Tag Archives: Prague

I lost my heart in Prague #7 : Kembali lagi ke Old Town Square

Kami kembali lagi ke Old Town Square kota Praha. Tetapi kali ini kami tak hanya berada di luar bangunan-bangunan cantik ini. Kami memanfaatkan Prague card yang sudah kami beli, untuk memasuki beberapa museum dan bangunan bersejarah secara gratis. Bangunan pertama yang kami tuju adalah menara jam astronomi. Katanya sih, pemandangan dari puncak jam ini adalah salah satu yang terindah karena berada di tengah-tengah kota. Well kota yang terkenal dengan sebutan seribu menara ini , memang menaranya di mana-mana. Dari menara gereja sampai menara-menara pengawas dari jaman dahulu kala. Meskipun menaranya emang ga sampai seribu tetapi Praha memiliki lebih banyak tower daripada kota-kota lain.
p1110844

Gedung berwarna-warni gaya Bohemia di Old Town

p1110845

Gedung unik di samping old town hall

Pintu masuk menara jam astronomi berada di dalam tourist information centre kota Praha, bukan di bawah menara itu sendiri. Yang di bawah menara hanya untuk membeli tiket masuknya saja. Jadi gedung yang tampak berjejer-jejer dan berbeda dari luar ini ternyata bersambung satu dengan lainnya. Dan tak cuma gedung ini saja lho yang kelihatan ga nyambung dari luar tetapi nyambung di dalam. Beberapa gedung lain juga. Seperti the stone bell house dan beberapa palace di komplek luar Prague Castle. Dari lobby pusat informasi turis kami tinggal mengikuti petunjuk ke pintu masuk menara jam astronomi yang berada di lantai atas. Setelah menukarkan tiket, kami menuju ke puncak menara dengan menggunakan lift mini, yang katanya merupakan salah satu lift terunik di Praha. Sampai di atas, pemandangannya seperti di foto-foto berikut.
p1110850

Old town square dilihat dari atas

p1110856

The baby tower Praha dilihat dari menara jam astronomi

p1110849

Petrin hill dilihat dari clock tower, old town

p1110858

The other view from the tower

Menara jam astronomi, termasuk menara yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Menaranya kecil tetapi orangnya banyak dan sesak. Jadi kalau di atas berlama-lama kasihan juga pengunjung lain yang mengantri untuk melihat view dari sini. Berhubung kami wisatawan yang baik hati dan tidak sombong *jiaah, 5 menit di atas cukuplah. Kami menuruni menara ini dengan tangga. Eh bukan tangga juga sih, tetapi seperti koridor memutar yang dibuat menurun. Di sepanjang koridor ini terpasang foto-foto sejarah tentang jam astronomi ini. And you know what? Prague orloj ini adalah yang tertua di dunia yang masih berfungsi. Dibuat pada tahun 1410.
p1110861

Lift unik untuk ke puncak menara

Selama di dalam menara jam ini , saya pikir kami bisa melihat interior jam dari dalam. Ternyata tidak. Interior jam ini bisa dilihat dari tempat lain (tour lain dengan tiket yang berbeda) yang juga terletak di dalam gedung yang sama. Kami lalu melanjutkan penjelajahan kami ke Old Town Hall and Tower, yang juga gratis untuk pemegang Prague card. Untuk masuk ke tempat ini, pengunjung harus mengikuti guided tour yang tersedia setiap satu jam sekali. Untung saja pas kami menukarkan tiket, turnya yang berbahasa Inggris baru saja dimulai, sekitar 5 menit yang lalu. Turnya selalu dimulai beberapa menit sebelum jam astronominya berdentang. Jadi ketika berdentang, pengunjung bisa melihat wayang-wayang kayu di dalamnya berputar. Sayangnya kami terlambat beberapa detik pas astronomical clocknya berhenti berputar 😀 .
p1110866

Mengintip interior dari astronomical clock

Bersama para pengunjung yang lain , kami dibawa menjelajahi old town hall yang merupakan kantor dewan kota Praha yang pertama dan tertua. Pada tahun 1338, dewan kota mendirikan old town hall  dengan cara membeli sebuah rumah dari keluarga patrician bernama Volflin.  Keluarga patrician artinya keluarga elit keturunan bangsawan romawi kuno. Dewan kota kemudian merombak bangunan aslinya menjadi berarsitektur gothic. Mereka kemudian juga membeli rumah-rumah yang berada di samping-sampingnya, untuk memperluas kantor dewan kota. Oleh karena itulah mengapa, bangunanya unik, terlihat bangunan berbeda-beda dari luar, tetapi nyambung di dalam . Setiap bangunan ini memiliki nama dan julukanya masing-masing. Menaranya, di mana jam astronomi tertempel, adalah menara tertinggi di Praha pada zaman pertengahan. Menara ini ternyata memiliki sebuah kapel cantik, dengan ornamen kaca patri yang berwarna-warni. Kapel ini dibangun pada tahun 1381.
p1110865

Salah satu ruangan cantik di dalam old town hall

p1110867

Kapel kecil di dalam old town hall

Mas-mas guide yang membawa kami menerangkan tentang ornamen, lukisan dan ruangan di tempat ini dengan bahasa Inggris yang fasih. Seperti guide yang di Vysehrad juga fasih berbahasa Inggris. Menurut saya sih, bahasa inggrisnya orang Ceko bagus-bagus deh. Selama beberapa hari di sini kami selalu lancar berkomunikasi dengan orang Ceko. Anyway, si mas guide membawa kami menjelajahi ruangan demi ruangan. Ruangan terakhir yang kami jelajahi adalah ruang rapat dewan yang terkadang juga masih digunakan untuk rapat dengar pendapat. Beberapa ruangan ini old town hall ini juga disewakan untuk umum, seperti untuk pesta pernikahan atau pesta keluarga lainnya. Anyone interested to have a party here?
p1110868

Pintu unik di dalam old town hall

p1110873

Ruangan dewan yang luas

Si mas guide kemudian membawa kami menuruni tangga berputar yang panjang. Saya pikir turnya akan berakhir saat kami berada di ruangan old town hall yang terakhir. Soalnya di pocket guide yang kami dapat dari membeli prague card, hanya tertera tur di dalam old town hall saja. Kami lalu dibawa menjelajahi wilayah bawah tanah old town square. Nah setahu saya ada tur tersendiri tentang underground old town, dan kami harus membayar tiket sebesar 400 czk. Apakah ini tur yang sama atau tidak? Atau tur ini adalah cuplikan dari tur bawah tanah yang sebenarnya? Setidaknya kami tak perlu mengeluarkan uang lebih untuk menjelajahi wilayah bawah tanah old town. Mas guide ini kemudian menerangkan fungsi ruangan-ruangan dan lorong-lorong misterius yang ada di sini. Selain sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, beberapa tempat juga pernah dijadikan tempat untuk menghukum orang-orang yang dianggap bersalah pada jaman dahulu kala.
p1110876

Welcome to underground Praha

Ketika kami sedang beriringan menyusuri lorong-lorong tersebut, salah seorang wisatawan bertanya tentang sebuah pintu misterius tak jauh dari tempatnya berdiri. Mas guidenya kemudian menjawab, bahwa yang dibalik pintu tersebut masih misterius. Ia sendiri meskipun sudah bertahun-tahun menjadi guide, tak pernah tau apa yang sebenarnya ada di balik pintu. Ia bilang, konon dibaliknya terdapat tumpukan kerangka dan tengkorak manusia yang dulu ditemukan di sepanjang ruang bawah tanah. Saya langsung merinding disko, bisa jadi tempat ini adalah catacomb seperti yang ada di Paris. Jangan-jangan nanti bakalan ada film as above so below versi kota Praha. Tur bawah tanah kami kemudian berakhir di sebuah ruang bawah tanah dengan tanda salib kayu hitam raksasa tertempel di dinding. Di sebelahnya terdapat jejeran patung-patung kuno yang dulu sempat menghiasai bagian gedung old town hall. Kami kemudian keluar melalui sebuah lorong bsar dengan lukisan putri Libuse yang digambarkan sedang meramal masa depan kota Praha.
p1110885

Patung-patung kuno yang kemudian disimpan di bawah tanah

p1110886

Lukisan putri Libuse di old town hall

Recommended website , kalau ingin mengikuti tour underground Prague :
Iklan

6 Komentar

Filed under Ke Luar Negeri

I lost my heart in Prague #6 : Vyšehrad

The other cold morning in Prague. Ya iyalah dingin, namanya juga pas winter, what do you expect? 😀 . Sebagai wanita tropis, meskipun saya sudah dua kali mengalami winter di benua Eropa, rasanya tetap saja ga rela kalau kedinginan. Jam 8.30 pagi, kami sudah berada di sebuah kawasan bernama Vyšehrad. Mengapa kami memilih untuk ke tempat ini? Karena menurut video youtube dari honest prague guide, kawasan cantik ini masih sepi dari pengunjung. Sangat jauh berbeda dengan Prague Castle yang super ramai, meskipun sama-sama disebut sebagai castle di kota Praha. Jadi kota Praha sebenarnya memiliki dua castle. Tetapi castle asli di dalam kawasan benteng Vyšehrad, sudah hancur lebur karena perang. Walaupun begitu, tetep dunk, ada yang bisa dinikmati dan dipelajari oleh para traveler ketika berkunjung ke tempat ini.
p1110722

Early morning in Vysehrad

Kami memang datang terlalu pagi. Museum-museum yang bisa dikunjungi menggunakan Prague card, semuanya belum buka. Lha terus ngapain? Sight seeing donk! Vyšehrad yang letaknya lebih tinggi dari kawasan sekitarnya, membuat pengunjung bisa menikmati pemandangan alam dan pemandangan kota Praha dari atas. Ada beberapa view point yang bisa disambangi. Kalau bingung, tinggal cek saja peta kawasan Vyšehrad yang terdapat di pintu-pintu masuk dan di sudut-sudut taman. Atau kalau ga asal jalan saja ke ujung tebing, pasti nemu spot untuk melihat pemandangan yang keren 😀 . Kami berdua lalu mengunjungi beberapa view point tersebut sambil menunggu museumnya buka. And guess what? Pemandangan dari tempat ini ternyata breathtaking banget! Cocok untuk melepas penat dari hiruk pikuk kota Praha yang full turis 😛 .
p1110732

Taman di dalam komplek benteng Vysehrad. Sepi di pagi hari.

p1110735

A path to the view of Prague

p1110736

Sungai Vlatava dilihat dari view point Vysehrad

p1110738

Foto dulu mumpung sepi dan pemandanganya cantik

p1110749

Benteng di ujung tebing

p1110771

It looks like fairy tale land

p1110777

Prague Castle dilihat dari Vysehrad

Di dalam kawasan Vyšehrad terdapat 4 museum dan galeri yang bisa dikunjungi secara gratis dengan Prague card. Kalau ga punya Prague card, tarif masuk antar museumnya lumayan terjangkau untuk para traveler. Jauh lebih murah dari tiket Prague Castle tentunya :). Museum pertama yang kami datangi adalah Gothic Cellar atau Gotiky Sklep, yang terletak di bawah tanah, tak jauh dari view point. Museum kecil ini berisi benda-benda peninggalan dan artefak-artefak yang ditemukan di Vyšehrad, seperti aneka gerabah, hiasan dinding, bahkan sarkofagus. Menurut beberapa keterangan yang terpampang di museum ini, kawasan Vyšehrad masih diteliti lebih lanjut oleh para arkeolog Ceko. Tentu saja sejarah tentang benteng dan kastil ini juga dipaparkan di dalam museum ini. Nama Vyšehrad sendiri dalam bahasa Ceko, artinya upper castle. Konon benteng dan kastil ini didirikan pada abad ke 10. Di dalam komplek ini, dulunya juga terdapat sebuah katedral bernama St Martin, tetapi telah hancur karena berbagai peristiwa. Katedral tersebut kini digantikan dengan gereja baru bernama gereja St Peter & St Paul yang berarsitektur gotik. Selain katedral, di kawasan ini terdapat sebuah kapel yang konon adalah bangunan tertua se kota Praha. Nama kapel ini adalah St Rotunda. Sayangnya, kami luput ga ke kapel ini 😦 .
p1110754

Pintu masuk gothic cellar

Selain paparan sejarah dan arkeologi tentang Vyšehrad , ada hal lain yang menarik. Terdapat sebuah legenda tentang asal mula kota Praha, yang konon bermula dari seorang putri bohemia yang tinggal pertama kali di  Vyšehrad. Putri tersebut bernama Libuse. Cerita dan legenda tersebut konon dituturkan sejak dari abad ke 7 dari mulut ke mulut.  Menurut legenda, putri Libuse yang memiliki kekuatan dapat melihat masa depan ini, adalah seorang putri dari dinasti Premslyd. Dinasti cikal bakal masyarakat Ceko. Menurut ramalan sang putri, di tempat ia berada yaitu di tanah Praha dahulu kala, akan bediri sebuah kota yang besar dan kemahsyuranya sampai menyentuh langit. Ramalan sang putri memang benar, karena kota Praha sekarang sangat ramai dan menjadi destinasi impian para traveler, termasuk saya 🙂 . Patung dan lukisan tentang putri Libuse bisa dijumpai di beberapa sudut kota ini seperti di taman Vyšehrad dan di karlova street.
p1110756

Di dalam lorong gothic cellar

Dari Gothic Cellar, kami mampir sebentar ke Vyšehrad gallery. Galeri ini merupakan sebuah galeri mini yang menampilkan karya seni rupa seniman-seniman muda Ceko. Kami lalu berjalan-jalan di sekitar gereja St Peter & St Paul. Tadinya sih pengen masuk gerejanya juga, tetapi karena harus bayar tiket lagi, kami ga jadi masuk. I wonder why in Prague we should pay ticket to go inside the church or synagouge ? Kenapa ya? Berbeda dengan di Perancis tempat saya tinggal, mau masuk katedral besar sekalipun gratis, kecuali kalau memang mau naik menaranya atau ke ruang bawah tanahnya. Saya jadi ingat bedanya Bali dan Jogja juga, di Bali ke pantai ga perlu bayar tiket, pantai milik semua. Tetapi kalau di Jogja mau ke pantai, wisatawan harus membayar karcis retribusi. Mungkin maksudnya sama kali yaa, untuk menambah pendapatan dari retribusi :).
p1110788

Gereja St Peter & St Paul

Kami kemudian lanjut sight seeing di kuburan, yang letaknya tepat di samping gereja. Yak kuburan! Eh tapi jangan salah lho, kuburan di Vyšehrad ini merupakan komplek makam eksklusif bagi orang-orang Praha. Kalau di Paris seperti kuburan Pere Lachaise lah. Di pemakaman ini terdapat pusara-pusara ilmuwan, seniman, sastrawan, dan orang-orang terkenal lainnya bagi masyarakat Ceko. Di antaranya adalah Antonin Dvorak, Jan Neruda, dan Alphonse Mucha. Saya sendiri sebenarnya ga kenal satupun nama-nama tersebut. Tetapi pemakaman ini unik karena kebanyakan pusaranya memiliki desain dan bentuk tersendiri. Selain itu, terkadang para peziarah dan orang-orang yang ditinggalkan almarhum, meletakkan benda-benda unik di pusara-pusara mereka. Tak cuma rangkaian bunga saja, tetapi bisa boneka, lilin, foto atau karya seni dari gerabah. Di pemakaman ini juga terdapat lorong beratap yang menaungi pusara-pusara, menjadikanya seperti sebuah koridor yang terlihat indah. Indah pas siang hari, mungkin malam harinya terlihat seram kali yaa 😀 .
p1110802

Koridor di pemakaman Vysehrad

Saya dan suami saya lalu menuju ke 2 museum lainnya yang ternyata nyambung satu sama lainnya, yaitu Vyšehrad brick gate dan Vyšehrad case mate. Di kedua tempat ini pengunjung ga bisa asal masuk, harus menunggu tur yang diadakan setiap satu jam sekali. Untung saja kami tak perlu menanti lama dan kebetulan tur di jam tersebut berbahasa Inggris. Mas-mas guide yang mengantar kami menyambut semua pengunjung dengan ramah. Rombongan kami siang itu hanya 12 orang. Tur dibagi menjadi 2 sesi yaitu tur visual di dalam ruang multi media yang menerangkan tentang sejarah kota Praha dan tur ke ruang case mate. Sesi pertama, pengunjung hanya perlu duduk untuk menyaksikan cerita tentang pembangunan benteng dan kastil di kota Praha, serta kejadian-kejadian yang meyertainnya. Di ruangan tersebut terdapat sebuah peta dan maket kota Praha yang dibuat sangat menarik untuk ditonton. Well, ternyata di kota ini banyak sekali benteng dan tembok-tembok pemisah antara kota dan dunia luar saat itu. Menurut saya kota ini terlihat sangat over protected pada jaman dahulu kala 🙂 . Sesi ke dua, kami dibawa menyusuri lorong panjang di dalam bangunan tembok benteng. Kata mas guidenya sih, lorong ini panjangnya beberapa kilometer, tapi kami hanya menyusuri 5% nya saja. Di ujung lorong terdapat case mate tempat penyimpanan sebagian patung asli dari Charles Bridge. Setiap patung memiliki kisahnya tersendiri.
p1110728

The brick gate

p1110811

The 3 D presentation of Prague city history

p1110817

The Case Mate

Eniwei, karena saya dari Indonesia dan mas guidenya pernah ke Indonesia, ia menanyai saya tentang banyak hal. Salah satunya adalah mengapa untuk orang Indonesia pertanyaan sudah menikah atau belum itu penting ditanyakan? Bahkan setelah bertanya namamu siapa.  Hayoo kenapa hayooo?
p1110823

Benteng Vysehrad dari atas

p1110827

Sisi lain kota Praha dilihat dari benteng Vysehrad. Karena kota ini konturnya berbukit-bukit, sampai ada jalan raya yang dibangun lebih tinggi dari bangunan apartemen 🙂

 

2 Komentar

Filed under Ke Luar Negeri