Tag Archives: pantai

Lazy day in Val de Seine, pantai jadi-jadian di danau ga jauh dari Paris

Hai pemirsa semua apa kabar? Saya harap anda semua baik-baik saja, ga kepanasan seperti saya 😀 . Musim panas di benua eropa rasanya bisa lebih panas daripada di Indonesia karena kelembaban udaranya kurang 😦 . Eniwei, masih ingatkah anda tentang postingan saya musim panas tahun lalu tentang pantai jadi-jadian di tengah kota Paris ? Dalam postingan tersebut saya berjanji untuk menulis pantai jadi-jadian lain yang berada di danau di sekitar Paris. Oleh karena itu summer tahun ini saya berniat mantai di salah satu danau di sekitar Paris. Sebelumnya saya mengunjungi office du tourisme Paris (pusat informasi wisata), untuk mencari buklet dan buku petunjuk gratisan tentang pantai-pantai ini. Nah danau-danau yang disulap menjadi pantai dan arena watersport lainnya ini dalam bahasa perancis dinamakan base de loisir atau ile de loisir. Saya dan suami agak bingung juga memilih salah satu dari puluhan lokasinya karena semuanya menarik. Yang jelas semua base de loisir dalam buku pentunjuk tersebut diperuntukkan untuk keluarga dan bukan nude beach! Jadi, ada juga lokasi-lokasi danau pantai jadi-jadian yang diperuntukkan untuk para nudist, tertarik ? 😀
IMG_8121

Val de seine, salah satu pantai jadi-jadian di pinggir danau ga jauh dari Paris

Di suatu hari minggu yang tampak cerah ceria, kami memutuskan untuk mengunjungi salah satu ile de loisir yang menurut kami pengunjungnya ga terlalu banyak. Soalnya kalau kami memilih lokasi yang populer takutnya kami bakal seperti cendol di tempat tersebut 😀 . Kami naik kereta transilien J dari stasiun kereta api St Lazare, jurusan Mantes la Jolie lalu turun di stasiun Vernouillet verneuil. Di kota kecil Verneuil-sur-Seine yang letaknya 35 dari Paris ini, kami mengisi perut dahulu supaya ga kelaparan di lokasi danau. Takutnya di lokasi danau ini ga ada kantin yang menyediakan makanan besar. Kami kemudian berjalan kaki sekitar 2 km untuk menuju ile de loisir du Val de seine. Kebanyakan pengunjung ile de loisir ini menggunakan mobil untuk menuju ke lokasi, sepertinya cuma kami saja yang benar-benar jalan kaki ke sana 😀 . Eniwei, ile de loisir ini masuknya ga gratisan jadi masing-masing orang harus membayar 5 euro.
IMG_8072

Makan besar sebelum berenang, penting ini! 😀

Sampai di dalam area ile de loisir du Val de seine kami menggelar sarung pantai dan ubo rampenya di atas pasir putih. Seperti pengunjung yang lain, kami bersikap seperti layaknya di pantai 😀 😀 😀 . Berjemur lalu berenang lalu balik lagi berjemur 😀 , anggap aja seperti di Hawaii :D. Danau ini boleh untuk berenang sampai batas tertentu. Airnya sih ga bening-bening amat dan merupakan tampungan sungai la seine dengan dasar danau yang berlumpur. Tapi orang-orang pada cuek aja berenang di situ dan ga takut kena gatel-gatel. Seperti layaknya pantai beneran, di danau ini ada banyak petugas life guard berkostum merah yang punya pos seperti di serial baywatch. Kalau ada pengunjung yang berenang terlalu jauh mereka akan meniup peluit kencang-kencang. Fasilitas ile de loisir ini ternyata lumayan juga, seperti kafe, arena bermain anak, area barbecue, area kemping dan area bermain perahu dayung serta sepeda air. Ternyata pengunjung yang membawa mobil-mobil tadi mereka benar-benar total membawa perlengkapan bbq dan tenda sementara yang didirikan di sekitar danau.
IMG_8086

Area barbecue di pinggir danau lengkap dengan outdoor meja dan kursi makan

Seharian itu selain berkeliling area wisata ile de loisir, membeli es jus di kafe, yaaa kami hanya bermalas-malasan saja. Jadi saya ga mungkin donk mendeskripsikan kemalasan kami di postingan ini 😛 . Saya posting lebih banyak foto-fotonya saja yaaa 😀 . Next summer, kalau ga ke pantai beneran yaa kami akan mengunjungi ile de loisir alias pantai jadi-jadian yang lain di sekitar kota Paris. Happy summer guys!!!
IMG_8140

Area bermain anak di Val de seine

IMG_8137

Mixed berry juice anyone?

IMG_8087

Two happy lazy feet in Val de Seine

IMG_8101

Nyobain berenang di danaunya yang lumayan dalam juga

IMG_8149

Walaupun pantainya jadi-jadian tetep asyik buat berenang dan bermalas-malasan

IMG_8116

Next summer, mari mantai lagi 🙂

Ingin berkunjung ke Ile de loisirs/Base de loisir ? Silahkan cek website berikut ini (French only)http://www.ilesdeloisirs.iledefrance.fr/iles-de-loisirs

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri

Mantai santai di Oostende Belgia

Jadi ceritanya summer☀️ kemarin saya dan suami balik lagi ke Belgia tercinta. Soalnya selain kangen dengan kota Bruges yang cantik , suami saya ngebet pengen nunjukin pantai di Belgia. Tempat dia biasa menghabiskan musim panas sambil berenang dan berjemur. Mungkin karena pas di Indonesia saya udah keseringan nunjukin pantai-pantai Indonesia yang keren , kali ini ia ga mau kalah. Meskipun dari awal suami saya sudah mengakui kalau di Indonesia pantai-pantainya jauh lebih cantik 😀 . Kami menginap di kota Bruges. Menjajah apartemen adik ipar saya selama beberapa hari 😀 yang kebetulan letaknya berada pas di tengah-tengah old town, tak jauh dari menara Belfort. Kami mengajak si adek sekalian main ke pantai.
P1100820

Kereta yang membawa kami dari Bruges ke Ostend

Belgia sebenarnya punya banyak pantai dengan kota pantai yang juga ramai. Dari mulai Knokke-Heist, Blankenberge, Ostend, Middelkerke, Nieuwpoortbad dan masih banyak lagi. Tinggal pilih saja, mau pantai ramai seperti di Miami beach atau pantai sepi yang tenang ada semua. Yang jelas kota pantai yang ada di Belgia ini benar-benar ramai katanya, apalagi ketika musim panas. Pengunjung bisa membludak saat puncak musim panas. Suami saya ingin memunjukkan kepada saya kota pantai yang ramai dahulu supaya suasananya benar-benar ala keluarga Belgia 😀 . Seperti di Indonesia, biasanya untuk acara piknik keluarga mereka memilih pantai yang ramai dan populer. Yaa kayak pantai Kuta Bali atau Parangtritis gitu lah. Pantai yang ramai biasanya lebih terjangkau karena pilihan makan dan akomodasinya banyak. Pengunjung pantai di pesisir barat Belgia ini kebanyakan tak hanya dari Belgia saja, tetapi juga dari negara-negara tetangga seperti Belanda, Perancis dan Inggris. Kami memilih pantai yang dekat dan mudah dijangkau dari Bruges, yang berada di kota Ostend. Kami bertiga berangkat dengan kereta api yang hanya memakan waktu sekitar 20 menit. Jarak Bruges sampai ke Ostend hanya sekitar 28 km.
P1100824

Sampai deh di Ostend

Tadinya saya pikir kota pantai yang ada di Belgia akan terlihat biasa saja ramainya. Tetapi ketika kami mendarat di stasiun Ostend dan menyusuri kota menuju ke pantai, saya amazed juga. Ini sih bagai kota metropolitan di pinggir pantai! Kota ini benar-benar penuh dengan gedung-gedung bertingkat bahkan ada beberapa pencakar langit. Begitu modern lah. Tidak seperti bayangan saya sebelumnya. Ini beneran mirip Miami beach yang ada dalam benak saya 😀 . Dan ini pertama kalinya saya berkunjung ke kota pantai yang benar-benar penuh gedung bertingkat. Sebelum beneran mantai kami membeli makanan dan minuman yang akan kami makan sambil mantai.
P1100828

Tempat parkir boat dan moni yacht di ostend

P1100831

Jalan menuju pantai di tengah kota Ostend

Kami lalu memasuki kawasan pasir pantai yang lumayan luas. Pasirnya berwarna coklat muda. Untuk masuk ke kawasan ini, pengunjung tinggal masuk saja tanpa dipungut biaya apapun. Kami menggelar handuk pantai dan mempersiapkan makan siang di atas pasir. Picnic lunch at the beach gitu lah! 😀 Pengunjung pantai hari itu begitu banyak. Tempat membilas dengan shower dan tempat ganti baju tersedia di berbagai sudut-sudut pantai. Rumah-rumahan pantai yang bisa dibeli dan disewa juga tersedia di pinggir kawasan pantai Ostend ini. Sebelum mencoba merasakan air pantai, kami olahraga dulu nyusurin kawasan ini dari ujung ke ujung . Di kawasan ini terdapat sebuah tanjung kecil yang mempunyai walkway untuk pejalan kaki. Dari ujung tanjung ini kita bisa melihat pemandangan laut, pasir serta gedung-gedung bertingkat sekaligus.
P1100836

Gedung-gedung bertingkat berupa apartemen dan hotel di pinggir pantai Ostend

P1100840

Orang Indonesia kalau ke pantai itu tetep pakai jaket 😀

P1100850

The beach, the sand and the city

Udara siang itu tak sampai 25 derajat celcius dengan angin pantai yang kencang. Matahari bersinar cerah, membuat pengunjung berlomba-lomba berjemur di atas pasir. Mereka juga bermain ombak dan berenang. Kaum anak-anak terlihat lebih banyak bermain pasir, bermain bola dan frisbee. Saya sendiri cuma berani membasahi kaki , karena buat saya airnya masih terlalu dingin. Namanya juga north sea yang airnya bersumber dari samudra atlantik utara. Kami lalu menghabiskan waktu sampai sore bergeje ria sambil memandang lautan,  ditemani es krim enak dari toko es krim terdekat 😀 . Yang jelas pengalaman mantai hari itu begitu berbeda dengan pengalaman mantai saya sebelum-sebelumnya. Semoga kapan-kapan bisa mantai juga di Eropa selatan yang katanya banyak pantai cantiknya 🙂 .
P1100862

Pasirnya lumayan luas

P1100888

ice creaming!!!

Tinggalkan komentar

Filed under Ke Luar Negeri