworld ini. Begitu saya meluncur, saya menjerit keras-keras untuk mengurangi rasa takut. Ternyata jeritan saya membuat salah satu teman saya menjadi enggan mencoba wahana ini 😦 *maap yaaaa. Wahana ini menurut saya sangat menyenangkan dengan kecepatan dan kelokan yang mampu memacu adrenalin saya. Perosotan selanjutnya yang saya coba adalah body slide, hampir mirip dengan raft slide tetapi tidak menggunakan ban. Yang jelas kedua perosotan ini  membuat saya addicted alias pengen mencoba lagi kapan-kapan.
Selain dua perosotan ini ada satu perosotan lagi dinamakan racer slide, dengan sudut kemiringan 45 derajat tanpa kelok, yang menurut saya menakutkan untuk nyali ciut saya. Teman saya yang pemberani, Emi, yang berani mencoba perosotan ini.

Perosotan terakhir yang saya coba bersama Emi namanya black hole. Tinggi black hole setara dengan gedung bertingkat lima, bedanya perosotan ini tertutup rapat seperti pipa yang berkelok-kelok sehingga di dalam perosotan ini benar-benar gelap tidak kelihatan apapun. Ada dua blackhole slide di waterworld ini. Kata petugasnya sih, yang satu masih ada lampunya, yang satunya lagi benar-benar gelap tidak bisa melihat apa-apa. Yang gelap ini bisa dilakukan dengan ban double untuk dua orang sekaligus. Saya dan emi kemudian mencoba blackhole dengan ban double berdua di perosotan super gelap. Dari awal meluncur saya sudah teriak keras-keras untuk mempertahankan keberanian saya *ehh gitu yaa? .  Sumpah demi Zeus, Cleopatra, Asterix, Obelix! badan saya berasa terombang-ambing di dalam usus ikan paus raksasa. Bentuk pipa gelap bulat sempurna ini membuat ban yang saya tumpangi miring lebih dari 90 derajat, apalagi di tikungan tajam, kemudian terhempas lagi ke bawah dengan kecepatan seperti roller coaster. Hampir saja, tangan saya terlepas dari pegangan, saking cepatnya. Sumpriiit pemirsaak, perosotan ini sungguh ekstrim dan menakutkan!! Benar-benar cocok buat adrenalin junkie, dan sangat tidak cocok untuk penakut seperti saya. Tidak sampai dua menit, saya dan Emi serasa dimuntahkan dari mulut paus raksasa, karena suasana menjadi terang kembali. Thanks God! akhirnya saya melihat matahari lagi. Emi bilang sih blackhole ini jauh lebih menakutkan dan menegangkan daripada racer slide. Yang jelas kalau yang ini saya kapok deh, ga mau coba lagi, terlalu eksrim buat penakut seperti saya. Kalau ada yang ngaku berani dan adrenalin junkie, cobain deh! Sekeluarnya saya dari sini, teman saya Mirna kemudian menginformasikan bahwasannya teriakan ketakutan saya terdengar di seluruh penjuru waterworld! Oo..oww..baiklah. Coba saja ya saya menggunakan kamera dan merekam kejadian di dalam blackhole beserta teriakan saya, pasti hasilnya bakalan seru.black hole di pandawa waterworld

4 Komentar

Filed under Fun Trip